Pentingnya Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut di Masa Pandemi

Ini adalah artikel sponsor. Informasi selengkapnya mengenai Kebijakan Pengiklan dan Sponsor kami, silakan baca di sini.

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 30 Juli 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Gangguan kesehatan bisa datang kapan saja. Hal ini menjadi lebih berat karena situasi dan kondisi pandemi COVID-19 yang sedang melanda. Lebih lengkapnya, berikut beberapa alasan mengapa penting untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut di masa sekarang ini.

Apa yang dihadapi ketika kesehatan gigi dan mulut terganggu selama pandemi?

Pandemi COVID-19 yang hingga sekarang masih berlanjut menjadi alasan lain mengapa Anda harus selalu rutin menjaga kesehatan dan kebersihan gigi.

Terbatasnya fasilitas kesehatan

dokter melawan COVID-19

Fasilitas kesehatan termasuk klinik, rumah sakit, hingga puskesmas membatasi setiap kunjungan pasien yang ingin berobat, termasuk klinik yang menangani masalah pada gigi dan mulut.

Menurut American Dental Association, beberapa klinik dapat menerima kunjungan pasien yang dalam keadaan darurat dan tetap dengan prosedur kesehatan seperti:

  • Anda kemungkinan besar perlu membuat jadwal terlebih dahulu dan kemudian klinik akan memastikan kondisi kesehatan Anda.
  • Anda tetap perlu melakukan upaya pencegahan virus seperti memakai masker, sarung tangan, dan menjaga jarak.
  • Klinik atau fasilitas kesehatan pada umumnya menyediakan hand-sanitizer, manfaatkan hal ini setiap kali melakukan kontak dengan permukaan yang sering disentuh orang banyak.

Mengatasi masalah pada gigi sendiri di rumah

obat sakit gigi berlubang

Berdasarkan sebuah jurnal yang diterbitkan pada April 2020, kebutuhan akan perawatan gigi hanya menurun sebanyak 38 persen. Hal ini menandakan bahwa masyarakat masih sangat membutuhkan bantuan dokter gigi bahkan di tengah pandemi ini.

Di sisi lain, dikarenakan klinik dan dokter gigi belum dapat beroperasi secara normal, tidak jarang antrian jadi menumpuk dan menyebabkan Anda untuk sementara menghadapi sendiri masalah pada gigi dan mulut.

Apabila hal ini Anda alami, langkah perawatan yang dapat dilakukan adalah dengan rutin menjaga kesehatan gigi dengan cara yang baik dan benar.

Tips menjaga kesehatan gigi dan mulut selama pandemi

jenis obat kumur

Untuk menghindari terjadinya masalah pada gigi dan mulut, menjaga kebersihannya merupakan suatu keharusan. Dengan kondisi gigi dan mulut yang sehat, Anda tidak perlu pergi ke dokter sehingga bisa terhindar dari risiko terpapar virus COVID-19.

Berikut beberapa tips yang Anda lakukan dalam upaya menjaga kesehatan gigi dan mulut selama pandemi:

Menyikat gigi secara rutin dengan teknik yang benar

Berdasarkan edaran yang diterbitkan Kemenkes RI tahun 2018, Anda disarankan untuk menyikat gigi dua kali dalam sehari, yaitu setelah sarapan pagi dan sebelum tidur malam.

Dalam hal pemilihan sikat gigi, terdapat beberapa jenis, yakni yang memiliki bulu soft, medium, atau hard. Pilihlah yang sesuai dengan kekuatan menyikat dan kondisi gigi Anda sendiri.

Namun, Anda disarankan untuk menghindari bulu sikat yang hard atau keras karena dapat berdampak pada kerusakan gusi, akar, dan lapisan pelindung gigi (enamel), terutama jika menyikat terlalu kencang.

Memilih pasta gigi yang mengandung fluorida

Tidak ada merek tertentu yang secara spesifik dianjurkan untuk Anda. Namun, pastikan untuk membaca setiap kandungan yang terdapat di dalamnya dan disarankan harus mengandung fluorida.

