home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Jangan Panik, Lakukan Pertolongan Pertama Ini Pada Korban Tenggelam

Jangan Panik, Lakukan Pertolongan Pertama Ini Pada Korban Tenggelam

Tenggelam merupakan salah satu kecelakaan yang berisiko besar menyebabkan kematian. Pasalnya, korban tenggelam akan kesulitan untuk meminta pertolongan sehingga kurang menarik perhatian orang di sekitar. Sementara saat tidak segera memperoleh bantuan, korban bisa semakin kesulitan bernapas di dalam air. Maka dari itu, penting bagi Anda mewaspadai dan cepat tanggap melakukan pertolongan pertama pada korban tenggelam.

Cara aman menolong korban tenggelam

Melakukan olahraga air seperti berenang, berselancar, menyelam, atau snorkeling memang menyenangkan. Akan tetapi, siapa pun bisa berisiko tenggelam saat melakukan aktivitas di air.

Orang yang bisa berenang pun bisa tenggelam apabila teknik berenang yang dilakukannya kurang tepat atau

Tenggelam bisa membahayakan nyawa karena air bisa masuk dari hidung dan mulut ke dalam paru-paru sehingga menghalangi jalan pernapasan.

Saat air memenuhi saluran napas, besar kemungkinan untuk korban mengalami gagal napas hingga kehilangan kesadaran. Jika pertolongan terlambat, tentunya bisa berdampak fatal.

Namun, Anda juga perlu berhati-hati dalam menolong orang yang tenggelam. Agar aman, ikutilah langkah pertolongan pertama pada korban tenggelam seperti berikut ini.

1. Mencari bantuan

Jika Anda mengetahui ada orang yang tenggelam, pertolongan pertama yang harus dilakukan adalah berteriak untuk menarik perhatian orang-orang di sekitar.

Cari juga bantuan dari petugas keamanan di lokasi atau segera hubungi nomor gawat darurat di 118. Sekalipun Anda bisa berenang, sebaiknya Anda tidak langsung masuk ke air untuk menolong korban tenggelam.

Selama menunggu bantuan dan keadaan cukup aman, cobalah untuk menarik korban ke darat menggunakan tongkat panjang, tali, ban renang, atau benda terdekat.

Anda juga bisa berusaha meraih korban dengan tangan apabila memang memungkinkan. Selama mencoba menarik korban ke luar dari air, berusahalah untuk tidak panik dan tenangkanlah korban.

2. Mengangkat korban keluar dari air

Menurut International Federation of Red Cross, cara menolong orang yang tenggelam dengan berenang sebenarnya hanya aman dilakukan oleh tenaga terlatih atau orang dengan kemampuan berenang yang sangat baik.

Jika keadaan mengharuskan Anda untuk berenang mendekat, pastikan Anda benar-benar bisa berenang dan memiliki tenaga yang cukup kuat mengangkat korban kembali ke daratan.

Satu hal yang juga penting, Anda sebaiknya juga membawa perlengkapan berenang yang memadai seperti pelampung atau tali. Pastikan juga ada orang lain yang siap membantu Anda membawa korban ke darat.

Saat berenang untuk menolong korban tenggelam, dekati korban dari sisi belakang dengan tenang. Pegang kuat tubuhnya dengan menyangga bagian bawah leher korban agar berada di atas permukaan air selama Anda menariknya ke darat.

Ketika menarik korban keluar dari air, tetap sangga leher dan kepalanya untuk mewaspadai adanya cedera leher dan kepala.

3. Cek pernapasan korban

Saat berhasil menolong korban tenggelam keluar dari air, segera baringkan korban di tempat aman dan datar dalam posisi telentang.

Lepas pakaian basah dan sesegera mungkin tutupi korban dengan baju, handuk, atau selimut hangat.

Setelah itu, angkat sedikit kepalanya ke atas, tapi jika Anda mencurigai adanya cedera leher atau kepala, hindari untuk mengangkat kepalanya, tapi buka sedikit rahangnya.

Coba cek pernapasannya dengan mendekatkan telinga Anda ke mulut dan hidung korban untuk merasakan adanya hembusan udara.

Perhatikan pula apakah dadanya bergerak naik turun untuk menandakan korban masih bernapas. Jika korban tidak bernapas, cek nadinya selama 10 detik.

Berikan korban tenggelam 5 kali napas buatan dengan cara di bawah ini.

  • Jepit hidung orang tersebut dan tempatkan bibir Anda yang dalam posisi terkatup di atas mulutnya.
  • Ambil napas seperti biasa dan tiupkan udara secara perlahan (1-2 detik tiap kalinya) ke dalam mulutnya.
  • Jika mengatasi korban anak di bawah satu tahun, cukup katupkan bibir dan hembuskan napas buatan tanpa perlu menjepit hidungnya.

