Catat, Berikut 8 Jenis Obat yang Bisa Membuat Mulut Kering

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum

Obat bisa menjadi salah satu penyebab mulut kering. Saat mulut mengering, produksi air liur pun otomatis berkurang. Berikut ini daftar obat yang bisa membuat mulut Anda menjadi kering.

Daftar obat yang menyebabkan mulut kering

minum obat melebihi dosis

1. Antibiotik

Antibiotik berguna untuk menghilangkan infeksi akibat bakteri di dalam tubuh. Namun, antibiotik bisa memicu mulut menjadi kering. Biasanya antibiotik yang digunakan untuk mengobati radang paru, bronkitis, sinus, dan infeksi kulit inilah yang bisa menyebabkan mulut kering.

2. Antidepresan

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa antidepresan trisiklik dan inhibitor monoamine oksidase bisa menyebabkan produksi air liur berkurang. Keduanya merupakan obat untuk mengatasi penyakit Parkinson.

3. Bronkodilator

Bronkodilator merupakan kumpulan obat yang digunakan untuk mengatasi penyakit paru. Bronkodilator mengandung agonis beta 2 atau antikolinergik yang bisa menghambat produksi lendir dan air liur di dalam mulut. Akibatnya, mulut terasa kering dan bibir pun mengalami pecah-pecah.

4. Obat diare

Meski bisa mengurangi kontraksi otot polos dan meredakan kejang, obat diare juga memiliki efek samping. Salah satu efeknya yaitu menyebabkan mulut menjadi kering. Untuk itu, Anda perlu minum lebih banyak air agar tubuh tetap terhidrasi dengan baik dan mulut tidak kering.

5. Antihistamin

Antihistamin adalah obat yang membantu meringankan pilek, mata berair, dan alergi. Namun, obat ini menghambat sistem saraf parasimpatik untuk mengatur jaringan tubuh yang tidak disadari. Kondisi ini akhirnya mengakibatkan produksi air liur di dalam mulut berkurang.

6. Obat penghilang rasa sakit

Obat penghilang rasa sakit dari golongan narkotika dan opioid bisa merangsang penyerapan cairan dan elektrolit di dalam tubuh. Akibatnya, cairan yang tersisa di dalam mulut lebih sedikit dari biasanya dan membuatnya terasa kering.

7. Diuretik

Diuretik adalah obat yang membantu mengurangi jumlah air dan garam di dalam tubuh. Caranya dengan mengeluarkan kedua komponen ini melalui urine (air kencing). Jika Anda minum obat diuretik dengan dosis tinggi, cairan yang dikeluarkan pun akan semakin banyak. Berkurangnya cairan tubuh ini kemudian disertai dengan penurunan aktivitas kelenjar ludah. Akibatnya, mulut memproduksi lebih sedikit air liur.

8. Obat antihipertensi

Obat antihipertensi (obat darah tinggi) seperti alpha blocker dan beta blocker ternyata bisa menghambat produksi air liur. Selain itu, inhibitor ACE yang digunakan untuk mengatasi darah tinggi sekaligus diabetes dan ginjal juga ternyata bisa membuat mulut lebih kering dari biasanya.

Bila Anda mengonsumsi obat-obatan di atas dan mengalami mulut kering, konsultasikan ke dokter. Dokter mungkin akan menyesuaikan lagi dosisnya atau mengganti obat Anda.

Baca Juga:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca