Menghitung Masa Kedaluwarsa Makeup Berdasarkan Jenisnya

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 9 September 2019 . Waktu baca 6 menit
Bagikan sekarang

Sama halnya dengan makanan, produk kecantikan pun memiliki masa habis pakai. Namun, perusahaan kosmetik tidak diharuskan untuk mencantumkan tanggal kedaluwarsa pada setiap produknya.

Jangan khawatir, beberapa perusahaan besar kini telah mencantumkan beragam informasi seputar masa produksi beserta tanggal kedaluwarsa di setiap kemasan produk. Jika Anda perhatikan, banyak simbol yang tertera pada kemasan yang berkaitan dengan masa simpan produk dan huruf-huruf seperti “M” yang melambangkan Month atau “Y” untuk Year. Kode “12 M”, misalnya, memiliki arti bahwa produk tersebut akan bertahan selama 12 bulan sejak kemasan dibuka pertama kalinya. Lain lagi dengan simbol wadah dengan tutup; tutup yang terbuka melambangkan tanggal kedaluwarsa produk yang efektif berjalan setelah segel dibuka.

Tugas Anda sebagai pecinta makeup adalah untuk mengetahui dan memahami seberapa lama produk-produk kesayangan Anda dapat digunakan, bahkan jika tidak tertera satupun informasi pada kemasannya, agar terhindar dari potensi iritasi dan masalah kulit lainnya.

Berikut ini adalah panduan sederhana untuk mengetahui kapan Anda harus segera mengganti peralatan kosmetik Anda.

Maskara

Masa simpan produk: 2-3 bulan

Kapan harus buang: Segera setelah anda menyadari maskara Anda keras, menggumpal, atau berbau aneh.

Untuk urusan maskara, tega tidak tega Anda harus bisa merelakan maskara kesayangan Anda jika usianya sudah berbulan-bulan. Pemakaian maskara yang buka tutup menjadi sarang tempat bakteri berkumpul seiring berjalannya waktu. Mungkin ini sebabnya Anda kerap mengeluhkan mata gatal dan memerah, atau bahkan sampai bintitan.

Tips: Jangan berbagi maskara untuk menghindari penyebaran bakteri. Jika diharuskan, selalu siap sedia aplikator sikat sekali pakai. Dan ingat, jangan lakukan dua kali celupan saat mengaplikasikan maskara.

Foundation, concealer, blush on cair

Masa simpan produk: 6-12 bulan

Kapan harus buang: Jika komponen cairan menjadi terpisah, atau jika warna memudar.

Produk kosmetik cair umumnya menggunakan bahan dasar air, tempat favorit bakteri untuk berkembang biak. Jika dibiarkan tertutup, jenis produk ini bisa awet hingga tahunan, namun begitu segel dibuka, lebih baik rutin mengganti produk kesayangan Anda setiap 6-12 bulan.

Tips: Simpan kosmetik cair Anda dalam suhu ruangan dan di tempat kering, jauhkan dari panas langsung dan tempat lembap.

Lipstik & lipgloss

Masa simpan produk: lipstik 2 tahun, lipgloss 1 tahun

Kapan harus buang: Jika lipstik Anda mengering dan terasa kesat saat diaplikasikan, atau jika lipgloss terasa sangat lengket tidak biasa. Lipstik dan lipgloss mengandung minyak yang akan mulai berbau seiring waktu.

Kandungan air dalam lipstik terbilang rendah, hampir tidak ada, namun kontaminasi bakteri tetap mungkin terjadi karena penggunaan produk yang rutin di area bibir. Belum lagi jika Anda termasuk orang yang suka mencoba berbagai macam tester lipstik di counter makeup.

Tips: Coba-coba warna lipstik tidak ada salahnya, tapi jangan pernah mengaplikasikan produk langsung di bibir. Tes warna yang menurut Anda menarik di punggung tangan, atau minta aplikator sekali pakar kepada pramuniaga.

Bedak, eyeshadow padat, blush on padat

Masa simpan produk: 2 tahun, eyeshadow padat 3 bulan

Kapan harus buang: Bedak dan segala macam produk padat akan berubah tekstur menjadi lebih kering dan serbuk kasar

Produk bubuk dan padat mengandung sedikit kadar air dari ekstrak botani yang berisiko menjadi sasaran empuk bakteri untuk berkembang biak. Sama halnya dengan maskara, produk eyeshadow rentan sebagai tempat bakteri tumbuh dan penyebarannya.

Catatan: blush dan eyeshadow dalam bentuk krim harus diganti setiap 1 tahun.

Tips: Sering-sering cuci kuas makeup Anda dengan sabun khusus atau sabun antiseptik yang dijual bebas di pasaran.

