Berbagai Kendala Sehari-hari yang Paling Umum Dialami Orang Buta Warna

Oleh

Buta warna menyimpan berbagai masalah dan kesulitan bagi yang memilikinya. Seringkali masalah-masalah ini diabaikan dan tidak diketahui oleh orang-orang dengan penglihatan yang normal. Ini membuat orang yang buta warna kadang terpaksa harus menyesuaikan diri dengan kekurangan mereka dalam menjalankan kegiatan sehari-hari. Berikut 5 kesulitan sehari-hari yang paling umum dialami oleh banyak orang dengan buta warna.

Apa saja kendala buta warna yang mungkin oleh dialami penderitanya?

1. Memiliki pekerjaan

Berbagai pekerjaan mengharuskan Anda untuk memiliki penglihatan yang normal dan mampu melihat beragam spektrum warna. Hal ini membuat orang buta warna memiliki keterbatasan dalam meniti karir atau pekerjaan di masa depan. Beberapa pekerjaan sangat memperhatikan hal tersebut karena berhubungan dengan tingkat keamanan, baik untuk dirinya sendiri maupun pelanggan yang harus dilayaninya. Contohnya seperti pilot pesawat terbang, pengendali lalu lintas udara, pemadam kebakaran, polisi, masinis kereta api, tentara, juga dokter dan perawat.

2. Berbelanja dan menyiapkan makanan

Hal sesederhana seperti belanja di supermarket atau memasak bisa menjadi tantangan sulit terutama bagi para ibu rumah tangga yang berjuang dengan buta warna. Saat berbelanja mereka tidak dapat membedakan buah-buahan yang sudah matang karena warna yang ia lihat terlihat sama. Pada saat memasak, mereka tidak dapat membedakan apakah daging yang ia masak sudah matang atau belum. Ketika di meja makan pun, mereka tidak dapat membedakan saus tomat dengan saus sambal.

3. Memilih warna pakaian

Tiada hari tanpa kita menggunakan pakaian. Orang-orang dengan buta warna mungkin akan mengalami kesulitan dalam memilih warna pakaian yang hendak ia kenakan. Bisa saja ia keluar rumah dan bepergian dengan warna pakaian yang sama sekali tidak sesuai. Penderita buta warna pun harus meminta bantuan kepada orang lain untuk menyesuaikan warna pakaian mereka. Bayangkan jika mereka tinggal sendiri, kepada siapa mereka meminta masukan?

4. Mengendarai kendaraan

Untuk beberapa hal, seperti melihat lampu merah di perempatan, seorang penderita buta warna masih bisa membedakan berdasarkan posisi lampu yang menyala. Namun, tantangan mereka tidak hanya berhenti sampai di situ. Orang buta warna akan kesulitan ketika harus mengendarai kendaraan pada malam hari. Pada sebuah penelitian oleh Tagarelli tahun 2004, didapatkan bahwa sebagian besar penderita buta warna lebih memilih untuk mengendarai pada siang hari, sedangkan pada malam hari mereka mengaku mengalami kesulitan ketika harus melihat lampu mobil yang ada di depannya.

5. Proses belajar

Anak-anak TK atau SD akan mengalami kesulitan belajar karena seringkali proses belajar mengajar di sekolah menggunakan banyak ragam warna. Terutama ketika mereka diminta untuk mewarnai. Seringkali karena kesalahannya dalam melihat warna, ia menjadi bahan ejekan teman-temannya. Ketika masuk SMP ataupun SMA, mereka akan kesulitan dalam mata pelajaran praktikum kimia. Mereka mengalami kesulitan dalam membedakan hasil kertas litmus untuk menentukan pH suatu cairan.

Di beberapa negara seperti Inggris, buta warna tidak dianggap sebagai disabilitas sehingga penderita buta warna akan diperlakukan sama layaknya seperti orang dengan penglihatan normal. Meskipun orang-orang dengan buta warna dapat beradaptasi dengan baik, bukan berarti kesulitan yang mereka hadapi boleh tidak diacuhkan. Sebaliknya, di Jepang buta warna dianggap sebagai suatu disabilitas dan penderita buta warna tidak dapat memilih jenjang karir tertentu, dan di beberapa negara melarang penderita buta warna untuk menyetir karena seringkali salah dalam melihat lampu berwarna dengan benar.

Satu hal yang patut dicamkan bagi Anda yang beruntung tidak memiliki gangguan penglihatan adalah untuk selalu membantu mereka dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Bantuan kecil sangat bermanfaat untuk mengurangi rasa frustasi mereka akibat kesulitan-kesulitan yang mereka hadapi ketika melakukan hal-hal yang sederhana.

Baca Juga:

Share now :

Direview tanggal: April 2, 2017 | Terakhir Diedit: November 15, 2019

Sumber
Yang juga perlu Anda baca