Skincare Pagi yang Tidak Boleh Dilewatkan untuk Bekas Jerawat

Ini adalah artikel sponsor. Informasi selengkapnya mengenai Kebijakan Pengiklan dan Sponsor kami, silakan baca di sini.

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 4 September 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Menerapkan skincare pagi untuk mengatasi bekas jerawat, penting untuk dilakukan. Meskipun jerawat sudah tuntas, tetapi Anda perlu melakukan perawatan ekstra setelahnya untuk menghilangkan bekas jerawat. 

Kulit merupakan bagian terpenting yang perlu dijaga kesehatannya, karena kulit sebagai organ paling luar untuk melindungi tubuh. Maka itu, penting untuk memulai skincare pagi sebagai cara memelihara kesehatan kulit, sekaligus mengatasi masalah bekas jerawat.

Skincare pagi untuk mengatasi bekas jerawat yang membandel

Bila sebelumnya Anda berfokus pada regimen skincare malam, cobalah untuk melakukan perawatan di pagi hari. Terdapat bahan-bahan yang wajib ada agar upaya pembasmian bekas jerawat dapat diterapkan secara optimal.

Mendiamkan bekas jerawat begitu saja bisa meningkatkan risiko inflamasi dan timbulnya jerawat kembali. Terkadang bekas ini menimbulkan skar hipertrofik maupun hiperpigmentasi pasca inflamasi.

Salah satu cara untuk menyamarkan noda jerawat adalah dengan melakukan rangkaian perawatan kulit wajah mandiri. Selain itu, hindari kebiasaan buruk yang memperparah kondisi bekas jerawat.

Jadi, tak hanya penggunaan skincare di malam hari, Anda bisa menghilangkan bekas jerawat dengan maksimal melalui pemakaian skincare di pagi hari.

1. Menggunakan gel penghilang bekas jerawat

Masukkan penggunaan gel penghilang bekas jerawat ke dalam rutinitas skincare pagi hari untuk menuntaskan noda yang membandel. Ini salah satu solusi untuk menyamarkan noda bekas jerawat yang tak kunjung hilang. Sebelum berdandan di pagi hari, Anda bisa mengoleskan gel penghilang bekas jerawat.

Agar lebih efektif, Anda bisa menggunakannya 2-3 kali sehari pada pagi dan malam hari. Pilih gel yang memiliki kandungan pionin, niacinamide, allium cepa, mucopolysaccharide (MPS), serat allium cepa. 

Kandungan tersebut diformulasikan untuk mengatasi bekas jerawat dengan cara menyamarkan noda dan ketidakrataan kulit akibat bekas jerawat. Allium cepa dalam gel penghilang bekas jerawat bersifat antimikroba dan antifungal, sehingga mampu melawan infeksi bakteri penyebab jerawat,

2. Serum mengandung antioksidan

Oleskan serum dengan kandungan antioksidan sebagai skincare rutin di pagi hari untuk mengatasi bekas jerawat. Anda bisa memilih serum grapeseed oil.

Selain mengandung antioksidan, grapessed oil juga bersifat antiinflamasi yang mampu menjaga kesehatan kulit serta mengatasi bekas jerawat.

Serum ini juga mengandung vitamin E, beta karoten, dan asam linoleat yang mampu meregenerasi, mengatasi jaringan kulit yang rusak, serta melawan bakteri penyebab jerawat.

Sebuah penelitian juga mengungkapkan grapeseed oil memproteksi kulit dari sinar UVB. Meskipun demikian, Anda masih perlu mengaplikasikan sunscreen untuk melindungi kulit dari sinar UVA.

3. Memakai moisturizer

Kulit wajah dengan noda jerawat butuh perhatian khusus. Anda wajib menyertakan moisturizer ke dalam rangkaian skincare di pagi hari untuk mengatasi bekas jerawat. 

