Olahraga, Cara Paling Mudah dan Murah Agar Hidup Lebih Bahagia

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 12 Januari 2018 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Setiap orang tentu pernah lelah, stres, dan merasa tidak bahagia akibat berbagai tekanan yang harus dihadapi. Nah, tahukah Anda untuk menghalau hal-hal tersebut, ada cara yang mudah dan tidak membutuhkan biaya besar? Ya, cukup dengan olahraga, Anda bisa membangun pikiran yang lebih positif dan bahagia. Namun, sebenarnya bagaimana bisa olahraga bikin bahagia? Ini dia penjelasannya.

Benarkah olahraga bikin bahagia?

Ketika kita berolahraga, akan terjadi peningkatan hormon endorfin. Istilah hormon endorfin pertama kali ditemukan pada tahun 1970 oleh Roger Gulemin dan Andrew W. Hormon ini berfungsi sebagai neurotransmiter (pembawa sinyal-sinyal pada sistem saraf manusia), diproduksi oleh kelenjar pituitari dan memiliki struktur yang unik menyerupai morfin sehingga endorfin juga memiliki kemampuan untuk mengurangi rasa sakit.

Hormon endorfin inilah yang menjadi kunci mengapa olahraga bikin bahagia sekaligus menurunkan kadar stres Anda.

Selain meningkatkan hormon endorfin, olahraga ternyata juga dapat meningkatkan hormon dopamin, serotonin, dan triptofan. Dopamin sering kali disebut hormon kebahagiaan, karena memang akan menyebabkan seseorang merasa bahagia. Sedangkan serotonin berfungsi untuk mengatur emosi, daya ingat, dan menurunkan kadar stres pada tubuh akibat kelelahan fisik.

Dopamin dan serotonin kemudian akan bekerja sama dalam mengatur mood seseorang dan menimbulkan perasaan senang serta menciptakan pikiran-pikiran positif pada diri Anda. Hal ini tentu akan sangat bagus bagi kehidupan sosial dan karier Anda. Melakukan olahraga secara teratur dapat meningkatkan produksi dan metabolisme serotonin pada korteks otak dan batang otak.

Apakah ada manfaat unik lain dari olahraga?

Selain itu, ternyata berolahraga juga memiliki dampak positif lainnya. Olahraga rutin bisa membantu dalam penanganan masalah kejiwaan, mendukung pemulihan dari cedera pada otak, dan membantu mencegah penyakit neurodegeneratif seperti Alzheimer.

Olahraga juga dapat menurunkan risiko penyakit kronis seperti penyakit jantung, stroke, dan diabetes. Hal ini disebabkan karena penyakit-penyakti kronis akan meningkat risikonya bila berat badan Anda berlebihan. Dengan olahraga teratur, berat badan Anda akan lebih terjaga sehingga Anda terhindar dari obesitas.

Di samping olahraga bikin bahagia, kegiatan ini juga sering kali digunakan untuk mengurangi depresi. Mereka yang aktif berolahraga ternyata memiliki penurunan dalam tingkat kecemasan, stres dan depresi. Bahkan berolaharga juga dapat digunakan untuk salah satu terapi bagi mereka yang mengalami depresi tingkat ringan hingga sedang jika dipadukan dengan konseling dan jadwal tidur yang benar.

Panduan awal untuk berolahraga bagi pemula

  • Sebelum¬†memulai dan sesudah selesai melakukan olahraga jangan lupa untuk melakukan pemanasan, kira-kira selama 5-10 menit.
  • Saat Anda melakukan pemanasan dan peregangan, lakukan secara perlahan, kira-kira sekitar 20-30 detik.
  • Anda dapat mencoba melakukan jalan sehat yang dimulai dengan tempo lambat. Tingkatkan kecepatan berjalan Anda secara bertahap.
  • Cobalah lakukan senam aerobik tiga kali setiap minggu dengan durasi 20-60 menit setiap kalinya.
  • Bila Anda sudah mulai terbiasa berolahraga, Anda dapat melakukan olahraga yang lebih berat seperti bersepeda, berenang, bermain basket, menari, atau mendaki gunung.
  • Jangan lupa minum air putih sebelum, saat, dan sesudah Anda olahraga.
  • Anda dapat mengajak teman, keluarga, atau pasangan untuk melakukan olahraga bersama agar lebih bersemangat.
  • Pilih naik tangga daripada naik lift atau eskalator. Bila gedung kampus, sekolah, atau kantor Anda terlalu tinggi, Anda bisa naik sampai lantai tiga atau empat dulu, baru kemudian lanjutkan dengan lift.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Waktu Paling Sehat untuk Minum Kopi Ternyata Bukan Pagi Hari

Anda penggemar kopi? Kapan Anda biasanya minum kopi? Jika jawabannya pagi hari, Anda salah waktu. Cari tahu waktu efektif minum kopi di artikel ini.

Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Hidup Sehat, Fakta Unik 29 September 2020 . Waktu baca 4 menit

Cara Mudah Ukur Kebugaran Jantung dan Paru, Tak Perlu Periksa ke Rumah Sakit

Cepat lelah dan kehabisan napas bisa jadi tanda kebugaran jantung dan paru-paru Anda kurang baik. Tapi bagaimana cara mengukurnya? Simak di sini!

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Fauzan Budi Prasetya
Kebugaran, Hidup Sehat 29 September 2020 . Waktu baca 4 menit

6 Tips Membantu Pasangan yang Malu Berhubungan Intim

Mau coba hal-hal baru di ranjang, tapi pasangan Anda malu berhubungan intim? Tenang, Anda bisa membangkitkan kehidupan seks Anda dengan beragam cara ini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Seks & Asmara 28 September 2020 . Waktu baca 4 menit

Begini Cara Menggunakan Tongkat Kruk yang Benar Saat Sedang Cedera Kaki

Ketika Ada mengalami cedera kaki, mungkin Anda akan diminta untuk menggunakan tongkat penyangga (kruk) untuk berjalan. Lalu bagaimana cara menggunakannya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Hidup Sehat, Tips Sehat 28 September 2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

kepribadian introvert ekstrovert kesehatan

Apakah Kepribadian Anda Introvert atau Ekstrovert? Ini Pengaruhnya untuk Kesehatan

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Dipublikasikan tanggal: 30 September 2020 . Waktu baca 4 menit
gangguan pencernaan anak

Gangguan Pencernaan yang Sering Dialami Bayi dan Anak-Anak

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Dipublikasikan tanggal: 30 September 2020 . Waktu baca 10 menit
Seks dengan Lampu Menyala

6 Alasan Seks Lebih Menyenangkan dengan Lampu Menyala

Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 29 September 2020 . Waktu baca 4 menit
teh tanpa kafein

3 Jenis Teh yang Tidak Mengandung Kafein

Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 29 September 2020 . Waktu baca 4 menit