3 Hal yang Bikin Jerawat Anda Meradang (Bengkak, Nyeri, Bernanah)

Oleh

Apakah jerawat di wajah Anda ukurannya membesar, terasa nyut-nyutan, warnanya memerah, dan terisi nanah di dalamnya? Jangan-jangan jerawat Anda mengalami peradangan. Kenapa bisa terjadi? Apa yang menyebabkan jerawat meradang?

Jerawat adalah salah satu bentuk gangguan pada kulit. Jerawat terjadi saat minyak yang membawa kulit mati tidak dapat dikeluarkan melalui pori-pori kulit Anda. Terkadang jerawat yang kecil dan muncul sesekali saja akan hilang sendiri dan tidak terlalu mengganggu. Namun jika jerawat meradang dan tak hilang-hilang setelah seminggu, biasanya setelah sembuh pun akan meninggalkan bekas.

Apa penyebab jerawat meradang?

Meskipun beberapa ahli belum mengetahuinya secara pasti, beberapa faktor berikut dipercaya dapat menyebabkan jerawat meradang:

1. Hormon dan keringat

Perubahan hormon dalam tubuh adalah kondisi yang paling sering menyebabkan jerawat meradang, karena hormon menyebabkan peningkatan produksi minyak dan mengerasnya sel kulit, yang akan memicu terjadinya penyumbatan dalam mengeluarkan kulit mati dan minyak dari pori-pori. Perubahan hormon dapat Anda alami saat Anda dalam siklus menstruasi, sedang hamil, memulai atau mengakhiri penggunaan kontrasepsi hormonal (misalnya pil KB), dan stres.

Stres sebenarnya bukan penyebab langsung jerawat meradang, namun saat stres, otak akan melepaskan hormon yang dapat memicu kelenjar keringat memproduksi minyak yang lebih banyak dan rentan menyebabkan peradangan jerawat.

2. Penggunaan kosmetik yang tidak benar saat berjerawat

Kandungan yang dimiliki perawatan wajah tertentu, seperti lanolin dan minyak, dapat menutup pori-pori pada kulit Anda dan menghalangi keluarnya minyak yang dihasilkan kulit, beserta dengan kulit mati yang dibawanya. Penumpukan minyak dan kulit mati ini dapat menyebabkan jerawat meradang.

Selain itu, menggunakan kosmetik dengan cara yang kasar, dapat menyebabkan kulit terluka. Kulit yang terluka akan memberikan wadah untuk bakteri hidup. Keberadaan bakteri pada kulit, akan menyebabkan kulit jadi lebih sensitif dan memicu jerawat meradang.

3. Faktor genetik

Dilansir dari News Medical, beberapa penelitian mengungkapkan bahwa beberapa anak sekolah memiliki kulit berjerawat yang diturunkan dari orangtuanya. Riwayat pada keluarga yang memiliki jerawat mengalami peradangan, akan meningkatkan peluang keturunan mereka mengalami kondisi yang sama.

Bagaimana mengatasi jerawat meradang?

Menyentuh jerawat yang meradang pada kulit Anda dengan jari Anda, justru akan membuat kondisinya bertambah buruk. Sebaiknya periksakan kondisi kulit tersebut ke seorang spesialis kulit, agar Anda mendapatkan penanganan yang tepat.

Anda juga dapat menangani jerawat yang meradang ini dengan beberapa cara, seperti:

Penguapan

Uap yang berasal dari mangkuk yang berisi air panas dapat membantu Anda membersihkan kulit Anda dan mengeringkan jerawat yang meradang. Uap yang mengenai kulit Anda ini akan membuka pori-pori kulit dan membantu dalam membersihkan kulit yang kotor. Langkah ini dapat Anda lakukan selama 10 menit per hari sebanyak tiga hari dalam satu minggu.

Minyak pohon teh (tea tree oil)

Minyak pohon teh atau tea tree oil diyakini memiliki sifat anti-jamur, anti-bakteri, dan anti-virus. Mengolesi jerawat yang meradang Anda setelah lebih dulu membersihkan kulit tersebut dengan campuran minyak pohon teh dan air dapat menjadi alternatif solusi jerawat meradang Anda.

Baca Juga:

Yang juga perlu Anda baca