3 Masker Alami untuk Mengecilkan Pori-pori Wajah

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 28 September 2020 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Hampir semua orang pernah mengalami masalah pori-pori yang tampak besar. Terutama jika Anda memiliki tipe kulit wajah berminyak atau kombinasi. Pori-pori wajah yang terlalu besar bisa membuat Anda kurang percaya diri. Pasalnya, kulit jadi terlihat tidak mulus dan lebih mudah berminyak. Belum lagi pori-pori wajah yang besar akan memicu munculnya jerawat. Maka, Anda butuh solusi tepat untuk mengecilkan pori-pori wajah. Akan tetapi, kebanyakan produk perawatan wajah yang ampuh menyamarkan pori-pori Anda biasanya tidak murah.

Anda mungkin pernah dengar trik yang mudah untuk mengecilkan pori-pori, yaitu mencuci wajah dengan air dingin. Banyak yang percaya bahwa air panas bisa membuka pori-pori Anda sementara air dingin bisa membantu menutup dan mengecilkan pori-pori wajah. Sayangnya, cara yang mudah dan terjangkau ini hanya mitos belaka. Pori-pori wajah tidak akan membesar dan mengecil karena suhu air. Jangan khawatir, itu bukan berarti Anda harus merogoh kantong cukup dalam untuk mendapatkan wajah yang mulus dan bersinar alami. Masih ada cara lain yang murah dan manjur untuk menyamarkan pori-pori wajah Anda. Yuk, simak berbagai jenis masker alami yang bisa Anda buat sendiri di rumah berikut ini.

Mengapa pori-pori tampak besar?

Lubang pori-pori pada wajah Anda ukurannya ditentukan secara genetik. Jika kedua orangtua Anda memiliki kulit wajah dengan pori-pori yang tampak besar, Anda juga akan mewarisinya.  Fungsinya sendiri adalah sebagai lubang keluarnya minyak dan keringat berlebih. Namun, beberapa kondisi kulit bisa membuat pori-pori Anda tampak lebih besar. Misalnya setelah terpapar sinar matahari langsung atau kalau Anda tidak membersihkan wajah sampai tuntas. Sisa kosmetik atau kotoran yang masih menempel akan menyumbat pori-pori hingga terlihat melebar.  

BACA JUGA: Mengungkap Serba-serbi Micellar Water, Amankah Bagi Wajah?

Masker alami untuk mengecilkan pori-pori

Meskipun Anda memang tidak bisa mengubah ukuran pori-pori pada wajah, Anda bisa menyamarkannya dengan cara membersihkan segala kotoran dan minyak yang tersumbat. Hasilnya pun kulit Anda jadi mulus karena pori-pori yang tadinya terbuka lebar sekarang tampak lebih rata dan kecil. Untuk mendapatkan hasil tersebut, rawatlah wajah dengan masker natural dari bahan-bahan yang aman dan terjamin karena langsung dari alam. Inilah tiga masker alami yang bisa Anda coba untuk mengecilkan pori-pori wajah. Silakan pilih yang sesuai dengan tipe kulit Anda.  

1. Masker lidah buaya, timun, dan brown sugar

Kalau kulit wajah Anda sensitif tapi pori-pori tampak mengganggu, masker ini bisa jadi solusinya. Hancurkan timun sampai berbentuk seperti bubur. Siapkan lendir lidah buaya langsung dari daunnya. Banyaknya timun dan lidah buaya bisa disesuaikan sendiri atau ditakar dalam perbandingan 50:50. Campur keduanya dan tambahkan brown sugar (juga dikenal sebagai raw sugar atau gula tebu yang tidak diproses terlalu lama dan berwarna kecokelatan). Takaran untuk brown sugar bisa dikira-kira, sebaiknya hingga tekstur adonan timun dan lidah buaya jadi berpasir dan agak kasar. Oleskan pada wajah hingga merata sambil dipijat ringan. Diamkan selama 15-30 menit dan bilas bersih.

Timun dan lidah buaya berkhasiat sebagai astringen (zat yang mampu mengurangi keluarnya minyak dan menutup luka atau pori-pori) yang alami. Sementara itu, brown sugar berguna untuk mengangkat sel kulit mati, kotoran, dan sisa minyak yang menyumbat pori-pori. Masker ini tidak akan membuat kulit Anda kering karena timun dan lidah buaya bisa membantu menjaga kelembapan kulit.

BACA JUGA: 7 Alasan Kenapa Anda Harus Rutin Minum Air Timun

2. Masker putih telur, madu, dan air lemon

Selain lezat untuk dikonsumsi, telur juga bisa menjadi masker wajah andalan. Pisahkan putih dan kuning telur. Kemudian kocok putih telur sampai berbuih. Campur satu sendok makan madu, putih telur, dan beberapa tetes perasan lemon sampai adonannya cukup kental dan baunya tak terlalu menyengat. Oleskan pada wajah dengan kuas hingga merata. Biarkan meresap selama setengah jam. Setelah itu, bilas dengan sabun wajah Anda hingga bersih.

Khasiat putih telur untuk mengencangkan kulit dan mengecilkan pori-pori sudah dikenal sejak lama. Kandungan antibakteri alami dari madu dan air perasan lemon mampu membasmi jerawat, kotoran, dan bakteri yang bersarang pada pori-pori Anda. Anda yang punya kulit berminyak tak perlu khawatir karena madu baik untuk menyeimbangkan kadar minyak pada wajah.

BACA JUGA: Perbedaan Manfaat Kuning Telur dan Putih Telur

3. Masker cuka apel, baking soda, dan tomat

Masker alami ini bisa Anda coba untuk menyamarkan pori-pori yang besar dan tidak rata. Akan tetapi, hati-hati kalau kulit Anda sensitif karena masker ini berisiko menimbulkan iritasi. Bahan-bahan yang perlu Anda siapkan untuk meracik masker ini adalah satu sendok makan cuka apel (apple cider vinegar), setengah cangkir bubuk baking soda, dan irisan tomat segar yang sudah dilumatkan. Campur semua bahan jadi adonan yang rata. Oleskan pada wajah dan diamkan selama kira-kira 20 menit. Setelah itu bilas hingga bersih.

Baking soda dan cuka apel ampuh untuk mengangkat sel kulit mati, kotoran, minyak berlebih, dan sisa-sisa racun yang menyumbat pori-pori. Dengan begitu, pori-pori Anda tak akan tampak membengkak lagi. Sementara itu, tomat berfungsi sebagai astringen alami yang baik untuk mengencangkan dan mencerahkan kulit.

BACA JUGA: 7 Cara Mudah Gunakan Tomat Untuk Kecantikan

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

    Apakah artikel ini membantu Anda?
    happy unhappy"
    Sumber

    Yang juga perlu Anda baca

    3 Hal yang Membuat Seks Tidak Lagi Terasa Memuaskan, dan Cara Mengatasinya

    Lama-lama, seks bisa jadi membosankan. Apakah artinya sudah tak saling cinta lagi? Bisakah hubungan suami istri terasa nikmat seperti dulu lagi?

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Novita Joseph
    Hidup Sehat, Seks & Asmara 24 September 2020 . Waktu baca 4 menit

    5 Hal yang Harus Anda Lakukan Ketika Menyaksikan Bullying

    Anda sering melihat bullying tapi tidak tahu harus berbuat apa? Anda ingin menolong korban tapi takut? Cari tahu di sini apa yang harus Anda lakukan!

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
    Hidup Sehat, Psikologi 24 September 2020 . Waktu baca 5 menit

    Apakah Posisi Kencing Berdiri Berbahaya untuk Kesehatan?

    Kencing dengan posisi berdiri kerap dilakukan pria, tapi mereka yang mengidap gangguan saluran kemih justru dilarang. Apa alasannya?

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Novita Joseph
    Urologi, Kandung Kemih 24 September 2020 . Waktu baca 5 menit

    Kenapa Cuaca Dingin Bikin Rematik Kumat dan Bagaimana Mengatasinya?

    Istilah 'dingin sampai menusuk tulang' bisa terjadi pada penderita rematik Nyeri sendi akibat rematik kambuh bisa disebabkan oleh cuaca, bagaimana bisa?

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
    Hidup Sehat, Tips Sehat 24 September 2020 . Waktu baca 3 menit

    Direkomendasikan untuk Anda

    pasangan malu berhubungan intim

    6 Tips Membantu Pasangan yang Malu Berhubungan Intim

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Dipublikasikan tanggal: 28 September 2020 . Waktu baca 4 menit
    cedera kaki pakai tongkat kruk

    Begini Cara Menggunakan Tongkat Kruk yang Benar Saat Sedang Cedera Kaki

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
    Dipublikasikan tanggal: 28 September 2020 . Waktu baca 4 menit
    psoriasis kuku

    Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasi Psoriasis pada Kuku

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Risky Candra Swari
    Dipublikasikan tanggal: 28 September 2020 . Waktu baca 7 menit
    ensefalopati uremikum

    Ensefalopati Uremikum, Komplikasi Gangguan Ginjal yang Menyerang Otak

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Nabila Azmi
    Dipublikasikan tanggal: 25 September 2020 . Waktu baca 4 menit