3 Hal Penting yang Menentukan Warna Feses Anda

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 26/11/2018 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Feses bisa berubah warna, lho, tidak cuma itu-itu saja. Terkadang berwarna cokelat, kekuningan, hijau, hingga hitam. Perubahan ini dipengaruhi oleh berbagai hal yang mungkin tidak Anda sadari. Oleh karena itu, jangan panik dulu. Berikut berbagai faktor yang membuat warna feses berubah.

Faktor penyebab warna feses berubah

Jangan langsung panik, warna feses yang berubah-ubah tidak selalu menandai masalah kesehatan tertentu. Walaupun memang penyakit tertentu bisa memengaruhi warna feses Anda. Berikut ini berbagai faktor yang membuat warna feses berubah.

1. Obat-obatan dan suplemen

obat analsik adalah

Obat-obatan dan suplemen  jenis tertentu biasanya bisa membuat warna feses Anda terlihat berbeda dari biasanya. Suplemen zat besi dan bismuth subsalisilat (Kaopectate, Pepto-Bismol) misalnya biasanya membuat warna feses menjadi hitam atau hijau. Sementara obat diare bisa membuat warna feses Anda berwarna putih atau pucat seperti tanah liat.

2. Makanan dan minuman

buah dan sayuran

Sudah bukan hal yang aneh bahwa makanan dan minuman bisa membuat feses Anda berubah warna. Sayuran hijau seperti bayam misalnya bisa membuat feses berwarna hijau. Sedangkan makanan yang berwarna oranye yang kaya akan pigmen beta karoten seperti wortel dan ubi jalar jika dikonsumsi terlalu banyak bisa membuat feses berwarna oranye. Sementara makanan dan minuman dari buah buat bit, tomat, dan buah naga bisa membuat feses berwarna merah seperti berdarah.

3. Kondisi dan masalah kesehatan tertentu

endapan kantong empedu

Kondisi dan masalah kesehatan tertentu bisa membuat warna feses berubah-ubah. Ambeien atau perdarahan di saluran usus bagian bawah misalnya bisa membuat feses berwarna merah terang. Hal ini karena feses bercampur dengan darah. Sedangkan perdarahan di saluran cerna bagian atas seperti lambung akan mengakibatkan feses Anda berwarna merah kehitaman.

Sementara itu, orang dengan penyakit Celiac biasanya memiliki feses yang berwarna kuning terang dengan tekstur berminyak. Ini karena tubuh tidak mampu mengolah protein yang disebut dengan gluten. Akibatnya, feses mengandung lemak berlebih karena adanya gangguan penyerapan.

Adanya masalah di empedu juga membuat feses bisa berubah warna menjadi putih pucat. Pasalnya, empedu menghasilkan pigmen bilirubin dan biliverdin. Kedua pigmen inilah yang membuat feses berwarna cokelat kekuningan. Maka dari itu, ketika produksi empedu berkurang maka feses pun kehilangan pigmen warna yang dibutuhkannya.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Tips Hidup Sehat Meski Tanpa Kantung Empedu

Setelah menjalani operasi pengangkatan kantung empedu, mungkinkan Anda bisa hidup tanpa kantung empedu dengan normal? Simak jawabannya di Hello Sehat.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Shylma Na'imah
Hidup Sehat, Tips Sehat 09/08/2019 . Waktu baca 4 menit

Normalkah Jika Feses Anak Berwarna Pucat Keabu-abuan?

Feses anak dapat berubah dari kuning cerah menjadi cokelat dan hijau. Ini normal terjadi. Bila feses anak berwarna abu-abu, normalkah?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Kesehatan Anak, Parenting 28/07/2019 . Waktu baca 3 menit

Sebaiknya Kapan Anak Perlu Melakukan Pemeriksaan Feses?

Masalah pada sistem pencernaan anak kadang tidak bisa dideteksi secara kasat mata. Salah satu cara yang bisa membantu yakni melalui pemeriksaan feses anak.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Parenting, Tips Parenting 21/06/2019 . Waktu baca 5 menit

Mengulik Prosedur Kolesistektomi, Operasi untuk Mengobati Batu Empedu

Batu empedu yang parah harus diobati dengan operasi. Yuk, ketahui lebih dalam proses operasi batu empedu ini sekaligus efek samping yang mungkin terjadi.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Hidup Sehat, Fakta Unik 08/06/2019 . Waktu baca 11 menit

Direkomendasikan untuk Anda

Konten Bersponsor
toilet training

Apakah Normal Jika BAB Anak Usia 2 Tahun Berwarna Hijau?

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 02/06/2020 . Waktu baca 4 menit
bahaya makan kotoran manusia

Bahaya Makan Kotoran Manusia Terhadap Kesehatan Tubuh

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 27/02/2020 . Waktu baca 5 menit
Merawat diri saat liburan

4 Cara Agar Berubah Menjadi Pribadi yang Lebih Baik Selepas Liburan

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Dipublikasikan tanggal: 23/12/2019 . Waktu baca 4 menit
aspirasi mekonium bayi keracunan air ketuban

Aspirasi Mekonium, Ketika Bayi Keracunan Air Ketuban yang Terkontaminasi Oleh Feses

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 16/08/2019 . Waktu baca 10 menit