Mencegah Kebotakan Dini

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 30/12/2019 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Kebotakan dini pada pria semakin marak terjadi. Menurut U.S. National Library of Medicine (NLM), lebih dari 50% pria berusia lebih dari 50 tahun cepat atau lambat akan mengalami kebotakan. Namun tak sedikit juga pria yang mulai mengalami kebotakan semenjak mereka menginjak umur 21. Apa penyebabnya dan bagaimana cara mengatasinya?

Apa saja penyebab kebotakan dini?

Seseorang setiap harinya kehilangan sekitar 100 helai rambut. Tapi hal ini normal dan tidak akan menyebabkan kebotakan dini selama rambut yang baru, tumbuh secara bersamaan. Nah, kebotakan dini pada pria terjadi ketika terjadi ketidakseimbangan pada siklus ini.

Mayoclinic menuliskan beberapa faktor yang dapat menjadi penyebab kebotakan pada pria. Berikut penjelasannya:

Kebotakan dini karena riwayat keluarga (keturunan)

Kebotakan dini yang disebabkan oleh faktor keturunan merupakan kasus yang paling banyak ditemui. Berkurangnya rambut di kepala karena menurun dari keluarga ini biasanya muncul di saat umur sudah mulai memasuki usia senja.

Kebotakan dini karena perubahan hormon

Penelitian menunjukkan kebotakan dini pada pria berhubungan dengan hormon androgen. Hormon androgen memiliki banyak fungsi selain untuk menumbuhkan rambut, salah satunya yaitu sebagai hormon seks pada pria.

Kondisi medis tertentu

Kebotakan dini mungkin terjadi akibat efek samping dari obat-obatan untuk kanker, depresi, gangguan jantung, rematik atau tekanan darah tinggi. Radiasi akibat terapi yang dijalani, stres dan gaya rambut tertentu juga dapat merusak rambut.

Cara mengatasi kebotakan dini

Pada umumnya seseorang akan mulai peduli pada kesehatan rambut saat sudah terjadi suatu keluhan. Dalam kasus ini adalah kebotakan dini. Lakukan langkah berikut ini agar kebotakan tidak menjadi lebih parah:

Obat resep maupun yang dijual bebas/OTC (Over the Counter)

Terdapat dua jenis obat yang diakui dan aman oleh U.S. Food and Drug Administration (FDA) untuk mengobati kebotakan dini, yaitu Minoxidil dan Finasteride. Untuk merasakan hasil dari kedua obat ini, kesabaran Anda akan diuji. Kurang lebih selama setahun setelah rutin meminum obat ini barulah Anda dapat melihat efeknya.

Transplantasi rambut

Mengatasi kebotakan dengan transplantasi rambut merupakan cara yang cukup populer. Terdapat dua prosedur yang paling sering dilakukan, yaitu Follicular unit transplantation (FUT) dan Follicular unit extraction (FUE).

Namun terdapat beberapa hal yang harus masuk ke dalam pertimbangan. Transplantasi rambut termasuk tindakan operasi, sehingga memerlukan biaya besar dan menyakitkan. Apalagi, Anda juga harus berhati-hati pada risiko seperti infeksi dan bekas luka yang sulit hilang.

Perubahan gaya hidup

1. Berhenti merokok

Dari sekian banyak dampak negatif dari merokok, salah satunya adalah kerontokan rambut atau kebotakan. Rokok juga menyebabkan kerusakan lain pada rambut yaitu munculnya uban yang prematur. Sebuah penelitian juga telah dilakukan dan hasilnya senada dengan pernyataan ini, yaitu rokok berdampak negatif pada rambut.

2. Terapi pijat kepala

Siapa yang tidak suka dipijat. Bukan hanya akan membuat Anda nyaman, memijat di bagian kepala dapat menstimulasi pertumbuhan rambut. Sebuah penelitian membuktikannya dengan mengumpulkan pria lalu mereka dipijat selama 4 menit dalam sehari dan selama 24 minggu. Hasilnya mereka yang mendapatkan terapi ini ternyata berambut lebih tebal.

3. Pola makan yang seimbang

Pola makan seimbang seperti mengonsumsi sayuran, buah-buahan, biji-bjiian dan menjaga asupan gula dapat menjauhkan Anda dari kebotakan. Vitamin tertentu juga ditemukan berhubungan dengan kesehatan rambut. Makanan dengan kandungan zat besi, omega-3, dan tinggi protein perlu masuk dalam setiap menu makan Anda setiap hari.

Jadi, saatnya Anda kini mencegah lebih dini dari kebotakan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Rutin Memijat Kulit Kepala, Manjurkah untuk Mencegah Rambut Rontok?

Rambut rontok akan terjadi semakin menuanya tubuh dan usia Anda. Namun, siapa sangka rambut rontok bisa diatasi dengan rajin pijat kulit kepala?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Perawatan Rambut & Rambut Rontok, Hidup Sehat 23/09/2019 . Waktu baca 3 menit

Rambut Rontok Parah, Harus ke Dokter Apa?

Anda mungkin bertanya-tanya harus ke dokter spesialis mana untuk mengatasi masalah rambut rontok. Agar tak bingung, simak jawabannya di artikel berikut.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Perawatan Rambut & Rambut Rontok, Hidup Sehat, Kecantikan 08/09/2019 . Waktu baca 3 menit

Rambut Rontok Terus Saat Keramas, Kenapa, Ya?

Permasalahan rambut rontok tampaknya umum pada setiap orang, meski dalam jumlah yang berbeda-beda. Lantas, kalau rambut rontok saat keramas, apa sebabnya?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Hidup Sehat, Fakta Unik 05/07/2019 . Waktu baca 4 menit

Boleh Berapa Kali Creambath Dalam Satu Bulan?

Berencana bikin jadwal creambath rambut di salon akhir pekan nanti? Tunggu dulu. Sudah berapa kali Anda creambath bulan ini?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Hidup Sehat, Kecantikan 25/05/2019 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

Rambut rontok remaja

Penyebab Rambut Rontok pada Remaja dan Cara Mengatasinya

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Dipublikasikan tanggal: 02/05/2020 . Waktu baca 4 menit
merawat rambut bagi wanita berhijab

9 Trik Mudah Merawat Rambut Bagi Wanita Berhijab

Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 30/04/2020 . Waktu baca 6 menit
mencegah kebotakan pada pria

Cara Mencegah Pattern Baldness, Kebotakan yang Umum Terjadi Pada Pria

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 08/01/2020 . Waktu baca 4 menit
gaya rambut rontok

Gaya Rambut Tertentu Bikin Rambut Rawan Rontok, Begini 5 Cara Mencegahnya

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 24/11/2019 . Waktu baca 4 menit