Benarkah Makan Wortel Baik untuk Kesehatan Mata?

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 27/12/2019
Bagikan sekarang

“Makan wortel biar matanya sehat!”, begitu kata orang-orang. Dari kecil, kita sudah diajarkan bahwa wortel dapat menjaga kesehatan mata kita. Sehingga, para orangtua pada umumnya memasukkan wortel sebagai bahan makanan wajib untuk anaknya. Namun, benarkah wortel benar-benar bisa meningkatkan kesehatan mata atau ini hanyalah mitos?

Wortel kaya akan vitamin A

Wortel merupakan sayur buah yang banyak mengandung vitamin A dalam bentuk betakaroten (karotenoid) yang dapat meningkatkan kesehatan mata Anda. Vitamin A ini membantu mata untuk bisa melihat. Hal ini dilakukan vitamin A dengan cara membantu mengonversikan cahaya yang diterima mata menjadi sinyal yang dapat ditransmisikan ke otak. Hal ini kemudian membuat orang bisa melihat dalam kondisi cahaya rendah.

Saat Anda mengonsumsi wortel yang mengandung betakaroten, tubuh akan mengubah betakaroten tersebut menjadi vitamin A dalam bentuk retinol. Retinol ini dapat ditemukan dalam sel-sel mata yang disebut dengan sel batang. Sel inilah yang akan mengonversikan cahaya menjadi gambar dalam otak, sehingga Anda dapat melihat dalam cahaya lemah.

Dari penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa vitamin A diperlukan untuk penglihatan. Kekurangan vitamin A yang parah dapat menyebabkan penyakit pada mata, bahkan dapat menyebabkan kebutaan.

Perlu diketahui bahwa vitamin A, terbagi dalam dua bentuk, yaitu:

  • Retinoid.  Bentuk vitamin A yang biasanya ditemukan dalam sumber makanan hewani, seperti ati, minyak ikan (misalnya minyak cod-liver), dan mentega. Konsumsi makanan yang mengandung retinoid dalam jumlah tinggi dapat menyebabkan kelebihan vitamin A dalam tubuh dan hal ini tidak baik. Kelebihan vitamin A dapat mengakibatkan keracunan, atau juga bisa meningkatkan risiko penyakit kanker tertentu.
  • Karotenoid (betakaroten). Biasanya ditemukan dalam makanan sumber nabati, seperti wortel, brokoli, ubi jalar, labu, dan sayuran berdaun hijau. Karotenoid ini akan dikonversi menjadi vitamin A dalam tubuh. Berapa banyak jumlah betakaroten yang akan dikonversi tergantung dari seberapa banyak kadar vitamin A yang sudah ada dalam tubuh Anda. Tubuh tidak akan mengonversi betakaroten menjadi vitamin A jika tubuh tidak membutuhkannya. Sehingga, kelebihan vitamin A dalam bentuk betakaroten tidak akan membuat Anda keracunan.

Benarkah vitamin A dapat meningkatkan penglihatan?

Benar bahwa vitamin A sangat berguna untuk kesehatan penglihatan. Bahkan, diperlukan untuk menunjang kemampuan mata dalam melihat. Namun, menurut Profesor Algis Vingrys, dari University of Melbourne Department of Optometry and Vision Services, konsumsi wortel tidak akan meningkatkan penglihatan Anda jika Anda telah menerapkan diet dengan gizi seimbang.

Dengan menerapkan diet gizi seimbang, artinya kebutuhan vitamin A Anda sudah terpenuhi dengan baik dan sudah cukup membantu kemampuan mata untuk melihat. Sehingga, dengan adanya tambahan konsumsi wortel yang bertujuan untuk meningkatkan penglihatan Anda, maka ini bukan merupakan sesuatu yang dapat membuahkan hasil, jika konsumsi vitamin A Anda sudah cukup.

Namun, mengonsumsi wortel atau sumber vitamin A lainnya terbukti dapat meningkatkan penglihatan di malam hari pada orang yang mengalami kekurangan vitamin A dalam tubuh atau bagi yang tidak menerapkan diet dengan gizi seimbang.

