4 Penyebab Kuku Rapuh dan Mudah Patah

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 14 Januari 2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Kuku jari terbuat dari lapisan protein yang disebut keratin. Sel kuku baru tumbuh di bawah kutikel, menyebabkan sel-sel tua menebal dan mengeras, kemudian terdorong keluar ke arah ujung jari. Sayangnya, tidak semua orang memiliki kuku kuat dan sehat. Kuku jemari yang lunak, rapuh, dan mudah patah adalah kondisi yang umum ditemukan.

Kuku yang rapuh adalah cermin sejumlah masalah dalam tubuh yang mungkin tidak Anda sadari sebelumnya. Apa saja?

1. Kurang asupan mineral dan vitamin

Kuku yang tipis dan lunak hingga mudah bengkok atau patah sering dikaitkan dengan kadar zync dan zat besi yang rendah dalam tubuh (anemia). Ketiga mineral ini memiliki peran penting dalam pembentukan hemoglobin, protein yang terkandung dalam sel darah merah untuk mengangkut oksigen dari paru-paru ke seluruh tubuh, termasuk ke dalam matriks kuku. Tanpa asupan mineral yang cukup, pertumbuhan kuku sehat pun akan terganggu.

Permukaan kuku yang berlekuk (nail pits) dan ujung yang mudah pecah, sering ditemukan pada pasien pengidap psoriasis. Selain itu, kurangnya asupan vitamin C, vitamin B kompleks, asam folat, dan kalsium adalah penyebab umum dari kuku kusam dan kering, serta mudah patah.

2. Sindrom jari tabuh

Selain itu, kurangnya asupan oksigen ke dalam matriks kuku juga dapat menyebabkan jari tabuh (clubbing nails), sebuah kondisi yang ditandai oleh permukaan kuku menjadi cembung dan melengkung, ujung kuku membulat tanpa sudut. Kurangnya kadar oksigen dalam jangka waktu panjang (hipoksia kronik), khususnya di perifer jari-jari, akan menstimulasi otak untuk melebarkan pembuluh darah dalam jemari. Kondisi jari tabuh ini bersifat permanen dan menunjukkan adanya kemungkinan penyakit paru dan jantung bawaan.

Selain akibat gangguan pada jantung dan paru, kelainan ini dapat juga disebabkan oleh gangguan saluran cerna (malabsorbsi, penyakit Chron, sirosis, sindroma hepatopulmoner sebagai komplikasi dari sirosis) atau hipertiroidisme.

3. Stres

Kuku tangan yang sehat pada umumnya tumbuh sekitar 1 milimeter per minggu (dua kali lipat lebih cepat dari kuku kaki) dan membutuhkan sekitar enam bulan untuk kuku sampai dapat tumbuh sepenuhnya dari dasar ke atas. Stres berat bisa mempercepat pertumbuhan kuku hingga mengalahkan kekuatannya. Selain itu, stres juga bisa memicu kebiasaan bawah sadar untuk menggaruk/menggosok ataupun menggigit kuku jari hingga menyebabkan bantal kuku terkikis. Akibatnya, kuku akan bergelombang dan rapuh saat tumbuh kembali.

4. Infeksi bakteri dan jamur

Gangguan pada kuku adalah salah satu kondisi dermatologis yang paling umum ditemukan, dan kebanyakan disebabkan oleh infeksi jamur. Jamur akan menyerang bantalan dan permukaan kuku, terutama pada kuku jari kaki akibat kelembapan dalam kaus kaki dan sepatu, sumber utama tempat bakteri berkembang biak.

Jika Anda mengkhawatirkan adanya perubahan pada kuku Anda, baik itu tekstur atau warna, sebaiknya segera konsultasi dengan dokter Anda. Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik pada kuku Anda dan membandingkannya dengan sejumlah kemungkinan yang diakibatkan oleh beragam kondisi kesehatan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

    Apakah artikel ini membantu Anda?
    happy unhappy"
    Sumber

    Yang juga perlu Anda baca

    Ada Benjolan di Ketiak Anda? Ini Beberapa Penyebabnya

    Pernah meraba ketiak Anda? Apakah menemukan benjolan di sana? Benjolan di ketiak dapat disebabkan oleh berbagai macam penyakit yang mungkin serius.

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Arinda Veratamala
    Hidup Sehat, Tips Sehat 24 Agustus 2020 . Waktu baca 4 menit

    Pemerintah Musnahkan Jamur Enoki yang Tercemar Bakteri, Apa Bahayanya?

    Jamur Enoki yang diimpor dari Korea Selatan ini terbukti terkontaminasi bakteri listeria monocytogenes yang menyebabkan penyakit listeria.

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
    Berita Dalam Negeri, Berita 11 Juli 2020 . Waktu baca 4 menit

    Mengapa Kuku Bisa Cantengan dan Bagaimana Mengobatinya?

    Kuku yang cantengan tak hanya mengerikan untuk dipandang mata, namun bisa terasa menyakitkan dan mungkin bernanah. Begini cara mengobatinya.

    Ditulis oleh: Ajeng Quamila
    Hidup Sehat, Tips Sehat 8 Juli 2020 . Waktu baca 5 menit

    Mengenal Bakteri pada Uang Kertas dan Koin dan Dampaknya bagi Kesehatan

    Uang termasuk salah satu benda yang kotor dan tempat bakteri bersarang. Lalu apa jenis dan dampak kesehatan dari bakteri pada uang kertas dan koin?

    Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
    Ditulis oleh: Roby Rizki
    Hidup Sehat, Fakta Unik 30 Juni 2020 . Waktu baca 4 menit

    Direkomendasikan untuk Anda

    penyebab penyakit kulit

    Penyebab Penyakit Kulit Beserta Faktor yang Meningkatkan Risikonya

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Widya Citra Andini
    Dipublikasikan tanggal: 18 September 2020 . Waktu baca 11 menit
    saat minum antibiotik

    Yang Tidak Boleh Dilakukan Saat Minum Antibiotik

    Ditulis oleh: Theresia Evelyn
    Dipublikasikan tanggal: 15 September 2020 . Waktu baca 4 menit
    cara kerja sunblock

    Bagaimana Cara Kerja Sunblock dalam Melindungi Kulit?

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Dipublikasikan tanggal: 3 September 2020 . Waktu baca 4 menit
    urat menonjol pada orang muda

    6 Penyebab Urat Anda Menonjol dan Terlihat Jelas di Kulit

    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Dipublikasikan tanggal: 25 Agustus 2020 . Waktu baca 4 menit