Sebelum mulai memberikan napas buatan selanjutnya, perhatikan apakah dada korban naik-turun. Jika korban muntah, miringkan kepalanya untuk mencegah ia tidak tersedak.

4. Lakukan resusitasi jantung paru (CPR) dengan tangan

Jika saat diangkat ke daratan, orang tersebut sudah tidak responsif dan tidak bernapas, segera mulai tindakan CPR (cardiopulmonary resuscitation) atau resusitasi jantung paru.

Pemberian CPR sebenarnya bisa dilakukan dengan langsung memberikan tekanan pada dada tanpa terlebih dahulu memberikan napas buatan.

Melansir Saint John Ambulance, ini adalah cara CPR untuk menolong orang tenggelam berusia dewasa dan anak-anak di atas 1 tahun.

  • Tempatkan bagian bawah pergelangan salah satu tangan Anda di tengah dada korban, dan tempatkan tangan satu lagi di atasnya.
  • Tekan tangan ke bawah sekitar 5 cm. Pastikan untuk tidak menekan tulang rusuk.
  • Lakukan 30 kali kompresi dada, dengan laju 100 kali kompresi per menit atau lebih.
  • Biarkan dada untuk naik sepenuhnya sebelum kembali memberikan tekanan.
  • Periksa apakah korban mulai bereaksi atau bernapas.

Sementara, berikut ini adalah cara CPR untuk menolong orang tenggelam berusia anak-anak di bawah 1 tahun.

  • Tempatkan dua jari pada tulang dada.
  • Tekan ke bawah sedalam 1-2 cm. Pastikan untuk tidak menekan ujung tulang dada.
  • Lakukan 30 kali kompresi dada, dengan laju 100 kali kompresi per menit atau lebih.
  • Biarkan dada untuk naik seutuhnya di antara tekanan.
  • Periksa apakah korban mulai bernapas.

Jika korban masih tidak bernapas, lakukan dua kali napas buatan pendek dan dilanjutkan dengan 30 kali kompresi dada. Ulangi terus siklus ini sampai orang tersebut mulai bernapas atau bantuan medis datang.

Setelah mendapatkan CPR, korban harus secepatnya mendapatkan bantuan medis lanjutan untuk memeriksa adanya komplikasi atau kerusakan organ.

Catatan: instruksi di atas tidak dimaksudkan sebagai pengganti pelatihan CPR. Pelatihan CPR resmi bisa Anda dapatkan melalui Palang Merah Indonesia atau institusi pelayanan kesehatan lain.

5. Hangatkan tubuh korban

Saat korban sadar dan kondisi memungkinkan, angkat tubuhnya ke tempat kering dan hangat untuk beristirahat.

Namun, jangan langsung membasuh korban dengan air hangat atau memijat kaki jika ia menggigil. Cukup jaga tubuhnya tetap hangat dan kering dengan menambahkan selimut atau baju hangat.

Terus temani dan periksa tanda-tanda vital seperti denyut nadi dan pernapasan, dan seberapa baik respons korban tenggelam sampai bantuan medis datang.

Hal yang terpenting saat melakukan pertolongan pertama pada korban tenggelam adalah menjaga diri tetap tenang. Jangan sampai Anda juga ikut celaka saat menolong korban tenggelam.

Dengan begitu, Anda bisa berpikir jernih mencari bantuan di sekeliling Anda, baik menggunakan alat bantu atau meminta bantuan petugas yang terlatih.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Turgut, A., & Turgut, T. (2012). A study on rescuer drowning and multiple drowning incidents. Journal Of Safety Research, 43(2), 129-132. https://doi.org/10.1016/j.jsr.2012.05.001

International Federation of Red Cross and Red Crescent Society. (2016). International first aid and resuscitation guidelines 2016. Retrieved 24 February, from https://www.ifrc.org/Global/Publications/Health/First-Aid-2016-Guidelines_EN.pdf

British Red Cross. (2017). Five things you should know about drowning. Retrieved 24 February 2021, from https://blogs.redcross.org.uk/first-aid/2017/07/five-things-you-should-know-about-drowning/

St. John Ambulance. (2021). First aid for drowning adults. Retrieved 24 February 2021, from https://www.sja.org.uk/get-advice/first-aid-advice/breathing-difficulties/drowning/

Foto Penulis
Ditinjau oleh dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh Ajeng Quamila
Tanggal diperbarui 20/01/2017
x