7 Cara Mengatasi Kulit Penis Kering dan Mencegahnya Kembali Terjadi

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 03/08/2019 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Masalah kulit kering tidak hanya terjadi pada area lengan tangan, wajah, maupun kaki. Kulit kering juga bisa terjadi pada penis. Kondisi ini kerap kali menimbulkan ketidaknyaman. Lantas, bagaimanakah cara mengatasi kulit penis yang kering? Apa yang harus dilakukan untuk mencegahnya? Simak jawabannya berikut ini.

Cara mengatasi dan mencegah kulit penis kering

Kulit kering pada penis menyebabkan kulit jadi pecah-pecah dan mengelupas. Kondisi ini bisa terjadi pada bagian kepala penis, batang, kulup, frenulum, maupun skrotum.

Penyebabnya pun beragam, mulai dari penyakit yang membuat peradangan pada penis, aktivitas seksual, hingga paparan produk yang mengiritasi penis.

Untuk mengatasi kulit penis yang kering ini, Anda perlu tahu penyebabnya terlebih dahulu. Jadi, pemeriksaan dokter sangat disarankan agar pengobatan yang Anda lakukan lebih tepat.

Berikut beberapa cara mengatasi sekaligus mencegah kulit penis mengering terjadi kembali.

1. Gunakan krim kortikosteroid atau salep antijamur

Mengeringnya kulit penis bisa disebabkan oleh penyakit, seperti alergi, infeksi jamur, psoriasis, eksim, atau balanitis.

Untuk mengatasi kulit penis yang kering, biasanya dokter akan memberikan krim kortikosteroid. Krim ini dapat mengurangi peradangan pada kulit yang menyebabkan kulit mengelupas.

Bila kulit penis mengering disebabkan oleh infeksi jamur, dokter akan memberikan salep antijamur. Salep ini dapat membunuh sekaligus menekan pertumbuhan jamur.

2. Pakai minyak kelapa

Minyak kelapa sering dijadikan pengobatan rumahan untuk masalah kulit kering. Minyak ini dapat menjaga kelembapan kulit sehingga tidak mudah kering dan mengelupas.

Namun, Anda perlu berhati-hati menggunakan minyak ini untuk mengatasi kulit penis yang kering. Pasalnya, tidak semua orang yang menggunakan minyak kelapa ini akan sembuh. Terutama jika Anda memiliki kulit yang sensitif.

Jadi, pahami jenis kulit sendiri dengan baik dan tanyakan dokter lebih dulu sebelum menggunakan minyak ini.

3. Pilih sabun hypoallergenic

Biasanya Anda mungkin akan membersihkan penis sekalian mandi dengan sabun. Pada orang yang sensitif, bahan kimia seperti pewangi bisa mengiritasi kulit penis.

Untuk mengatasi masalah kulit penis yang kering, Anda mungkin perlu mengganti sabun. Cari sabun yang berlabel hypoallergenic, tanpa pewarna, dan parfum. Sebelum membeli, perhatikan komposisi sabun yang tertera di kemasan.

Cara ini juga sekaligus dapat mencegah kulit penis kembali kering.

4. Gunakan pelumas saat seks

Terlalu banyak gesekan bisa menyebabkan kulit penis kering dan mengelupas. Untuk mengatasinya, kurangi gesekan pada kulit penis, terutama saat berhubungan seks atau masturbasi. Caranya, oleskan pelumas sebelum Anda melakukan aktivitas seks.

Pelumas seks biasanya tersedia dalam tiga jenis, yakni berbasis air, minyak, dan silikon. Jika kulit penis Anda kering, hindari pelumas berbasis air yang paling rentan dengan menyebabkan iritasi. Selain itu, hindari pelumas yang mengandung paraben atau gliserin.

5. Hindari celana yang ketat

Cara yang satu ini mungkin tidak dapat mengobati kulit penis yang kering secara langsung. Namun, cara ini bisa membantu mengurangi keparahan gejalanya.

Hindari menggunakan celana dalam atau celana yang ketat. Celana dengan ukuran yang pas atau sempit membuat Anda rentan dengan gesekan. Akibatnya, kulit penis jadi lebih mudah mengelupas.

Selain itu, celana ketat juga membuat area organ intim Anda jadi lembap. Ini meningkatkan risiko terkena infeksi jamur—salah satu penyebab kulit penis kering.

Jadi, pilihlah celana yang sedikit longgar dan berbahan lembut yang dapat menyerap keringat lebih baik.

6. Pakai kondom bebas lateks

Bahan kondom dapat menimbulkan reaksi alergi pada kulit sekitar penis bagi sebagian orang. Untuk mengatasi gejala yang muncul akibat kulit penis kering, hindarilah kondom berbahan lateks, seperti poliuretan atau silikon. Akan lebih aman jika Anda menggunakan kondom polyisoprene.

7. Jaga kebersihan penis dan kulit sekitarnya

Usaha mengobati kulit penis yang kering akan jadi sia-sia jika Anda tak menjaga kebersihan area penis Anda. Usahakanlah untuk membersihkan kulit penis dan sekitarnya saat buang air kecil.

Saat mandi, bersihkan penis Anda memakai sabun yang sesuai dengan lembut. Keringkan area tersebut sebelum memakai celana. Hindari memakai celana dalam yang masih basah, apalagi tidak ganti celana dalam.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Azoospermia, Ketika Air Mani Pria Tidak Mengandung Sperma

Sekiranya 15% pria yang tidak subur disebabkan oleh azoospermia. Jika Anda belum juga punya momongan setelah tahunan berusaha, bisa jadi ini penyebabnya.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Hidup Sehat, Fakta Unik 23/02/2019 . Waktu baca 6 menit

Mengulik Fungsi dan Organ Penting Dalam Sistem Reproduksi Manusia

Dengan mengenal sistem reproduksi manusia, Anda dapat mengetahui dengan pasti bagaimana cara menjaga kesehatan tubuh Anda sendiri.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Hidup Sehat, Fakta Unik 16/02/2019 . Waktu baca 7 menit

Seberapa Lama Efek Obat Kuat Viagra Biasa Bertahan?

Viagra dapat membantu 1 dari 3 pria yang sulit ereksi agar lebih berstamina di atas ranjang. Memangnya seberapa lama efek obat kuat Viagra dapat bertahan?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Hidup Sehat, Seks & Asmara 23/12/2018 . Waktu baca 4 menit

5 Penyebab Penis Kemerahan, dari Balanitis Hingga Keseringan Masturbasi

Penis merah atau ruam menjadi salah satu masalah yang bisa menyerang kaum pria. Jangan panik dahulu, kondisinya tidak selalu berbahaya kok.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Hidup Sehat, Seks & Asmara 19/12/2018 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

anak disunat

Umur Berapakah Sebaiknya Anak Laki-laki Disunat?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 07/07/2020 . Waktu baca 4 menit
penis kecil tidak subur

Apakah Benar Penis Kecil Berarti Tidak Subur?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 23/04/2019 . Waktu baca 8 menit
penis terasa panas

Penis Terasa Panas Bukan Main? Mungkin 4 Penyakit Ini Penyebabnya

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 19/03/2019 . Waktu baca 3 menit
penis terjepit

Pertolongan Pertama Saat Penis Terjepit Ritsleting

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 10/03/2019 . Waktu baca 3 menit