Hentikan Darah yang Keluar Dengan 3 Langkah Membalut Luka Terbuka Ini

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 26 Maret 2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Jangan sepelekan luka terbuka, supaya tidak jadi infeksi Anda mesti melakukan pertolongan pertama. Hal pertama yang mesti dilakukan adalah membalut luka dengan cara yang tepat. Terlepas dari jenis luka apa yang Anda alami, cara membalut luka tersebut tetap akan sama. Perbedaan mungkin hanya terletak pada jenis perban yang digunakan. Lantas, sudahkah Anda paham bagaimana langkah memerban luka?

Begini tata cara membalut luka yang tepat

Luka yang mengeluarkan darah cukup banyak memang bikin panik. Namun, Anda bisa kok segera menanganinya dengan cara membalut luka yang tepat, jadi darah tak akan mengalir deras.

1. Atasi perdarahan

menghentikan perdarahan

Langkah pertama yang paling penting dalam membalut luka yakni mengontrol atau menghentikan perdarahan. Jangan biarkan darah dari luka terus mengalir tanpa henti. Segera ambil tindakan cepat dengan menahan perdarahan pada luka menggunakan tisu, kain, kasa atau peralatan penutup luka steril lainnya.

2. Bersihkan luka

Sumber: The Free Press Journal

Setelah perdarahan sudah mulai berkurang, selanjutnya bersihkan luka dengan sabun dan air mengalir. Basuh seluruh area kulit yang terluka dengan air, kemudian bersihkan perlahan dengan sabun. Memang, sabun sedikit banyak akan menimbulkan rasa perih pada luka, tapi Anda bisa segera membilasnya kembali dengan air mengalir setelah dirasa cukup bersih.

Tak kalah penting seperti mengendalikan perdarahan, membersihkan luka juga merupakan salah satu rangkaian cara membalut luka yang tepat. Pasalnya, luka kotor atau telah terkontaminasi oleh bakteri setelah diperban, berisiko menyebabkan infeksi.

Jangan khawatir jika perdarahan muncul kembali, biasanya dalam jumlah sedikit, saat sedang membersihkan luka. Kembali seperti langkah pertama, tekan dan tahan perdarahan menggunakan peralatan penutup luka steril sampai perdarahan cukup terkontrol.

3. Perban luka

luka
Sumber: WikiHow

Membalut luka biasanya dianjurkan karena luka berisiko bersentuhan dengan pakaian, celana, atau terpapar langsung oleh bakteri dan kuman. Dengan kata lain, memerban luka bertujuan untuk menjaganya agar senantiasa bersih.

Setelah selesai dibersihkan dan dipastikan sudah tidak ada lagi perdarahan, atau hanya keluar dalam jumlah sedikit, kini saatnya Anda mengoleskan obat merah tergantung kondisi luka Anda. Sebab, tidak semua luka membutuhkan obat merah sebagai penawarnya.

Selanjutnya, potong kain kasa atau pembalut luka steril lainnya dan sesuaikan dengan ukuran luka. Terakhir, berikan perekat pada kain pembalut luka agar tidak terlepas. Pastikan Anda rutin mengganti pembalut luka ini setidaknya setiap 6-12 jam sekali, atau setelah dirasa sudah tidak lagi steril.

Perhatikan kembali jenis luka yang Anda alami

Terkadang, beberapa luka yang cukup parah mungkin tidak dapat diobati sendiri di rumah. Segera bawa ke pelayanan kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan yang tepat sebelum perdarahan bertambah parah. Apalagi jika cedera yang terjadi membutuhkan jahitan pada luka terbuka.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Cara Menghilangkan Bekas Luka Gores dengan Cepat

Saat tergores atau terbentur, luka akan sembuh sendiri. Namun jika tidak ingin berbekas, segera lakukan perawatan bekas luka gores dengan benar.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Konten Bersponsor
perawatan luka gores
Kesehatan 24 Januari 2020 . Waktu baca 4 menit

Efektifkah Menggunakan Lidah Buaya untuk Mengobati Luka?

Lidah buaya tidak hanya bisa digunakan untuk kecantikan saja, melainkan juga untuk menyembuhkan luka. Namun, apakah hal tersebut efektif?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Pertolongan Pertama, Hidup Sehat 22 Desember 2019 . Waktu baca 4 menit

Tips Mencegah dan Memulihkan Tangan yang Bengkak Setelah Diinfus

Tak sedikit orang yang mengeluhkan kondisi tangan bengkak karena menggunakan infus. Lalu, bagaimana cara mencegah dan mengatasinya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Diah Ayu
Kesehatan, Gejala dan Kondisi Umum 7 Agustus 2019 . Waktu baca 4 menit

Jangan Tunggu Sampai Makin Parah, Begini 5 Tips Mengobati Cedera Jari Tangan

Nyeri karena jari tidak sengaja tertindih benda berat tentu rasanya minta ampun. Sebelum semakin parah, simak beragam cara mengobati cedera jari tangan ini.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Kesehatan Muskuloskeletal, Gangguan Muskuloskeletal 2 Juni 2019 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

bekas luka bakar

5 Bahan Alami Ini Bisa Membantu Menghilangkan Bekas Luka Bakar

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Dipublikasikan tanggal: 4 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit
luka terbuka

Luka Terbuka, Ragam Jenis dan Cara Penanganannya

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Ryan Reinardi Wijaya
Dipublikasikan tanggal: 27 Desember 2020 . Waktu baca 7 menit
penanganan luka sesuai jenis

Ragam Jenis Luka pada Kulit dan Penanganannya

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Dipublikasikan tanggal: 27 Desember 2020 . Waktu baca 7 menit
penyakit kelainan trombosit

Berbagai Jenis Penyakit yang Berhubungan dengan Kelainan Trombosit Darah

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Shylma Na'imah
Dipublikasikan tanggal: 22 November 2020 . Waktu baca 8 menit