Fluorida dapat berguna untuk melindungi gigi untuk membantu mencegah karies dan kerusakan pada gigi.

Lengkapi kebiasaan membersihkan gigi dengan mouthwash/obat kumur

Mouthwash atau obat kumur biasanya digunakan setelah Anda selesai menggosok gigi dengan tujuan untuk menjaga kesehatan gigi dengan optimal. Hal ini dikarenakan fungsi dari mouthwash/obat kumur adalah untuk membersihkan area dalam yang tidak terjangkau oleh sikat gigi. Pilih mouthwash atau obat kumur yang mengandung 4 essential oil untuk bantu kurangi 99.9% kuman penyebab masalah mulut.

Selain itu, obat kumur juga dapat digunakan untuk membantu menetralkan asam dalam mulut dan juga dapat membantu memperkuat struktur gigi.

Anda juga dapat menggunakan benang gigi (flossing) untuk membantu membersihkan makanan yang tertinggal di sela-sela gigi.

Kombinasi obat kumur dan flossing juga dapat membantu mencegah Anda mengalami bau mulut.

Mengurangi dan menghindari asupan gula dan asam

Makanan dan minuman yang tinggi akan gula dan asam seperti permen, minuman berkarbonasi, dan soda dapat dengan mudah membuat zat asam dalam mulut meningkat. Oleh karena itu, kurangi mengonsumsi makanan jenis ini.

Menjaga jarak dengan orang lain merupakan tindakan pencegahan menyebarnya coronavirus. Oleh karena itu, tetap jaga kebersihan dan kesehatan agar tidak memerlukan kunjungan ke klinik atau rumah sakit yang biasanya dipadati banyak orang.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Dampak Jangka Panjang Setelah Pasien Sembuh dari COVID-19

Beberapa studi melaporkan banyak pasien COVID-19 mengalami dampak jangka panjang, terlepas berat atau ringannya infeksi yang dialami.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Coronavirus, COVID-19 22 September 2020 . Waktu baca 4 menit

Kasus Pasien COVID-19 Bunuh Diri dan Kesehatan Mental Selama Pandemi

Beberapa kasus pasien COVID-19 yang bunuh diri menandakan penanganan COVID-19 juga membutuhkan penanganan perhatian khusus pada kesehatan mental pasien.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Coronavirus, COVID-19 22 September 2020 . Waktu baca 5 menit

Klaster Penularan COVID-19 di Perkantoran Terus Bertambah, Apa yang Salah?

Memasuki new normal, angka penularan COVID-19 klaster perkantoran terus bertambah. Data terbaru mencatat setidaknya ada 90 klaster perkantoran di Jakarta.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Coronavirus, COVID-19 21 September 2020 . Waktu baca 5 menit

Kortikosteroid dan Keampuhannya Menyelamatkan Pasien COVID-19 Gejala Berat

Obat kortikosteroid terbukti ampuh menyelamatkan pasien COVID-19 dari keadaan kritis. Beberapa bukti ilmiah membuat obat ini dapat digunakan secara luas.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Coronavirus, COVID-19 21 September 2020 . Waktu baca 3 menit

Direkomendasikan untuk Anda

risiko penularan covid-19 banjir

Banjir dan Risiko Penularan COVID-19, Ancaman Dobel Bencana

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Dipublikasikan tanggal: 25 September 2020 . Waktu baca 6 menit
Indonesia bisa menjadi episentrum covid-19 dunia

Apakah Indonesia akan Menjadi Episentrum COVID-19 di Dunia?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Dipublikasikan tanggal: 23 September 2020 . Waktu baca 4 menit
thermo gun tidak merusak otak

Thermo Gun Tidak Merusak Saraf dan Otak, Cek Suhu di Dahi Lebih Akurat

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Dipublikasikan tanggal: 23 September 2020 . Waktu baca 4 menit
risiko indonesia menjadi episentrum, penularan covid-19 saat konser pilkada 2020

Izin Konser saat Pilkada, Seberapa Bahaya Penularan COVID-19 di Tengah Konser?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Dipublikasikan tanggal: 22 September 2020 . Waktu baca 4 menit