Tenggelam

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: | Oleh

Tanggal update April 17, 2019
Bagikan sekarang

Definisi

Apa itu tenggelam?

Seseorang dikatakan tenggelam ketika mereka menghirup terlalu banyak air ke dalam paru-paru mereka. Anda bahkan dapat tenggelam dalam air setinggi 3 atau 5 cm.

Bayi bisa mengalami kejadian ini di dalam wastafel atau bak mandi. Begitu juga dengan anak-anak usia prasekolah di kolam renang. Orang yang memiliki gangguan kejang juga berisiko tenggelam di dalam air. Perisitiwa ini bisa terjadi dengan cepat dan kadang tak diketahui orang lain.

Seperti apa tandanya orang yang tenggelam?

Seseorang disebut tenggelam apabila orang itu tak lagi menggerakkan kakinya di dalam air. Orang yang mengalami kejadian ini cenderung tidak bergerak sehingga orang lain terkadang tidak sadar bahwa si korban tenggelam.

Korban cenderung muncul ke permukaan air dalam keadaan kaku atau bahkan diam saja dan mengambang di atas air, bahkan ada pula yang tetap tinggal di dasar air.

Korban kejadian ini sering terlihat seperti mengambang dengan kepala terangguk-angguk dan mulut terbuka lebar. Mereka biasanya masih bisa bernapas tapi dengan napas yang pendek-pendek. Mata mereka cenderung terbuka lebar karena panik.

Upaya untuk berenang juga biasanya lemah dan tak terkoordinasi dengan baik.

Penanganan korban tenggelam

Apa yang harus saya lakukan?

Pertolongan pertama yang mungkin dapat Anda lakukan adalah memberikan napas buatan dari mulut ke mulut sesegera mungkin. Pemberian napas buatan ini harus dilakukan secepatnya, baik di perahu, di pelampung, atau di bagian air yang dangkal.

Cara ini harus dilanjutkan sampai korban mendapatkan perawatan medis, terutama jika yang menjadi korban adalah anak-anak. Hal ini lantaran anak-anak membutuhkan waktu yang lebih lama untuk pulih, terutama jika tenggelam di air dingin.

Jika ada kemungkinan cedera leher, misalnya jika kejadian ini dialami saat sedang menyelam, pastikan leher tidak membungkuk atau memutar. Jika korban masih di dalam air, bantu ia agar tetap mengapung di permukaan air sampai penyangga leher dipasangkan atau sampai beberapa orang dapat mengangkatnya dari air dan menahan kepalanya.

Muntah sering terjadi karena perut biasanya kemasukan air saat korban mengalami peristiwa ini. Jika korban muntah, miringkan badannya atau hadapkan ke bawah. Hal ini dilakukan untuk mencegah air masuk ke paru-paru.

Paru-paru biasanya tidak kemasukan air karena terlindungi oleh spasme (kontraksi) pita suara. Hindari tekanan pada perut selama Anda berusaha menyadarkan korban karena ini bisa memicu muntah.

Perlukah dokter dalam kasus ini?

Segera hubungi nomor gawat darurat atau larikan ke rumah sakit apabila Anda menangani korban tenggelam.

Pencegahan

Untuk mencegah kejadian ini, jangan pernah meninggalkan anak yang berusia kurang dari 3 tahun tanpa pengawasan, terutama saat mereka berada di bak mandi atau kolam rendam. Balita bisa tenggelam bahkan dalam air sedalam 3 cm.

Jangan pernah meninggalkan anak tanpa pengawasan saat berada dekat ember besar terutama yang berisi air. Ada kemungkinan mereka terjatuh. Jangan pula meninggalkan anak-anak yang tidak bisa berenang dengan baik tanpa pengawasan.

Selalu awasi anak-anak ketika berada di dekat spa atau kolam air panas. Bukan hanya tenggelam, anak juga bisa berisiko terkena uap panas atau air panas.

Cobalah untuk mengajari anak Anda berenang sebelum usia 8 tahun. Beri tahu anak-anak untuk memeriksa kedalaman air sebelum masuk atau melompat ke kolam. Beri tahu mereka juga untuk tidak melompat ke kolam jika kolam tersebut dangkal.

Ajari anak Anda untuk tidak menahan napas terlalu lama saat berada di bawah air. Ini dapat menyebabkan pingsan di bawah air.

Biasakan berenang bersama teman, jangan berenang sendirian.

Baca Juga:

    Apakah artikel ini membantu Anda?
    happy unhappy"
    Sumber

    Yang juga perlu Anda baca

    Panduan Memberi Pertolongan Pada Korban Jatuh dari Ketinggian

    Pertolongan pertama yang Anda berikan saat seseorang jatuh dari ketinggian akan memberikan pengaruh yang besar. Berikut langkah-langkahnya.

    Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh Diah Ayu
    Pertolongan Pertama, Hidup Sehat Desember 31, 2019

    7 Cara Cepat Mengatasi Gejala Asma yang Kambuh

    Penting untuk tahu cara mengatasi penyakit asma ketika kambuh agar tidak semakin parah! Termasuk kapan harus menghubungi dokter atau pergi ke IGD terdekat.

    Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh Risky Candra Swari
    Asma, Health Centers Desember 10, 2019

    Asah Kemampuan Si Kecil Mengorganisasikan Barang Dengan 4 Tips Ini

    Setelah memasuki usia sekolah, anak harus mampu mengorganisasikan berbagai hal. Nah, untuk melatih kemampuan anak mengorganisasikan sesuatu, ini tipsnya.

    Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh Aprinda Puji
    Parenting, Tips Parenting November 29, 2019

    Perkembangan Kemampuan Sensorik Anak Balita Usia 2-5 Tahun

    Permainan sering menjadi cara untuk melatih kemampuan sensorik anak balita. Sebenarnya, apa itu sensorik dan seberapa penting untuk perkembangan anak?

    Ditulis oleh Riska Herliafifah
    Parenting, Perkembangan Balita November 26, 2019

    Direkomendasikan untuk Anda

    Vitamin Terbaik untuk Sistem Pencernaan Anak

    Vitamin Terbaik untuk Sistem Pencernaan Anak

    Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh Aprinda Puji
    Tanggal tayang April 23, 2020
    Seberapa Banyak Kebutuhan Cairan Anak Balita Usia 2-5 Tahun?

    Seberapa Banyak Kebutuhan Cairan Anak Balita Usia 2-5 Tahun?

    Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh Riska Herliafifah
    Tanggal tayang April 14, 2020
    Begini Cara Dekat dengan Anak Pasangan Tanpa Rasa Canggung

    Begini Cara Dekat dengan Anak Pasangan Tanpa Rasa Canggung

    Ditulis oleh Riska Herliafifah
    Tanggal tayang Maret 18, 2020
    Kulit Anak Terinfeksi Setelah Dicakar Kucing; Apakah Akan Menular ke Anak Lain?

    Kulit Anak Terinfeksi Setelah Dicakar Kucing; Apakah Akan Menular ke Anak Lain?

    Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh Aprinda Puji
    Tanggal tayang Februari 22, 2020