Inil Alasan Kenapa Berolahraga Sebaiknya Sambil Mendengarkan Musik

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 7 September 2017 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Musik sepertinya telah menjadi bagian dari hidup kita. Ada yang mulai mendengarkan suatu lagu sejak terbangun dari tidur, ada juga yang mendengarkan lagu saat dalam perjalanan dari rumah ke kantor dan sebaliknya. Beberapa lagu juga bisa memompa semangat, sehingga banyak orang yang selalu mendengarkan musik saat olahraga. Tapi ternyata pengaruh musik saat olahraga tak sekadar memberi dorongan semangat saja.

Apa dampak mendengarkan musik saat rolahraga?

Suatu penelitian mengenai pengaruh tempo musik terhadap olahraga, dilakukan selama 10 tahun oleh seorang ahli musik dan olahraga dari Brunel University, Costas Karageorghis. Ia mengungkapkan bahwa pemilihan lagu untuk olahraga dengan tempo yang tepat, dapat meningkatkan pengaruh positif dari olahraga itu sendiri, meningkatkan efisiensi gerakan selama berolahraga, dan memperkuat ketahanan Anda dalam berolahraga. 

Penelitian ini juga menemukan bahwa musik dengan tempo yang cepat, akan lebih sesuai dengan olahraga yang memiliki intensitas tinggi. Berikut beberapa hal yang terjadi saat Anda mendengarkan lagu sambil berolahraga:

Merasa lebih positif

Musik dapat membuat Anda merasa lebih positif meski dalam keadaan yang mengharuskan Anda untuk berjuang sangat keras. Sebagian besar atlet masih merasa gugup saat akan mengikuti suatu perlombaan. Bila mereka mendengarkan musik, ini dapat mengurangi perasaan gugupnya ini hingga 10 persen. Seperti Anda merasa telah bersepeda selama 40 menit, saat sebenarnya Anda telah bersepeda selama 60 menit. Musik membantu Anda menghalangi rasa gugup yang timbul.

Menstabilkan detak jantung setelah olahraga

Setelah melakukan suatu olahraga, biasanya detak jantung Anda akan meningkat. Mendengarkan lagu untuk olahraga dengan tempo yang lambat, akan mampu mengurangi kecepatan detak jantung Anda setelah olahraga hingga 90 detakan per menit. Perlahan kondisi dan kekuatan Anda pun turut pulih dan aman untuk melanjutkan aktivitas lain.

Bagaimana memilih lagu untuk olahraga yang tepat?

Berikut beberapa syarat untuk menentukan suatu lagu yang sesuai dengan olahraga Anda:

  • Awali dengan tempo lambat. Tempo lambat tidak akan terlalu menghabiskan energi Anda, malah justru akan menenangkan Anda sebelum Anda memulai olahraga. Terlebih bila lagu untuk olahraga tersebut memiliki aransemen maupun lirik yang memotivasi.
  • Sesuaikan dengan detak jantung. Musik yang memiliki tempo senada, paling tidak hanya lebih cepat lima persen dari detak jantung Anda, akan membuat olahraga Anda jadi lebih optimal.
  • Sesuai dengan irama olahraga. Teknik ini akan membantu Anda mengendalikan gerakan-gerakan yang Anda lakukan, sehingga mengurangi terbuangnya simpanan oksigen dalam tubuh, yang sebenarnya Anda butuhkan selama berolahraga.

Yang perlu diwaspadai jika mendengarkan musik saat olahraga

Sering mendengarkan lagu yang terlalu kencang dengan earphone saat berolahraga dapat membuat telinga Anda menjadi lebih sensitif, terutama setelah melakukan olahraga dengan intensitas tinggi. Pada beberapa kasus, fokus Anda justru teralih ke lagu untuk olahraga yang sedang Anda dengarkan, dibandingkan dengan dengan olahraga yang sedang Anda lakukan. Kondisi ini akan dapat mengancam jiwa bila Anda melakukannya pada saat Anda sedang menyeberang jalan di sela-sela jogging. Bila saat Anda menggunakan earphone Anda jadi tidak bisa mendengar seorang teman memanggil Anda, sebaiknya segera kecilkan volume musik Anda.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy

Yang juga perlu Anda baca

Mana yang Lebih Sehat Buat Payudara: Bra Biasa Atau Berkawat?

Saat memilih bra, Anda mungkin bimbang antara bra kawat atau bra biasa tanpa kawat. Yuk, simak pertimbangan dari para ahli berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Fakta Unik 13 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit

Apa Bedanya Eksim Basah dan Eksim Kering?

Eksim adalah kondisi peradangan kulit yang membuat kulit gatal, memerah, dan pecah-pecah. Lantas, apa bedanya eksim kering dan eksim basah?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Novita Joseph
Kesehatan Kulit, Dermatitis 8 Oktober 2020 . Waktu baca 7 menit

5 Penyebab Telinga Gatal dan Cara Mengobatinya

Jika telinga Anda gatal, jangan digaruk atau dicungkil dengan jari. Ketahui dulu, penyebab telinga gatal, baru Anda akan tahu bagaimana cara mengatasinya.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Hidup Sehat, Fakta Unik 7 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit

6 Efek Samping Aromaterapi yang Harus Diwaspadai

Terlepas manfaatnya bagi tubuh, romaterapi ternyata menyimpan efek buruk yang dapat merugikan kesehatan. Simak efek samping aromaterapi berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Hidup Sehat, Fakta Unik 6 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

kejang otot

Kenali Kejang Otot, Mulai dari Gejala, Penyebab dan Cara Mengatasinya

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Dipublikasikan tanggal: 19 Oktober 2020 . Waktu baca 7 menit
kram otot

Kenali Penyebab yang Mungkin Membuat Anda Mengalami Kram Otot

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Dipublikasikan tanggal: 19 Oktober 2020 . Waktu baca 6 menit
persiapan naik gunung

7 Hal yang Harus Anda Persiapkan Sebelum Naik Gunung

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 15 Oktober 2020 . Waktu baca 7 menit
apa itu intuisi

Dari Mana Datangnya Intuisi? Dan Kenapa Harus Kita Turuti?

Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 13 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit