5 Tips Merawat Kulit Sehabis Mencuci Tangan

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: | Oleh

Tanggal tayang Maret 29, 2020
Bagikan sekarang

Mencuci tangan merupakan salah satu kebiasaan yang baik untuk mencegah Anda dan keluarga dari risiko tertular penyakit dan virus, seperti COVID-19. Akan tetapi, tidak sedikit dari Anda yang mungkin merasa kulit tangan semakin kering karena terlalu sering mencuci tangan. Begini tips merawat kulit setelah mencuci tangan.

Tips merawat kulit sehabis mencuci tangan

Cuci tangan untuk mencegah virus penyebab hepatitis A

Dahulu, mungkin mencuci tangan sering disepelekan karena tangan tampak tidak kotor. Namun, meningkatnya kasus wabah COVID-19 di seluruh dunia membuat kewaspadaan semakin meningkat untuk mengurangi risiko penyebaran virus. 

Salah satu upaya mencegah yang cukup efektif adalah dengan rutin mencuci tangan. Entah itu setelah dari toilet, tempat umum, sebelum makan, atau masuk ruangan. 

Namun, ada satu hal yang mungkin luput dari perhatian Anda, yaitu merawat kulit setelah mencuci tangan. Terlalu sering mencuci tangan justru bisa berdampak buruk terhadap kesehatan kulit dan tangan Anda. 

Selain mengacaukan keseimbangan bakteri baik dalam tubuh, kebiasaan ini juga berpotensi menimbulkan alergi karena tubuh tidak sempat mengenal ‘zat asing’ yang menempel di tangan. 

Belum lagi penyakit kulit akibat penggunaan sabun atau hand sanitizer yang mengandung senyawa kimia yang menyebabkan kulit kering dan iritasi.

Oleh karena itu, merawat kulit sehabis mencuci tangan ternyata cukup penting agar tidak menambah keresahan terhadap penyakit yang tidak perlu, seperti iritasi. 

1. Mencuci tangan dengan air hangat

cuci tangan sebelum seks

Salah satu cara merawat kulit adalah mencuci tangan dengan air hangat. Sebagian dari Anda mungkin merasa menggunakan air hangat justru tidak efektif untuk menghilangkan kuman dan virus yang menempel. 

Pada kenyataannya sah-sah saja memakai air hangat yang mengalir ketika mencuci tangan. Hal yang tidak boleh dilakukan justru menggunakan air panas saat membersihkan tangan karena dapat membuat kulit lebih cepat kering. 

Maka itu, sebaiknya gunakan air hangat saat mencuci tangan untuk merawat kulit agar tetap sehat menghadapi COVID-19. Selain menjaga kelembapan tangan, air hangat juga lebih efektif menghilangkan minyak dan virus yang menempel di tangan.

Hanya saja, menggunakan air dingin pun tidak jadi masalah asalkan Anda mengikuti aturan mencuci tangan yang benar. 

2. Menggunakan sabun yang melembapkan

sabun sirih untuk vagina

Tahukah Anda bahwa sabun memiliki banyak jenis dan bisa disesuaikan dengan tipe kulit? Sabun digunakan untuk menghilangkan kotoran, keringat, bakteri, dan virus di kulit. Akan tetapi, beberapa sabun mengandung bahan yang cukup keras serta dapat membuat kulit kering dan iritasi.

Lantas, bagaimana merawat kulit setiap kali mencuci tangan dengan sabun? Jawabannya adalah memilih jenis sabun yang sering disebut mild soap

Mild soap adalah sabun ringan dengan kandungan bahan lembu agar kulit terasa lebih segar dan sehat. Jenis sabun ringan ini sangat cocok bagi Anda yang memiliki kulit sensitif. 

Berikut ini ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat memilih mild soap, seperti:

  • dibuat dengan minyak yang bertujuan untuk melembapkan kulit, seperti minyak zaitun
  • tidak memiliki wangi selain dari minyak esensial yang terkandung pada sabun
  • persentase minyak pembersih, seperti kelapa dan minyak sawit tidak terlalu tinggi
  • tidak mengandung pewarna tambahan
  • memiliki pH yang lebih rendah, yaitu 5.5 – 7

Selain itu, konsistensi krim dan bahan-bahan pada sabun seperti gliserin dan lanolin juga perlu diperhatikan. Apabila memungkinkan, cobalah untuk menghindari sabun batang.

Bahan pengikat pada sabun batangan biasanya memiliki pH cukup tinggi sehingga dapat membuat kulit menjadi lebih cepat kering. Maka itu, pilihlah sabun kering dengan kandungan yang ringan untuk merawat kulit setiap kali mencuci tangan. 

Walaupun demikian, apa pun jenis sabun yang Anda gunakan, usahakan untuk tidak menggosok tangan terlalu keras saat mencucinya agar tidak merusak kulit.

3. Memakai pelembap agar kulit terawat

Selain menggunakan sabun dengan kandungan yang melembapkan, memakai pelembap setelah mencuci tangan ternyata perlu untuk merawat kulit Anda. 

Jika air tidak terserap ke dalam kulit setelah dicuci, itu akan membuat kulit menjadi lebih cepat kering. Hal tersebut dikarenakan air dapat bersifat seperti magnet dan menarik air keluar dari lapisan kulit terdalam hingga menguap ke udara yang kering. Akibatnya, kulit jadi lebih kering. 

Agar hal ini tidak terjadi pada Anda, oleskan pelembap atau krim tangan setelah mencuci tangan meskipun hanya sedikit.

Para ahli menyarankan untuk memakai krim atau salep dibandingkan losion karena mengandung air terlalu banyak. Menurut dr. Adam Friedman, profesor dermatologi di George Washington of Medicine and Health Sciences, ada beberapa alasan mengapa pelembap penting untuk kulit, seperti:

  • memperbaiki fungsi lapisan epidermis
  • menambah pelindung kulit
  • mengisi celah di antara celah pada kulit terdalam
  • meningkatkan kadar air pada epidermis
  • menenangkan kulit
  • memperbaiki penampilan dan tekstur kulit

Apabila ragu atau bingung harus memilih pelembap yang cocok untuk kulit Anda, tanyakan kepada dokter agar tidak salah pilih. 

4. Mengurangi penggunaan hand sanitizer

minum hand sanitizer

Salah satu fungsi hand sanitizer adalah untuk memudahkan Anda membersihkan tangan ketika tidak ada air dan sabun saat mencuci tangan. Namun, jangan jadikan kemudahan tersebut sebagai metode utama dalam mencuci tangan, mengapa? Demi merawat kulit setiap mencuci tangan, usahakan untuk mengurangi penggunaan hand sanitizer dan beralih ke sabun

Dilansir dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika (CDC) ada banyak penelitian yang memperlihatkan bahwa hand sanitizer bekerja efektif dalam situasi medis, seperti rumah sakit. Hal ini dikarenakan saat berada di rumah sakit tangan dapat bersentuhan dengan kuman atau virus, tetapi tidak akan terlalu kotor dan berminyak. 

Penggunaan hand sanitizer dalam keadaan tangan yang berminyak atau sangat kotor justru tidak benar-benar membersihkan dengan baik. Alih-alih memakai hand sanitizer, pilihlah cara mencuci tangan ketika air mengalir dan sabun tersedia agar kulit Anda lebih sehat dan bersih.

5. Mengeringkan tangan

tisu pembersih vagina

Kebanyakan orang mungkin merasa ketika tangan sudah dicuci artinya mereka bebas dari kuman dan virus. Padahal, ada langkah terakhir yang perlu mereka perhatikan demi merawat kulit setiap mencuci tangan yakni mengeringkannya. 

Pada saat Anda mengeringkan tangan setelah dicuci, pastikan untuk mengusap tangan dengan lembut alih-alih menggosoknya terlalu kuat. Menggosok kulit terlalu kencang, terutama dengan tisu kertas, dapat membuat kulit iritasi, memerah, dan pecah-pecah. 

Penggunaan mesin pengering (hand dryer) juga tidak dianjurkan karena udara panas yang dikeluarkan membuat tangan Anda lebih kering.

Apabila tisu tidak tersedia, cobalah untuk mengguncangkan kedua tangan Anda dan biarkan kering dengan sendirinya. Sebelum melakukan apa pun, pastikan bahwa tangan Anda benar-benar kering karena kuman dan virus akan lebih mudah berpindah ketika tangan sedang basah.

Merawat kulit sehabis mencuci tangan tidak kalah penting dalam menjaga kebersihan dan kesehatan diri sendiri agar terhindar penyakit dan virus seperti COVID-19. Maka itu, perhatikan cara mencuci tangan, jenis sabun, dan teknik mengeringkan yang Anda lakukan agar kulit tidak cepat kering dan rusak.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Bagaimana Sabun Membunuh COVID-19 dan Kuman-Kuman Jahat

Disinfektan dan hand sanitizer yang mengandung alkohol berfungsi membunuh kuman dan virus. Tapi sabun dan air adalah cara paling efisien membunuh COVID-19.

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh Ulfa Rahayu
Coronavirus, COVID-19 Maret 22, 2020

Mencuci Tangan Memang Baik, Tapi Ini Akibatnya Bila Terlalu Sering Dilakukan

Mencuci tangan bermanfaat untuk mencegah penularan berbagai penyakit. Namun, terlalu sering mencuci tangan ternyata juga tidak baik bagi kesehatan.

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh Diah Ayu
Hidup Sehat, Fakta Unik Maret 12, 2020

Pentingnya Membiasakan Anak Cuci Tangan Pakai Sabun

Anak sangat beirisiko terkena penyakit infeksi seperti diare dan pilek. Kebiasaan cuci tangan pakai sabun bisa menghindarkan anak dari risiko tersebut.

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh Fidhia Kemala
Hidup Sehat, Tips Sehat Oktober 15, 2019

Jangan Salah, Ternyata Pakai Losion Lebih Baik Saat Kulit Basah

Menggunakan body lotion saat kulit masih dalam keadaan basah sehabis mandi ternyata jauh lebih bermanfaat, lho. Simak ulasan lengkapnya di Hello Sehat.

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh Shylma Na'imah

Direkomendasikan untuk Anda

Cuci Tangan Pakai Sabun Antiseptik dan Air Ternyata Lebih Efektif Bunuh Kuman

Cuci Tangan Pakai Sabun Antiseptik dan Air Ternyata Lebih Efektif Bunuh Kuman

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh Maria Amanda
Tanggal tayang Mei 12, 2020
Berapa Kali Si Kecil Sebaiknya Cuci Tangan dengan Sabun dan Air dalam Sehari?

Berapa Kali Si Kecil Sebaiknya Cuci Tangan dengan Sabun dan Air dalam Sehari?

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh Roby Rizki
Tanggal tayang Mei 5, 2020
Penyebab Masalah Kulit Saat Karantina dan Cara Merawatnya

Penyebab Masalah Kulit Saat Karantina dan Cara Merawatnya

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh Diah Ayu
Tanggal tayang April 27, 2020
5 Cara Mengatasi Sela-sela Jari Tangan yang Kering

5 Cara Mengatasi Sela-sela Jari Tangan yang Kering

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh Maria Amanda
Tanggal tayang April 14, 2020