Haruskah Saya Pakai Toner Wajah Setiap Hari?

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 30/01/2019
Bagikan sekarang

Saat ini, banyak wanita rela melakukan berbagai macam perawatan untuk mendapatkan kulit wajah yang bersih dan sehat. Salah salah satu caranya dengan menambahkan toner ke dalam rangkaian perawatan kulit. Ya, toner merupakan salah satu skincare yang tengah populer saat ini. Namun, haruskah toner wajah dipakai setiap hari? Cek faktanya dalam artikel ini.

Apa itu toner wajah?

Toner adalah produk kecantikan yang berbasis air dan mengandung berbagai bahan aktif untuk membantu mengatasi masalah-masalah kulit tertentu. Biasanya, produk kecantikan satu ini digunakan setelah membersihkan wajah dan sebelum penggunaan pelembap.

Pada dasarnya fungsi toner bervariasi, tergantung dari bahan aktif apa saja yang terkandung di dalamnya. Namun secara umum, toner berfungsi untuk mempersiapkan kulit sebelum Anda menggunakan berbagai produk skincare. Toner juga berfungsi untuk mempertahankan pH kulit, membersihkan sumbatan pada pori sehingga pori tidak tertutup, mengangkat sel-sel kulit mati, mengurangi kelebihan minyak pada wajah, serta menghidrasi dan menutrisi kulit.

Apakah ada batasan usia untuk pakai toner wajah?

Sebenarnya tidak ada patokan pasti usia berapa seseorang bisa pakai toner. Namun secara umum, setelah usia pubertas, sekitar usia 14-15 tahun, seseorang sudah bisa mulai menggunakan toner dalam rangkaian perawatan wajahnya.

Mungkin Anda bertanya-tanya kenapa harus usia pubertas? Jawabannya karena setelah seseorang memasuki masa pubertas, biasanya kondisi kulit akan mengalami perubahan seiring dengan perubahan hormonnya. Nah, di saat itulah mungkin toner sudah mulai dibutuhkan.

Meski begitu, penggunaan toner pada remaja harus disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi kulit masing-masing. Jika Anda ragu, Anda bisa berkonsultasi langsung ke dokter spesialis kulit.

Haruskah saya pakai toner setiap hari?

Nyatanya, Anda tidak harus memasukkan toner sebagai rangkaian perawatan kulit harian. Pasalnya, semua skincare pada dasarnya digunakan sesuai kebutuhan kulit pemakainya.

Jika kulit Anda dirasa membutuhkan toner sebagai perawatan, silakan digunakan. Sementara jika kulit Anda terasa baik-baik saja tanpa pakai toner, Anda tidak perlu memakainya. Jadi, sah-sah saja jika Anda hanya cuci muka dan pakai pelembap saja.

Apabila Anda memasukkan toner sebagai rangkaian perawatan harian, toner cukup digunakan sehari 1-2 kali setelah membersihkan wajah. Namun ingat, semuanya kembali kepada kebutuhan masing-masing kulit.  

Amankah pakai toner wajah dari bahan-bahan alami?

Saya tidak menyarankan pasien untuk menggunakan toner wajah dari bahan-bahan alami.

Sebaiknya Anda menggunakan toner yang memang sudah diformulasikan dengan baik, dengan kadar-kadar bahan aktif yang sudah terukur dan teruji secara klinis.

Dalam banyak kasus, penggunaan bahan alami seringkali menimbulkan keluhan tambahan di kemudian hari. Pasalnya, bahan-bahan alami ini belum diuji secara klinis untuk digunakan pada kulit manusia. Contoh kecilnya penggunaan cuka apel sebagai toner wajah.

Sebenarnya cuka apel yang beredar luas adalah cuka apel untuk memasak, bukan untuk digunakan sebagai skincare. Tak heran jika kandungan asam di dalamnya bukan ditujukan untuk keperluan skincare. Bagi beberapa orang yang memang memiliki kulit sensitif, penggunaan cuka apel ini justru membuat kulit iritasi parah karena paparan asam yang terlalu kuat.

Nah, oleh sebab itu, jangan coba-coba untuk melakukan perawatan wajah dari bahan-bahan yang belum teruji secara klinis. Tidak semua yang alami itu baik untuk kulit. Jadi, selektiflah dalam memilih produk perawatan untuk kulit Anda.

Panduan penggunaan toner wajah yang benar

Toner wajah digunakan setelah Anda mencuci wajah dan sebelum pakai pelembap. Setelah memastikan wajah Anda bersih dan kering, Anda bisa menggunakan toner untuk kulit. Ada dua cara yang bisa dilakukan untuk menerapkan toner ke kulit.

  • Pertama, Anda bisa langsung menggunakan telapak tangan. Tuang toner pada telapak tangan secukupnya kemudian toner di tap-tap ke permukaan kulit wajah.
  • Kedua, Anda bisa menuangkan cairan toner secukupnya pada kapas. Setelah itu tepuk-tepuk kapas dengan lembut pada seluruh area wajah. Penggunaan kapas dinilai lebih efektif untuk mengangkat sel-sel kulit mati.

Pastikan Anda sudah cuci tangan sebelum memulai rangkaian ini, ya.  

Tips memilih toner untuk perawatan kulit wajah

Hal pertama yang harus diperhatikan sebelum menggunakan toner adalah mengetahui jenis kulit wajah Anda. Hal ini karena toner yang beredar di pasaran memiliki formulasi dan bahan aktif yang beragam. Jenis kulit tentu saja sangat berpengaruh pada toner apa yang dipilih dan sesuai untuk kulit masing-masing.

Jika kulit Anda kering, Anda bisa memilih toner dengan kandungan vitamin E, chamomile, rosewater atau toner yang berfungsi menghidrasi (hydrating toner). Sementara untuk kulit kusam atau berjerawat, Anda bisa memilih toner dengan kandungan acid, seperti glycolic acid, lactic acid, malic acid, mandelic acid, salicylic acid.

Bagi pemilik kulit sensitif, Anda bisa pilih produk toner yang bebas alkohol. Selain itu, hindari pula produk toner yang mengandung tambahan pewangi, pewarna menthol, atau sodium lauryl sulfate.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"

dr. Listya Paramita, Sp.KK menyelesaikan pendidikan dokter di Universitas Gadjah Mada dan melanjutkan pendidikan dokter spesialis Kulit dan Kelamin di ...

Artikel dari ahli dr. Listya Paramita, Sp.KK

Apakah Bekas Jerawat Membandel Bisa Hilang Total?

Menghilangkan bekas jerawat bukanlah hal yang mustahil. Berikut beberapa cara menyamarkan bekas jerawat pada wajah yang dapat perlu Anda ketahui.

Ditulis oleh: Roby Rizki
cara menyamarkan bekas jerawat

Tips dan Trik Menghaluskan Tekstur Wajah yang Tidak Rata Akibat Bekas Jerawat

Memperbaiki tekstur kulit wajah yang tidak rata bekas jerawat merupakan impian semua yang memiliki masalah ini. Coba beberapa tips dari ahlinya berikut ini.

Ditulis oleh: Roby Rizki
memperbaiki tekstur kulit wajah

Kenapa Bekas Jerawat Lama-lama Berubah Jadi Hitam?

Noda bekas jerawat hitam merupakan keluhan dari sebagian besar orang. Ketahui cara untuk mengatasinya dan juga penyebabnya agar dapat dihindari.

Ditulis oleh: Roby Rizki
bekas jerawat hitam
READ MORE FROM dr. Listya Paramita, Sp.KK

Yang juga perlu Anda baca

Ingin Kulit Cerah Bersinar? Coba Nikmati 3 Menu Makanan yang Mudah Dibuat Ini

Tidak cuma perawatan, nutrisi dari makanan juga penting agar kulit tetap cerah. Berikut menu makanan yang bisa Anda coba untuk mencerahkan kulit.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji

4 Keinginan Pria Saat Pacaran yang Perlu Dimengerti Wanita

Bukan hanya wanita, pria juga juga punya keinginan untuk lebih dimengerti saat pacaran. Apa saja keinginan tersebut? Intip pada ulasan berikut.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji

Jangan Lakukan Ini pada Luka Bakar Knalpot Atau Setrika

Mengoleskan odol dan mengompres es batu biasanya jadi pertolongan pertama luka bakar knalpot atau setrika. Tapi apakah cara ini benar-benar aman?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri

Apa Benar Rutin Pakai Toner Bisa Bikin Jerawat Hilang?

Toner membantu mengangkat sisa-sisa makeup dan kotoran yang membandel setelah cuci muka. Apakah toner juga bisa dipakai untuk menghilangkan jerawat?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
dr. Listya Paramita, Sp.KK menyelesaikan pendidikan dokter di Universitas Gadjah Mada dan melanjutkan pendidikan dokter spesialis Kulit dan Kelamin di ...

Direkomendasikan untuk Anda

asam lemak untuk wajah

Sebenarnya, Perlukah Pakai Asam Lemak Esensial untuk Merawat Wajah?

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 01/12/2019
noda merah bekas jerawat

Dua Metode Menghilangkan Noda Merah Bekas Jerawat

Ditulis oleh: Hello Sehat Medical Review Team
Dipublikasikan tanggal: 14/11/2019
perokok pasif wanita mandul

Benarkah Wanita yang Jadi Perokok Pasif Berisiko Susah Hamil?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Dipublikasikan tanggal: 16/09/2019
cara merawat kulit kaki

Kulit Kaki Sehat, Lembut, dan Cantik dengan 5 Tips Perawatan Ini

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 18/08/2019