Makan Selai Kacang Bisa Bantu Turunkan Berat Badan, Kok Bisa?

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 29/11/2019
Bagikan sekarang

Memang benar, ketika Anda sedang berusaha menurunkan berat badan, ada baiknya hindari makanan manis dan makanan olahan. Namun, lain halnya dengan selai kacang yang rasanya manis dan gurih ini. Selai kacang nyatanya justru bisa membantu diet saat ingin menurunkan berat badan Anda, lho.

Apa saja kandungan yang terdapat di selai kacang?

Di balik rasanya yang nikmat, selai kacang mengandung berbagai macam nutrisi yang baik untuk tubuh, seperti lemak baik, protein, fiber, dan beberapa vitamin dan mineral penting.

Sekitar 2 sendok makan atau 32 gram selai kacang mengandung:

  • Protein: 7,02 gram
  • Magnesium: 57 mg
  • Fosfor: 107 mg
  • Zinc: 0,85 mg
  • Niacin: 4,21 mg
  • Vitamin B-6: 0,17 gram
  • Serat: 3 gram

Kandungan serat yang terdapat di selai kacang mampu memenuhi 10% kebutuhan serat harian Anda. Penelitian yang diterbitkan dalan jurnal Nutritions menunjukkan bahwa asupan serat yang cukup dapat memengaruhi penurunan indeks massa tubuh.

Kacang juga mengandung lemak tak jenuh yang baik untuk kesehatan jantung dan kadar kolestrol Anda, sehingga selai kacang sangat bermanfaat untuk diet Anda.

Namun, terdapat beberapa hal lain yang harus Anda perhatikan, seperti kandungan kalori, lemak jenuh, dan sodium yang terdapat di selai kacang.

Oleh karena itu, konsumsilah selai kacang dalam batas wajar, yaitu sebanyak satu atau dua sendok makan per hari.

Lalu, apa saja manfaat selai kacang untuk diet?

Sebenarnya, semua orang perlu melakukan diet. Diet yang sesungguhnya adalah mengatur pola makan sesuai dengan kebutuhan dan kondisi masing-masing.

Jadi, tak hanya orang yang sedang menurunkan berat badan saja yang membutuhkan diet, tapi semua orang harus menerapkan diet yang sesuai dengan kebutuhannya.

Nah, bagi Anda yang sedang dalam program menurunkan berat badan, tentu harus menerapkan diet yang berbeda dengan orang kebanyakan. Prinsip diet menurunkan berat badan biasanya mengurangi makanan berlemak, manis, dan berkalori tinggi.

Maka itu, banyak orang mengira bahwa selai kacang adalah makanan yang harus dihindari pada saat diet atau program penurunan berat badan.

Nyatanya, makan selai kacang dalam takaran yang tepat sangat bermanfaat untuk kesehatan, terutama dalam membantu mengurangi berat badan Anda.

1. Merasa kenyang lebih lama

Kandungan protein, lemak, dan serat yang tinggi pada selai kacang dapat membantu tubuh Anda kenyang lebih lama.

Dalam sebuah studi yang dilakukan pada 15 perempuan obesitas, menambahkan 3 sendok makan selai kacang pada menu sarapan menyebabkan perut terasa lebih kenyang dan enggan makan berlebihan.

Apabila Anda merasa cepat kenyang dan nafsu makan lebih terkendali, berat badan Anda pun lebih cepat turun.

2. Meningkatkan metabolisme tubuh

Manfaat lain dari selai kacang untuk diet adalah meningkatkan proses metabolisme pada tubuh.

Selai kacang mengandung protein yang tinggi, sehingga sangat direkomendasikan untuk menjaga massa otot dalam program menurunkan berat badan.

Otot dibutuhkan untuk menjaga kekuatan tubuh Anda. Metabolisme tubuh juga berpotensi melambat apabila Anda kehilangan terlalu banyak otot. Metabolisme yang melambat justru menyebabkan berat badan lebih sulit turun.

Dengan mengonsumsi selai kacang yang kaya akan protein untuk diet, berat badan Anda akan lebih cepat turun dibanding dengan melakukan diet tanpa asupan protein yang cukup.

3. Baik untuk respon glikemik tubuh

Beberapa makanan, terutama makanan yang diproses dan yang terbuat dari tepung, berpotensi meningkatkan kadar gula darah Anda.

Kadar gula darah yang tidak stabil meningkatkan risiko Anda mengalami obesitas dan diabetes. Untungnya, selai kacang baik untuk diet karena mengandung indeks glikemik yang rendah.

Sebuah studi pada tahun 2018 menunjukkan bahwa apabila Anda mencampur dua sendok makan selai kacang dengan makanan yang berindeks glikemik tinggi, selai kacang tersebut dapat membantu menstabilkan indeks glikemiknya.

4. Menjaga berat badan

Walaupun selai kacang memiliki lemak dan kalori yang cukup tinggi, ternyata makanan ini tidak berpengaruh besar pada kenaikan berat badan.

Kenyataannya, orang-orang yang rutin makan selai kacang untuk diet memiliki angka indeks massa tubuh yang lebih rendah dibandingkan dengan orang yang menghindari selai kacang saat diet.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

8 Makanan yang Sebaiknya Dihindari Pengidap Diabetes

Yakin sudah menjaga pola makan agar gula darah tetap stabil? Makanan dan minuman ini ternyata menjadi pantangan untuk penderita diabetes, lho!

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari

Meski Sedang Diet, Anda Masih Bisa Menikmati 4 Menu Takjil Buka Puasa Ini!

Takjil identik dengan kandungan gula dan lemak yang bisa menggagalkan diet. Tunggu dulu, ada banyak menu takjil buka puasa untuk diet yang aman di sini!

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Hari Raya, Ramadan 19/05/2018

Takut Kelaparan Saat Diet? 5 Buah Ini Buat Anda Kenyang Lebih Lama

Ketika rasa lapar menyerang, siap sedia dengan lima buah untuk diet ini untuk camilan pengganjal perut yang tidak bikin berat badan naik.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Nutrisi, Hidup Sehat 09/05/2018

Di Usia Berapa Bayi Sudah Boleh Makan Selai Kacang?

Meski lezat dan mengenyangkan, selai kacang bisa bikin bayi yang belum cukup umur tersedak. Lalu, di usia berapa ortu membolehkan bayi makan selai kacang?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri

Direkomendasikan untuk Anda

Nutrisi untuk diet yang sering dilupakan

5 Macam Nutrisi yang Tidak Boleh Disisihkan dari Menu Diet

Ditinjau secara medis oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Dipublikasikan tanggal: 20/12/2019
kacang polong

Selain Enak, Ini 4 Manfaat Kacang Polong Bagi Kesehatan Tubuh

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 05/03/2019
selai kacang

Selai Kacang Biasa Vs. Selai Almond, Mana yang Lebih Sehat?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 10/08/2018
berat badan sulit turun

Badan Sudah Lebih Langsing, Tapi Kenapa Berat Badan Tak Kunjung Turun?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 02/07/2018