Aturan Mengganti Perban Luka Bakar Supaya Cepat Pulih

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum

Berbeda dengan luka yang lain, luka bakar memiliki cara penanganan khusus agar tidak menimbulkan bekas atau komplikasi penyakit lainnya. Bahkan, perawatan masing-masing luka bakar pun bisa jadi berbeda, tergantung pada tingkat keparahannya. Lalu, apakah luka bakar sebaiknya diperban? Jika iya, kapan saat yang tepat untuk mengganti perban luka bakar?

Luka bakar, sebaiknya diperban atau tidak?

Luka bakar dibedakan menjadi tiga berdasarkan tingkat keparahannya. Masing-masing derajat luka bakar, akan membutuhkan perawatan yang berbeda pula.

1. Luka bakar derajat pertama

Luka bakar yang termasuk tingkatan pertama adalah luka yang hanya ada pada lapisan kulit terluar. Biasanya disebabkan karena berjemur terlalu lama di bawah sinar matahari yang terik. Luka ini biasanya kering, kemerahan, dan mungkin saja terasa sakit.

Namun, kulit terluar (epidermis) yang terbakar akan segera sembuh dalam waktu beberapa hari. Jadi jika kulit Anda terbakar tetapi hanya pada tingkatan pertama, Anda tidak perlu membalutnya dengan perban.

2. Luka bakar derajat kedua

Bila Anda mengalami luka bakar derajat dua, maka lapisan kulit yang tekena sudah sampai ke bagian dalam. Area kulit bagian dalam yang terkena biasanya masih sedikit. Kondisi ini membuat kulit Anda terlihat lembab dan berwarna kemerahan. Luka ini biasanya disebabkan tersiram atau terkena cairan panas.

Kulit yang terbakar akan melepuh dan terasa sakit sekali, terlebih lapisan kulit luar yang hilang akibat terbakar membuat lapisan kulit bagian dalam terbuka.

Kondisi ini membuat Anda perlu menggunakan perban untuk membalut kulit yang terluka. Hal itu juga membuat Anda mesti sering-sering mengganti perban luka supaya tidak ada infeksi nantinya.

3. Luka bakar derajat tiga

Agak berbeda dengan luka bakar yang lain, kondisi ini membuat kulit Anda terlihat lebih putih bukannya memerah. Hal ini disebabkan karena bagian kulit yang terkena kebanyakan bagian kulit dalam. Tak hanya itu, kulit Anda juga akan kehilangan kemampuan merasakan suatu sensasi, alias baal.

Luka bakar ini memang membutuhkan waktu lebih lama untuk sembuh dan kemungkinan meninggalkan bekas luka lebih besar. Oleh sebab itu, luka ini juga sebaiknya dirawat menggunakan perban dan Anda harus sering pula mengganti perban luka bakar untuk mempercepat penyembuhannya.

Kapan mengganti perban luka bakar?

Jika luka bakar Anda termasuk ke dalam luka bakar yang harus diperban, maka Anda harus mengganti perbannya sebanyak satu kali sehari. Namun, akan lebih baik jika Anda bisa menggantinya dua kali atau lebih dalam sehari, untuk menghindari rembesan pada perban untuk jenis luka bakar yang cenderung basah.

Anda bisa mengganti perban luka bakar sendiri jika Anda mampu, misalnya luka terletak pada bagian tubuh yang terjangkau dan bukan pada tangan sehingga kedua tangan Anda bebas bergerak untuk menggantinya. Namun, mintalah bantuan pada orang lain jika Anda kesulitan menggantinya sendiri.

Jangan lupa untuk selalu mengoleskan salep antibiotik sebelum mengganti perban luka bakar dengan yang baru karena salep ini berperan penting dalam melindungi kulit Anda iritasi dan masalah kulit lainnya.

Cara tepat mengganti perban luka bakar

Ikuti instruksi di bawah untuk mengetahui cara tepat mengganti perban luka bakar:

  1. Cucilah tangan Anda sebelum mengganti perban. Pastikan juga tempat Anda mengganti perban juga bersih. Jika belum, segera bersihkan dengan sabun dan air.
  2. Kumpulkan segala perlengkapan untuk mengganti perban luka bakar di dekat Anda. Seperti kasa, baskom yang bersih, sabun antibakteri, salep antibiotik, dan plester kertas. Dengan begitu, Anda bisa lebih mudah untuk mengganti perban.
  3. Lepaslah perban lama secara perlahan dari tangan Anda agar kulit yang terbakar tidak ikut tertarik. Jika perban yang lama terekat erat pada luka bakar, gunakan air hangat untuk melepaskan perban secara perlahan.
  4. Cucilah tangan Anda sekali lagi dengan air dan sabun.
  5. Bersihkan area kulit yang terbakar dengan gerakan memutar, mulai dari bagian tengah ke bagian luar. Bersihkan kulit Anda dari bekas salep dengan bersih. Jika Anda melakukannya saat hendak mandi, Anda boleh mandi terlebih dahulu, kecuali jika dokter menyarankan lain.
  6. Sebelum menggunakan perban luka bakar yang baru, oleskan salep antibiotik ke area kulit yang terbakar sesuai dengan yang dilakukan oleh dokter atau suster saat di rumah sakit.
  7. Ambil perban luka bakar yang baru untuk mengganti perban lama, dan lilitkan pada area kulit yang terbakar. Setelah itu, gunakan plester agar perban tidak mudah lepas dan lebih erat.

Baca Juga:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca