Bagaimana Cara Kerja Sleeping Mask Selama Kita Tidur?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 12 Maret 2018 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Sekarang ini berbagai jenis masker wajah hadir dalam varian yang beragam. Salah satu masker wajah yang sering dipakai adalah sleeping mask atau masker yang bisa dipakai tidur semalaman. Setelah memakai masker semalaman, katanya di pagi hari Anda merasa kulit lebih kenyal dan cerah. Apakah manfaat sleeping mask ini benar-benar ampuh? Bagaimana cara kerjanya saat kita tidur? Ini dia ulasan seputar manfaat sleeping mask.

Bagaimana cara kerja sleeping mask pada kulit saat Anda tidur?

Sleeping mask atau yang suka disebut juga dengan overnight mask, dirancang untuk bisa menembus kulit lebih dalam saat Anda tidur. Ketika digunakan malam hari, masker ini bekerja sebagai pelindung dan juga sebagai zat aktif yang memberikan efek pada kulit.

Lapisan masker wajah ini mencegah debu menempel pada pori-pori dan mengunci bahan aktifnya untuk bekerja efektif ke dalam kulit tanpa menguap selama digunakan semalaman.

Dilansir dari laman Healthline, dr. Dandy Engelman, seorang ahli dermatologis di New York City mengatakan bahwa masker wajah untuk tidur memang dirancang agar bisa menempel lebih lama di wajah, lebih kuat, dan memberikan hasil yang kuat juga selama semalaman. Hasilnya antara lain kulit lebih lembap, kulit cerah, dan menenangkan kulit. Pasalnya, overnight mask ini membantu proses regenerasi kulit pada malam hari.

Penelitian telah menunjukkan bahwa sel kulit akan beregenerasi pada malam hari, khususnya antara pukul 10 malam hingga 2 pagi. Nah, menggunakan masker wajah ini seperti membantu kelancaran proses regenerasi kulit ini. Ketika tubuh dalam kondisi tidur nyenyak, metabolisme kulit meningkat dan proses regenerasi kulit atau pembaharuan sel kulit meningkat. Itulah mengapa dengan masker wajah yang cocok di kulit, Anda akan membantu semua proses ini di malam hari.

Selain itu, manfaat sleeping mask yang lain adalah mengunci kelembaban kulit wajah. Saat tidur, cairan dalam tubuh dan kulit berisiko menjadi tidak seimbang. Dengan bantuan masker wajah untuk tidur, kulit pun akan lebih mampu mengelola kelembapannya. Hidrasi alias kelembapan merupakan faktor yang sangat penting juga untuk mencegah segala perubahan penuaan.

Dr Engelman menyarankan untuk mencari masker yang mengandung peptida, ceramida, dan asam hyaluronic. Bahan-bahan ini bisa membantu produksi kolagen yang diperlukan kulit. Jika kulit Anda terlalu kering, jauhi kandungan masker yang mengandung parfum, kaolin, asam salisilat, dan tea tree oil.

Sleeping mask cocok untuk siapa?

Manfaat sleeping mask ini berlaku untuk siapa saja, kecuali anak-anak. Manfaat sleeping mask ini terutama sangat cocok untuk orang dewasa yang mulai mengalami proses penuaan. Sebab, tingkat hidrasi orang di usia tersebut cenderung semakin menurun.

Bagi orang yang selalu berada di suhu dingin (terutama di malam hari) juga biasanya kehilangan kelembapan lebih cepat, sehingga masker ini juga bisa menjadi pilihan tepat.

Bagaimana cara menggunakan masker wajah ini?

Cara menggunakan masker wajah ini cukup mudah. Anda hanya perlu mengoleskan masker Anda pada wajah setelah dicuci bersih, sebelum Anda tidur. Jika Anda tidak mau masker menempel di seprai, sarung bantal, dan sarung dan guling Anda, sebaiknya gunakan masker 30 menit sebelum Anda tidur. Dengan begitu, masker sudah agak mengering dan menyerap ke kulit.

Di pagi hari, Anda hanya perlu mencuci muka untuk melihat hasilnya.

Dalam seminggu Anda bisa menggunakan sleeping mask beberapa kali. Ini tergantung anjuran dari masker yang Anda gunakan. Ada yang menganjurkannya seminggu 2-3 kali, dan ada juga yang aman digunakan digunakan setiap malam.

Jenis-jenis sleeping mask

Ada berbagai varian masker wajah yang bisa Anda gunakan. Masing-masing varian pun memiliki manfaat berbeda-beda. Biasanya manfaat sleeping mask yang ditawarkan adalah:

  • Menenangkan. Setelah seharian beraktivitas, kulit juga perlu mendapatkan asupan nutrisi baru agar lebih tenang dan terasa sejuk. Sifat soothing atau menenangkan ini bisa dijadikan pilihan bagi orang yang ingin mengembalikan keindahan kulitnya. Terutama Anda yang sedang punya banyak jerawat.¬†
  • Melembapkan. Semua sleeping mask rata-rata akan memberikan efek hidrasi (melembapkan) yang dipadukan dengan manfaat lainnya. Sebab, kulit adalah organ pertama yang kehilangan air saat Anda mengalami dehidrasi, apalagi ketika Anda tidur Anda tidak akan mengisi cairan tubuh selama berjam-jam.
  • Membuat kenyal dan mencerahkan. Sleeping mask juga ¬†memberikan manfaat untuk memperbaiki tekstur kulit dan juga warna kulit. Ekstra kolagen yang tersedia dalam sleeping mask ini yang bertugas memperbaiki tekstur kulit. Sleeping mask juga memberikan vitamin untuk kulit wajah agar warna kulit merata, bintik-bintik hitam akan tersamarkan, dan wajah terlihat lebih cerah.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Ensefalopati Uremikum, Komplikasi Gangguan Ginjal yang Menyerang Otak

Hati-hati jika punya riwayat penyakit ginjal kronis atau akut. Komplikasinya bisa merambat sampai otak, disebut dengan ensefalopati uremikum.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Urologi, Ginjal 25 September 2020 . Waktu baca 4 menit

3 Hal yang Membuat Seks Tidak Lagi Terasa Memuaskan, dan Cara Mengatasinya

Lama-lama, seks bisa jadi membosankan. Apakah artinya sudah tak saling cinta lagi? Bisakah hubungan suami istri terasa nikmat seperti dulu lagi?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Hidup Sehat, Seks & Asmara 24 September 2020 . Waktu baca 4 menit

5 Hal yang Harus Anda Lakukan Ketika Menyaksikan Bullying

Anda sering melihat bullying tapi tidak tahu harus berbuat apa? Anda ingin menolong korban tapi takut? Cari tahu di sini apa yang harus Anda lakukan!

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Hidup Sehat, Psikologi 24 September 2020 . Waktu baca 5 menit

Apakah Posisi Kencing Berdiri Berbahaya untuk Kesehatan?

Kencing dengan posisi berdiri kerap dilakukan pria, tapi mereka yang mengidap gangguan saluran kemih justru dilarang. Apa alasannya?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Novita Joseph
Urologi, Kandung Kemih 24 September 2020 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

kebugaran jantung

Cara Mudah Ukur Kebugaran Jantung dan Paru, Tak Perlu Periksa ke Rumah Sakit

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Fauzan Budi Prasetya
Dipublikasikan tanggal: 29 September 2020 . Waktu baca 4 menit
pasangan malu berhubungan intim

6 Tips Membantu Pasangan yang Malu Berhubungan Intim

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 28 September 2020 . Waktu baca 4 menit
cedera kaki pakai tongkat kruk

Begini Cara Menggunakan Tongkat Kruk yang Benar Saat Sedang Cedera Kaki

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 28 September 2020 . Waktu baca 4 menit
psoriasis kuku

Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasi Psoriasis pada Kuku

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 28 September 2020 . Waktu baca 7 menit