Zat lain juga diperlukan untuk meningkatkan kesehatan mata

Sebuah penelitian mata yang dinamakan Blue Mountains di Australia menunjukkan bahwa berkurangnya kemampuan melihat pada partisipan dalam studi tersebut ternyata lebih banyak disebabkan oleh kerusakan yang berkaitan dengan usia, bukan karena kekurangan makanan yang mengandung vitamin A. Sehingga, penglihatan mereka tidak akan meningkat, walaupun mereka sudah banyak mengonsumsi wortel atau makanan lain yang mengandung vitamin A.

Betakaroten memang baik untuk kesehatan mata kita secara keseluruhan. Namun, ternyata lutein dan zeaxanthin yang banyak ditemukan dalam sayuran hijau dan wortel, juga diperlukan untuk meningkatkan kesehatan mata Anda. Lutein dan zeaxanthin bekerja sama untuk melindungi makula mata, sehingga mata Anda tidak kehilangan sensitivitasnya seiring dengan bertambahnya usia.

Jadi, tidak hanya betakaroten dalam wortel yang diperlukan untuk menjaga kesehatan mata, namun lutein dan zeaxanthin yang banyak ditemukan dalam sayuran hijau, seperti bayam, daun kale, dan brokoli, juga diperlukan untuk kesehatan mata. Ingat, konsumsi banyak wortel atau vitamin A tidak akan meningkatkan penglihatan Anda secara drastis, tetapi hal ini dapat membantu Anda menjaga kesehatan mata lebih baik. Yang terpenting adalah Anda menerapkan diet gizi seimbang yang mengandung vitamin A, lutein, dan zeaxanthin, untuk menjaga kesehatan mata Anda sampai tua.

 

BACA JUGA

Baca Juga:

    Apakah artikel ini membantu Anda?
    happy unhappy"
    Sumber

    Yang juga perlu Anda baca

    5 Fungsi Antiseptik Cair Selain untuk Mandi

    Antiseptik mampu memusnahkan atau menghambat perkembangan bakteri pada jaringan hidup. Yuk, baca 5 fungsi antiseptik cair untuk kesehatan Anda dan keluarga.

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
    Ditulis oleh: Willyson Eveiro

    Kenapa Kita Sering Ngantuk Saat Puasa?

    Penelitian menunjukkan bahwa pukul 14.00 sampai 16.00 adalah waktunya kantuk menyerang saat kita berpuasa. Kenapa sering ngantuk saat puasa?

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: dr. Angga Maulana
    Hari Raya, Ramadan 07/05/2020

    6 Cara Menghilangkan Benjolan di Kelopak Mata (Kalazion)

    Kalazion adalah kondisi timbulnya benjolan pada kelopak mata. Perlu cara khusus untuk menghilangkan benjolan di kelopak mata atau kalazion ini.

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Riska Herliafifah

    Dampak Polusi Udara pada Kesehatan Mata dan Cara Mencegahnya

    Polusi udara tak hanya berbahaya untuk kesehatan pernapasan Anda, tapi juga kesehatan mata. Berikut berbagai cara untuk mencegahnya.

    Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Winona Katyusha

    Direkomendasikan untuk Anda

    gerimis bikin sakit

    Benarkah Gerimis Lebih Bikin Sakit Daripada Hujan?

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Dipublikasikan tanggal: 31/05/2020

    Mengapa Perlu Matikan Lampu Saat Tidur?

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Arinda Veratamala
    Dipublikasikan tanggal: 29/05/2020
    mulut terasa pahit saat puasa

    5 Penyebab Mulut Anda Terasa Pahit Saat Puasa

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Ajeng Quamila
    Dipublikasikan tanggal: 19/05/2020
    minum madu saat sahur

    Rutin Minum Madu Saat Sahur Bisa Memberikan 5 Kebaikan Ini

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
    Dipublikasikan tanggal: 17/05/2020