Berapa Banyak Air yang Harus Diminum Setelah Olahraga?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 7 September 2017 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Minum air setelah olahraga tentunya sudah menjadi naluri bagi semua orang. Namun, minum air ini bukan hanya penting dilakukan setelah berolahraga saja. Pasalnya, kurang cairan saat berolahraga bisa menyebabkan pusing, sakit kepala, kram, dan kondisi kesehatan lainnya. Dengan semakin banyaknya cairan yang diminum, tubuh akan semakin bertenaga dan berstamina untuk melanjutkan aktivitas.

Lantas, berapa banyak air yang harus diminum saat olahraga? Yuk, simak jawabannya di bawah ini.

Berapa banyak air yang harus diminum?

Hal pertama yang harus dipertimbangkan dalam menentukan jumlah minum air setelah olahraga adalah dengan menyeimbangkan seberapa banyak tubuh kehilangan cairan. Berkurangnya berat badan bukan berarti mengindikasikan berkurangnya lemak dalam tubuh, melainkan berkurangnya cairan dari tubuh.

Idealnya, Anda harus minum 250 ml air dalam waktu 30 menit setelah berolahraga. Dan untuk setiap 0,5 kg berat badan yang berkurang, Anda harus menggantinya dengan 450 sampai 500 ml air mineral.

Begitupun sebaliknya, coba minum air putih sebelum berolahraga untuk mencegah dehidrasi. Petunjuk umum menunjukkan, bahwa 2 atau 3 jam sebelum berolahraga Anda disarankan untuk minum sebanyak 500l sampai 600 ml air.

Anda juga harus minum air sebanyak 200 ml sampai 300 ml setiap 10-20 menit selama latihan atau olahraga. Lakukan dan coba minum air sedikit demi sedikit sampai berat badan kembali seperti sebelum olahraga.

Penjelasan di atas tersebut hanya perkiraan kasarnya saja. Namun, seberapa banyak air yang harus diminum biasanya tergantung pada usia, jenis kelamin, seberapa banyak Anda harus minum, tinggi dan berat badan, intensitas berolahraga, dan berapa lama Anda berolahraga. Umumnya, orang yang berkeringat banyak mungkin lebih memerlukan minum yang lebih banyak juga.

Bolehkah minum air setelah olahraga dengan sebanyak-banyaknya?

Meski minum air setelah olahraga adalah hal yang wajib untuk dilakukan, minum air putih terlalu banyak dapat menyebabkan hiponatremia. Apa itu hiponatremia? Hiponatremia adalah kondisi yang terjadi ketika darah Anda menjadi encer karena terlalu banyak minum air sehingga kadar natrium darah Anda turun drastis. Hal ini jarang terjadi pada orang dengan aktivitas normal, tapi terkadang terjadi pada atlet seperti pelari maraton yang mengonsumsi air sangat banyak selama dan sesudah berolahraga.

Kondisi hiponatremia ini bisanya menyebabkan kebingungan, kelemahan, agitasi, dan kejang. Dalam kasus yang ekstrim, kematian bisa saja terjadi. Gejala awal hiponatremia meliputi mual, dan kram otot. Gejala ini juga bisa meniru gejala dehidrasi dengan membuat Anda minum air lebih banyak, seperti kasus para atlet.

Hiponatremia adalah keadaan darurat medis, dan memerlukan perawatan segera. Salah satu cara untuk mencegah hiponatremia adalah bisa dengan mengganti cairan tubuh yang hilang dengan minuman yang mengandung elektrolit.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

3 Hal yang Membuat Seks Tidak Lagi Terasa Memuaskan, dan Cara Mengatasinya

Lama-lama, seks bisa jadi membosankan. Apakah artinya sudah tak saling cinta lagi? Bisakah hubungan suami istri terasa nikmat seperti dulu lagi?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Hidup Sehat, Seks & Asmara 24 September 2020 . Waktu baca 4 menit

5 Hal yang Harus Anda Lakukan Ketika Menyaksikan Bullying

Anda sering melihat bullying tapi tidak tahu harus berbuat apa? Anda ingin menolong korban tapi takut? Cari tahu di sini apa yang harus Anda lakukan!

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Hidup Sehat, Psikologi 24 September 2020 . Waktu baca 5 menit

Apakah Posisi Kencing Berdiri Berbahaya untuk Kesehatan?

Kencing dengan posisi berdiri kerap dilakukan pria, tapi mereka yang mengidap gangguan saluran kemih justru dilarang. Apa alasannya?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Novita Joseph
Urologi, Kandung Kemih 24 September 2020 . Waktu baca 5 menit

Kenapa Cuaca Dingin Bikin Rematik Kumat dan Bagaimana Mengatasinya?

Istilah 'dingin sampai menusuk tulang' bisa terjadi pada penderita rematik Nyeri sendi akibat rematik kambuh bisa disebabkan oleh cuaca, bagaimana bisa?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Hidup Sehat, Tips Sehat 24 September 2020 . Waktu baca 3 menit

Direkomendasikan untuk Anda

pasangan malu berhubungan intim

6 Tips Membantu Pasangan yang Malu Berhubungan Intim

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 28 September 2020 . Waktu baca 4 menit
cedera kaki pakai tongkat kruk

Begini Cara Menggunakan Tongkat Kruk yang Benar Saat Sedang Cedera Kaki

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 28 September 2020 . Waktu baca 4 menit
psoriasis kuku

Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasi Psoriasis pada Kuku

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 28 September 2020 . Waktu baca 7 menit
ensefalopati uremikum

Ensefalopati Uremikum, Komplikasi Gangguan Ginjal yang Menyerang Otak

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 25 September 2020 . Waktu baca 4 menit