5 Peran Agama untuk Kesehatan Mental

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 9 September 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Beragam keyakinan dan agama yang ada di muka bumi ini beserta ribuan pengikutnya, pastinya memberikan efek sendiri bagi masing-masing penganut. Ajaran keyakinan juga banyak diterapkan di masyarakat demi kebaikan masing-masing individu, contohnya dengan menganjurkan untuk hidup sehat, menjauhi segala sesuatu yang berakibat penyakit, dan masih banyak lagi anjuran kebaikan lainnya.

Tidak semua orang dapat dengan tenang menghadapi penyakit yang diderita. Ada kalanya, nasihat dokter ataupun keluarga tidak mampu menenangkan batin yang sudah terlanjur kacau menerima hal buruk yang menimpa. Emosi, pikiran, suasana hati, dan mungkin kondisi psikologis seseorang dapat terganggu ketika sesuatu terjadi pada kesehatan Anda. Namun, jika seseorang mempunyai keyakinan kepada Sang Pencipta, ini diyakini dapat membantu Anda.

Bagaimana agama bisa mempengaruhi kesehatan?

Apapun agama Anda, banyak bukti yang menunjukkan bahwa keyakinan Anda bisa membantu menjadi “obat” yang kuat, serta meningkatkan kemampuan Anda untuk mengatasi berbagai macam depresi. Keimanan Anda dapat membantu mengatasi dampak penyakit, bahkan dapat membantu Anda hidup lebih lama. Berikut beberapa cara tidak langsung bagaimana peran agama untuk kesehatan Anda.

BACA JUGA: Daftar Makanan yang Mempengaruhi Stress Anda

1. Agama Anda mengajarkan arti dan tujuan hidup

Dengan memiliki kepercayaan yang Anda yakini, setidaknya Anda diajarkan bagaimana mengatasi permasalahan yang ada dalam hidup. Contohnya, mengajarkan arti hidup dan ke mana tujuan setelah hidup berakhir. Anda juga dibimbing untuk mengatasi pertanyaan-pertanyaan tentang hidup dan segala sesuatu di dunia. Dari situ, Anda bisa mengambil kesimpulan bahwa hidup yang Anda terima tidak luput dari cobaan (penyakit, musibah atau kegagalan) dan dengan yakin pada suatu hal bahwa semuanya akan baik-baik saja

2. Agama menganjurkan Anda untuk menjauhi hal yang memicu masalah

Hampir semua agama di muka bumi ini mengajarkan untuk menjauhi sumber stress dan penyebab penyakit. Kitab, firman, ajaran, serta ritual yang dimiliki setiap keyakinan dapat dijadikan sebagai panduan untuk menghindari Anda dari berbagai hal buruk. Dengan meminimalisir masalah hidup, Anda akan merasa tenang dan berpotensi untuk hidup bahagia.

BACA JUGA: 8 Hal yang Tidak Disadari Membuat Anda Mudah Stress

3. Agama dapat membawa harapan baik bagi Anda

Keimanan dapat memberikan harapan dan penerimaan. Hal ini mendorong rasa optimis dan harapan positif saat hal buruk sedang menimpa Anda. Pada dasarnya, semua agama mengajarkan Anda untuk menerima semua hal yang tidak sesuai keinginan Anda, dan hal-hal yang ada di luar kendali Anda. Hal ini biasa disebut memasrahkan diri pada Tuhan, dan berharap segala sesuatu yang terjadi pada diri Anda akan berakhir baik-baik saja.

4. Karena agama, Anda dapat menemukan tempat untuk berbagi

Banyak orang berkumpul karena percaya pada ajaran suatu keyakinan tertentu. Hal ini dapat menciptakan rasa kebersamaan dengan cara saling mendukung. Mengetahui Anda bukan satu-satunya yang bermasalah, dengan memiliki tempat dan seseorang untuk berbagi, hal tesebut dapat mengobati depresi Anda secara perlahan.