Kuteks

Masa simpan produk: 1-2 tahun

Kapan harus buang: Jika cairan terlihat menggumpal dan lengket saat diaplikasikan, atau cairan dalam kemasan terlihat terpisah dan tidak bercampur lagi setelah dikocok.

Tips: Untuk memperpanjang usia kuteks, gunakan pengencer cat kuku (nailpolish thinner).

Parfum

Masa simpan produk: 8-10 tahun

Kapan harus buang: Saat Anda menyadari parfum berbau aneh, tidak seperti biasanya, atau warna cairan memudar.

Tips: Cahaya terang akan mengoksidasi parfum dalam botol, mengubah komponen kimia menjadi berbau apek dengan lebih cepat. Simpan parfum di tempat sejuk dan gelap.

Lotion

Masa simpan produk: 2 tahun

Kapan harus buang: jika ada perubahan warna, bau, atau tekstur.

Tips: pilih produk dengan botol pompa daripada dalam wadah atau tube untuk menghindari risiko penyebaran bakter melalui udara. Botol pompa membuat isi kemasan jauh lebih awet.

Kuas makeup

Masa simpan produk: tahunan

Kapan harus buang: Saat bulu-bulu kuas mulai kusut tidak beraturan, rontok, atau bentuk bulu berubah.

Koleksi kuas makeup Anda, baik produk drugstore atau high-end, akan awet hingga bertahun-tahun dan tidak perlu sering menggantinya asalkan kuas tetap berfungsi dengan baik. Busa makeup, misalnya sponge blush atau bedak, harus diganti setiap dua kali pakai (satu kali di setiap sisi), kecuali beauty blender yang terbukti tahan lama dan mudah untuk dibersihkan.

Tips: rajin cuci kuas makeup Anda dua minggu sekali, atau gunakan brush sanitizer khusus yang bisa Anda semprotkan setiap kali habis menggunakan kuas. Untuk penyimpanan, dirikan kuas makeup dengan bulu-bulu menghadap ke atas dalam wadah yang cukup luas agar koleksi kuas Anda tidak mudah berubah akibat terlalu sesak dan tumpang tindih.

BACA JUGA:

Kalkulator BMI

Benarkah berat badan Anda sudah ideal?

Ayo Cari Tahu!
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Baca Juga:

    Yang juga perlu Anda baca

    9 Cara Alami Memanjangkan Bulu Mata Supaya Lebih Lentik

    Tidak semua orang ingin melakukan extension bulu mata. Namun Anda bisa memanjangkan bulu mata dengan cara yang aman dan murah meriah.

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Ajeng Quamila
    Hidup Sehat, Kecantikan 26 November 2020 . Waktu baca 6 menit

    Siku Kering? Ini 6 Cara Efektif untuk Mengatasinya

    Siku kering hingga berwarna putih bukan hanya merusak penampilan, tapi juga kadang membuat tidak nyaman. Begini cara mengatasinya.

    Ditulis oleh: Priscila Stevanni
    Hidup Sehat, Tips Sehat 26 November 2020 . Waktu baca 4 menit

    Tak Hanya Memutihkan Kulit, Ini 6 Manfaat Bengkoang Bagi Kesehatan

    Siapa yang suka makan bengkoang? Nyatanya, kandungan dan manfaat bengkoang sangat baik untuk kesehatan tubuh. Apa saja manfaatnya?

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Novita Joseph
    Hidup Sehat, Kecantikan 25 November 2020 . Waktu baca 4 menit

    Benarkah Vitamin C Bisa Membuat Warna Kulit Lebih Cerah?

    Banyak orang menjalani suntik vitamin C dan memakai produk berbahan vitamin C untuk memutihkan kulit. Tapi apa benar vitamin C bisa mencerahkan kulit?

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
    Hidup Sehat, Kecantikan 24 November 2020 . Waktu baca 4 menit

    Direkomendasikan untuk Anda

    krim perontok bulu

    Menggunakan Krim untuk Menghilangkan Bulu, Amankah?

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Novita Joseph
    Dipublikasikan tanggal: 1 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit
    mood swing saat menstruasi

    Tips Mengendalikan Mood Swing Saat PMS

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: dr. Elita Mulyadi
    Dipublikasikan tanggal: 30 November 2020 . Waktu baca 4 menit
    krim muka dari dokter bikin ketagihan

    Sederet Fungsi Vitamin B untuk Kecantikan

    Ditulis oleh: Tiara Putri
    Dipublikasikan tanggal: 29 November 2020 . Waktu baca 5 menit
    bentuk anatomi vagina

    Panduan Lengkap Seputar Anatomi Vagina

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Ajeng Quamila
    Dipublikasikan tanggal: 26 November 2020 . Waktu baca 6 menit