Pastikan moisturizer yang Anda pakai mengandung bebas minyak untuk mencegah terjadinya jerawat berlebih (breakouts).

Tak hanya itu, cobalah untuk memastikan terdapat label noncomedogenic. Pentingnya label ini agar meminimalkan penyumbatan pori-pori yang berdampak pada pembentukan komedo ataupun jerawat.

Pakai moisturizer secukupnya, lalu aplikasikan secara menyeluruh ke bagian pipi, ratakan ke seluruh wajah. Anda juga bisa memilih moisturizer yang mengandung SPF untuk proteksi yang optimal.

4. Mengenakan sunscreen

Setelah menerapkan ketiga regimen skincare pagi di atas, jangan lupa untuk selalu mengenakan sunscreen sebagai perawatan maksimal bekas jerawat. Perlu diketahui, bekas jerawat yang menetap dan terpapar sinar matahari dapat menggelap.

Selain mencegah pembentukan dark spot pada bekas jerawat, penggunaan sunscreen dapat memberikan manfaat lainnya, seperti mencegah kerutan wajah dan penuaan dini. 

Sunscreen wajib digunakan sehari-hari, meskipun Anda bekerja di dalam ruangan. Pilih sunscreen dengan minimal SPF 30 dan kenakan 15-30 menit sebelum Anda keluar ruangan agar dapat bekerja secara optimal pada kulit wajah.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Manfaat Jangka Panjang dari Rutin Pantau Tensi Darah Sejak Dini

Rutin cek tensi darah menggunakan pengukur tekanan darah digital merupakan bagian dari pedoman perawatan kesehatan. Simak pentingnya hal ini bagi kesehatan.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Willyson Eveiro
Konten Bersponsor
Manfaat dari Rutin Cek Tensi Darah Sejak Dini
Hidup Sehat, Tips Sehat 18 September 2020 . Waktu baca 5 menit

Begini Peran Penting Probiotik untuk Kesehatan Lansia

Bakteri tak selalu jahat. Bakteri baik berperan menjaga kesehatan orang lanjut usia. Simak penjelasan dan peran bakteri baik alias probiotik untuk lansia.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Willyson Eveiro
Konten Bersponsor
lansia bermain di pantai berkat kesehatan yang baik, seperti menjaga keseimbangan mikrobiota usus dengan probiotik
Nutrisi, Hidup Sehat 18 September 2020 . Waktu baca 4 menit

Berbagai Perawatan untuk Menjaga Kesehatan Kulit

Walaupun tidak punya masalah atau penyakit, sebaiknya kulit dirawat sejak dini. Intip ragam perawatan kulit agar lebih sehat.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Penyakit Kulit 18 September 2020 . Waktu baca 8 menit

Serba-serbi Informasi Seputar Dokter Spesialis Kulit yang Perlu Anda Ketahui

Dokter spesialis kulit adalah dokter yang menangani beragam masalah pada kulit. Cari tahu informasi selengkapnya melalui artikel ini.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Penyakit Kulit 18 September 2020 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

pubertas atau masa puber

Ciri-Ciri Pubertas pada Remaja Perempuan dan Laki-laki

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Dipublikasikan tanggal: 20 September 2020 . Waktu baca 12 menit
perkembangan anak 13 tahun

Perkembangan Anak Usia 13 Tahun, Bagaimana Tahapan yang Sesuai?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Dipublikasikan tanggal: 19 September 2020 . Waktu baca 8 menit
gangguan atau penyimpangan makan pada remaja

Penyebab Gangguan Makan pada Remaja dan Cara Mengatasinya

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Dipublikasikan tanggal: 19 September 2020 . Waktu baca 10 menit
Konten Bersponsor
hidung tersumbat pada bayi

3 Penyebab Hidung Tersumbat pada Bayi dan Tips Merawatnya

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Maria Amanda
Dipublikasikan tanggal: 18 September 2020 . Waktu baca 6 menit