Kenapa Memanggang Makanan Lebih Sehat Daripada Menggoreng?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 11 Juli 2018 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang
Artikel ini berisi:

Ada banyak teknik dalam memasak, mulai dari merebus, mengukus, menggoreng, hingga memanggang. Bagi Anda yang menginginkan tekstur makanan yang lebih renyah, menggoreng dan memanggang bisa jadi pilihannya. Namun ditilik dari segi kesehatannya, memanggang makanan justru lebih baik ketimbang menggoreng. Bahkan, sejumlah pakar makanan bilang bahwa memanggang membuat makanan tersebut jadi lebih rendah kalori. Kok bisa? Simak ulasannya di bawah ini.

Kenapa lebih baik memanggang makanan daripada menggorengnya?

Memanggang makanan bisa dengan bantuan bahan bakar gas, arang, atau listrik. Hampir semua bahan makanan bisa dipanggang, termasuk daging, kacang, hingga sayur dan buah-buahan. Lantas, apa yang membuat teknik memasak ini lebih sehat daripada menggoreng?

Bedanya terletak di kandungan minyak serta lemaknya. Memanggang makanan justru mengurangi minyak yang terkandung dalam bahan makanan yang sedang diolah. Dilansir dari Web MD, memanggang akan membuat lemak dari makanan mencair dan menetes jauh ke atas bara api. Teknik memasak ini membuat kalori makanan berkurang. Kebalikan dengan saat menggoreng yang justru membuat makanan menyerap minyak goreng sehingga membuat kandungan kalorinya semakin banyak.

Terlebih, memanggang makanan juga biasanya dilakukan tanpa pakai minyak (hanya terbantu dari bumbu rendaman) sehingga Anda tidak perlu khawatir tentang tambahan asupan kalori dan lemak trans yang berbahaya dari minyak goreng.

Meski lebih sehat, tapi jangan terlalu lama memanggangnya

Meski memanggang makanan bisa lebih sehat dan rendah kalori, Anda juga harus tetap memerhatikan tekniknya. Jangan memanggang makanan terlalu lama dalam suhu yang terlalu panas agar tidak menghasilkan senyawa pemicu kanker.

Studi menunjukkan bahwa memanggang daging unggas atau daging merah dalam suhu tinggi dan terlalu lama dapat memicu pembentukan senyawa HCA (Heterocyclic Amines) dan PAH (Polycyclic aromatic hydrocarbon) yang bersifat karsinogenik (pemicu kanker).

Untuk menghindari risiko ini, sebaiknya panaskan dahulu bahan makanan di microwave atau rendam dalam air panas selama 30 menit sebelum dipanggang. Alternatifnya, pilihlah bahan makanan yang cenderung lebih cepat matang, seperti ikan.

Anda juga bisa mempersingkat waktu pemanasan dengan memotong makanan tersebut jadi potongan yang lebih kecil supaya cepat matang dalam suhu yang lebih rendah.

Jangan lupa untuk membolak-balik makanan agar tidak ada bagian yang menghitam atau gosong.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Menggunakan Aluminium Foil untuk Memasak, Apakah Aman?

Mungkin Anda salah satu yang sering menggunakan aluminium foil untuk memanggang makanan. Namun, apakah aman menggunakan aluminium foil untuk memasak?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Hidup Sehat, Tips Sehat 23 Juni 2017 . Waktu baca 4 menit

Cara Memanggang Makanan Agar Nutrisinya Tidak Hilang

Hati-hati, kalau cara memanggang Anda salah, bukan hanya nutrisi makanan akan hilang, tapi juga bisa berbahaya bagi tubuh. Bagaimana cara yang benar?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Hidup Sehat, Tips Sehat 12 April 2017 . Waktu baca 4 menit

Kenapa Diet Rendah Karbohidrat Lebih Ampuh Menurunkan Berat Badan?

Agar usaha menurunkan berat lebih optimal, pakar kesehatan menyarankan Anda untuk makan makanan rendah karbohidrat setelah olahraga.

Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Nutrisi, Hidup Sehat 20 Februari 2017 . Waktu baca 4 menit

5 Gerakan untuk Membakar Lemak Paha

Berikut adalah 5 gerakan yang efektif dalam memberantas lemak paha. Namun, Anda harus melakukannya dengan rutin dan sesuai dengan instruksi.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Adinda Rudystina
Kebugaran, Hidup Sehat 11 November 2016 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

lemak paha

Mana yang Lebih Susah Dihilangkan, Lemak Perut Atau Paha?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Dipublikasikan tanggal: 24 Juli 2020 . Waktu baca 4 menit
cara menghilangkan lemak coolsculpting adalah

Serba-Serbi Coolsculpting, Metode Baru Pangkas Lemak Tubuh

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 28 Agustus 2018 . Waktu baca 4 menit
jajanan pasar

4 Resep Jajanan Pasar untuk Camilan Sore yang Mengenyangkan

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 1 Juli 2018 . Waktu baca 5 menit
bahaya minyak jelantah

Suka Menggoreng Dengan Minyak Jelantah? Ini 4 Bahaya yang Mengintai Anda

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 4 Oktober 2017 . Waktu baca 4 menit