5. Agama dapat membawa efek tenang

Efek tenang yang ada pada agama sering dilakukan lewat doa, ritual, meditasi dan bentuk lain dari relaksasi tubuh. Sehingga, dengan ajaran keyakinan yang Anda miliki, Anda dapat mengurangi depresi dan stress pada fisik. Beberapa penelitian yang ditemukan, terkait bagaimana keyakinan dapat berdampak sangat baik bagi tubuh Anda:

  • Dikutip dari everydayhealth.com, pada saat Anda mengalami depresi yang tidak kunjung sembuh, peran agama sangat membantu. “Agama dapat membantu dengan memberikan dukungan sosial, sumber daya, dan sarana internal yang mampu mengatasi dampak dari penyakit pada kehidupan seseorang,” ucap psikiater Mario Cruz, MD, profesor psikiatri di University of New Mexico School of Medicine di Albuquerque.
  • Diteliti dari sebuah studi, penelitian di Evans County, Georgia, melihat perbandingan efek mengurangi stres dari seseorang yang rutin pergi ke tempat ibadah lebih rendah bila dibandingkan dengan orang yang tidak suka pergi ke tempat ibadah. Mereka menemukan bahwa hasil tekanan darah  lebih rendah secara signifikan untuk orang yang rutin pergi ke gereja.
  • Pada penelitian yang dilakukan di Israel, peneliti membandingkan kesehatan masyarakatnya  dan menemukan bahwa kelompok tidak beragama memiliki risiko serangan jantung empat kali lebih tinggi, serta kadar kolesterol lebih tinggi dari mereka yang beragama.

BACA JUGA: Tak Semua Stress Itu Buruk: Cara Mendeteksi Stress Baik

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

5 Hal yang Harus Anda Lakukan Ketika Menyaksikan Bullying

Anda sering melihat bullying tapi tidak tahu harus berbuat apa? Anda ingin menolong korban tapi takut? Cari tahu di sini apa yang harus Anda lakukan!

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Hidup Sehat, Psikologi 24 September 2020 . Waktu baca 5 menit

Minum Antidepresan Saat Hamil, Boleh Atau Tidak?

Obat antidepresan adalah obat yang dapat meringankan gejala depresi pada ibu hamil. Tetapi, apakah minum antidepresan saat hamil itu aman?

Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 24 September 2020 . Waktu baca 4 menit

Apakah Posisi Kencing Berdiri Berbahaya untuk Kesehatan?

Kencing dengan posisi berdiri kerap dilakukan pria, tapi mereka yang mengidap gangguan saluran kemih justru dilarang. Apa alasannya?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Novita Joseph
Urologi, Kandung Kemih 24 September 2020 . Waktu baca 5 menit

Kenapa Cuaca Dingin Bikin Rematik Kumat dan Bagaimana Mengatasinya?

Istilah 'dingin sampai menusuk tulang' bisa terjadi pada penderita rematik Nyeri sendi akibat rematik kambuh bisa disebabkan oleh cuaca, bagaimana bisa?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Hidup Sehat, Tips Sehat 24 September 2020 . Waktu baca 3 menit

Direkomendasikan untuk Anda

obat psoriasis alami

Sederet Bahan Herbal yang Berpotensi Sebagai Obat untuk Psoriasis

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Dipublikasikan tanggal: 25 September 2020 . Waktu baca 9 menit
obat cacing kremi

Obat Paling Ampuh untuk Menghilangkan Cacing Kremi

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 25 September 2020 . Waktu baca 5 menit
ensefalopati uremikum

Ensefalopati Uremikum, Komplikasi Gangguan Ginjal yang Menyerang Otak

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 25 September 2020 . Waktu baca 4 menit
hubungan suami istri terasa hambar

3 Hal yang Membuat Seks Tidak Lagi Terasa Memuaskan, dan Cara Mengatasinya

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 24 September 2020 . Waktu baca 4 menit