Ada banyak cara untuk mempercantik penampilan seiring bertambahnya usia. Di antara sekian banyak prosedur kecantikan, tanam benang dan operasi plastik facelift biasanya menjadi pilihan dan sering dibanding-bandingkan. Lantas, mana sebenarnya prosedur kecantikan yang lebih baik, tanam benang atau operasi plastik facelift? Berikut ulasannya.

Perbedaan tanam benang dan operasi plastik facelift

facelift

Sebelum mengetahui mana yang kira-kira lebih baik, berikut saya berikan perbandingan antara tanam benang dan operasi plastik facelift dilihat dari berbagai aspeknya.

1. Kegunaan

Operasi plastik facelift adalah prosedur kecantikan yang dilakukan untuk mengurangi tanda penuaan, yaitu kulit yang kendur dan bergelambir di wajah. Tujuannya tentu saja untuk membuat wajah kembali kencang. Dalam operasi facelift, dokter akan melakukan pembedahan di beberapa bagian wajah yang membutuhkan perawatan.

Sementara tanam benang atau thread lift adalah metode perawatan kulit nonbedah untuk membantu menyamarkan tanda penuaan wajah dengan menanamkan benang khusus yang dapat diserap tubuh.

Tujuannya untuk mengencangkan bagian yang kendur sehingga Anda tampak lebih muda. Selain itu, tanam benang juga membantu merangsang kulit untuk dapat memproduksi kolagen sehingga elastisitas kulit menjadi lebih baik.

2. Prosedur

Dari sisi prosedur, operasi plastik face lift biasanya lebih rumit tetapi memiliki hasil yang cukup memuaskan. Operasi plastik facelift mampu mengatasi kasus penuaan kulit yang biasanya cukup berat dan tidak bisa ditangani dengan prosedur lain termasuk tanam benang.

Sementara tanam benang hanya bisa membantu mengencangkan kulit wajah dengan kondisi kulit yang tidak terlalu parah. Jika kondisi kulit sudah terlalu ekstrem misalnya sangat turun dan bergelambir, maka prosedur tanam benang biasanya tidak bisa mengatasi masalah kulit wajah Anda.

3. Waktu pemulihan

Waktu pemulihan atau yang biasa disebut dengan downtime adalah kondisi kulit pascaperawatan. Biasanya hal ini menjadi salah satu pertimbangan.

Pada operasi plastik facelift, masa pemulihan yang dibutuhkan biasanya memakan waktu cukup lama dan lebih dari satu minggu. Sementara tanam benang umumnya membutuhkan waktu yang lebih singkat.

4. Harga

Operasi plastik biasanya memakan biaya yang lebih mahal. Pasalnya, prosedur yang diperlukan lebih rumit dan dibutuhkan dokter ahli bedah kecantikan profesional untuk membantu Anda memberikan hasil perawatan yang memuaskan.

Sementara itu, dibandingkan dengan operasi plastik, tanam benang menghabiskan biaya yang lebih sedikit. Hal ini karena prosedur pada tanam benang tidak serumit operasi plastik facelift.

5. Ketahanan hasil

Prosedur operasi plastik facelift memberikan efek yang cukup tahan lama, yakni sekitar 3 hingga 7 tahun. Maka, Anda tidak perlu bolak-balik ke dokter untuk mengulang prosedur yang sama.

Berbeda dengan operasi plastik, prosedur tanam benang tidak memberikan hasil yang tahan lama. Ketahanan hasil tanam benang tergantung dari bahan penyusun benangnya. Umumnya, prosedur perawatan tanam benang dapat bertahan antara 6 bulan hingga 2 tahun.

Jadi mana yang lebih baik?

bahagia senang senyum wanita sehat

Pada dasarnya kedua prosedur ini sama baiknya dan memiliki tujuan yang sama yaitu untuk mengurangi tampilan kulit yang kendur di wajah akibat penuaan. Hanya saja, semuanya kembali lagi pada kondisi kulit masing-masing yang tentu saja berbeda.

Pertimbangkan dengan matang kira-kira prosedur mana yang tepat dan lebih dibutuhkan sesuai dengan anjuran dokter.

Setelah itu, pertimbangkan juga budget yang Anda miliki. Jangan sampai memaksakan diri dan justru mengabaikan kondisi keuangan hanya karena ingin terlihat cantik.

Namun, perlu diingat bahwa biar bagaimana pun proses penuaan wajah akan tetap terjadi secara alami. Sehingga kedua prosedur kecantikan ini hanya membantu mempercantik penampilan Anda untuk sementara waktu.

Baca Juga:

dr. Dikky Prawiratama, M.Sc, Sp.KK Kulit & Kelamin
Saya adalah seorang spesialis kulit dan kelamin lulusan Universitas Gadjah Mada pada 2016. Selain berpraktik di Erha Derma Center Yogyakarta dan Klinik ...
Selengkapnya
dr. Dikky Prawiratama, M.Sc, Sp.KK Kulit & Kelamin
Saya adalah seorang spesialis kulit dan kelamin lulusan Universitas Gadjah Mada pada 2016. Selain berpraktik di Erha Derma Center Yogyakarta dan Klinik Ergia Yogyakarta, saya juga merupakan pelatih nasional untuk dermal filler Neauvia Organic dan thread lift Ultra-V yang merupakan bagian dari Regenesis Indonesia. Berbagai ajang pelatihan dan simposium nasional dan internasional sudah saya hadiri. Yang terbaru adalah International Master Course on Aging Science 2018 yang diadakan di Paris, Prancis. Saya telah mendapat sertifikasi dermal filler dari Neauvia Academy Switzerland, Allergan Medical Institue, dan juga Perfectha Paris. Sedangkan untuk thread lift, saya telah tersertifikasi dari Ultra-V Korea. Tidak hanya dermal filler dan thread lift, ketertarikan saya di bidang dermatologi juga meliputi permasalahan jerawat (akne), flek wajah (melasma), serta alergi dan imunologi kulit. Selain itu, passion saya di bidang penyakit menular seksual juga menuntun saya untuk meneliti faktor risiko kandidiasis vagina pada pekerja seks di Banyumas di tahun 2016. Prinsip saya adalah, memberikan pelayanan dan perawatan paripurna terhadapan kesehatan kulit serta kelamin pasien, tidak hanya dari segi estetik, melainkan lebih holistik untuk mencapai hasil yang memuaskan.  
Selengkapnya
Artikel Terbaru