Terus-terusan Muntah, Kapan Saya Harus Pergi ke Dokter?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 4 September 2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Ada banyak hal yang menyebabkan seseorang mengalami muntah-muntah. Jika muntahnya hanya sekali, umumnya tak ada yang perlu dikhawatirkan. Lain cerita jika Anda terus muntah seharian penuh hingga badan terasa lemas. Saat Anda sering muntah, sebaiknya segera pergi ke dokter untuk dicari tahu penyebabnya.

Kapan harus ke dokter saat sering muntah?

setelah muntah

Seorang gastroentrologis di Amerika Serikat, Brian Krish, MD., menyatakan jika Anda terus muntah secara tak terkendali selama lebih dari empat sampai lima jam, sebaiknya segera periksakan ke dokter. Pasalnya, jika dalam rentang waktu ini Anda sering muntah hingga beberapa kali tandanya ada yang tidak beres dengan tubuh.

Apalagi jika kondisi ini terjadi pada anak kecil atau lansia. Kedua kelompok usia ini sangat rentan mengalami dehidrasi. Dengan pergi ke rumah sakit, dokter akan bantu cegah dehidrasi parah dengan memberikan cairan infus dan obat mual, serta mengobati penyebab muntah yang Anda alami.

Perhatikan juga tanda-tanda lainnya. Segera cari pertolongan medis jika muntah yang dialami disertai dengan gejala seperti:

  • Sakit dada
  • Sakit perut parah atau kram
  • Penglihatan kabur
  • Linglung
  • Demam tinggi dan leher kaku
  • Sakit kepala parah yang belum pernah dirasakan sebelumnya
  • Muntah darah
  • Disertai gejala dehidrasi seperti haus berlebih, mulut kering, urine gelap, dan pusing saat berdiri

Jika tanda-tanda ini Anda rasakan, segera pergi ke ruang gawat darurat di rumah sakit terdekat.

Hal yang perlu dilakukan saat sering muntah

tidur nyenyak saat asma

Untuk menjaga kondisi tubuh tetap stabil saat Anda terus-terusan muntah, sebaiknya lakukan beberapa hal berikut ini seperti:

Beristirahat

Terlalu banyak aktivitas dan kurang istirahat bisa membuat rasa mual menjadi semakin buruk. Oleh karena itu, cobalah untuk berbaring santai untuk bantu memulihkan kondisi. Mintalah bantuan orang lain jika Anda membutuhkannya.

Minum cukup air

Agar tubuh tetap terhidrasi dengan baik, paksakan diri Anda untuk minum cukup air. Selain air putih, Anda juga bisa minum-minuman lain yang membuat rasa mual berkurang seperti air jahe, asam jawa, dan teh mint. Hal yang terpenting yaitu teruslah memasok tubuh dengan asupan cairan yang cukup agar tak dehidrasi.

Hindari pemicu mual dan muntah

Biasanya, tiap orang memiliki sensitivitas tertentu terhadap sesuatu yang membuatnya mual dan muntah. Ketika Anda sering muntah, cobalah untuk menghindari pemicunya. Misalnya, jika Anda sensitif terhadap bau, jauhi aroma yang membuat Anda mual seperti makanan tertentu, parfum, asap, dan lain sebagainya.

Makan makanan yang mudah dicerna

Saat Anda terus muntah, cobalah untuk makan makanan yang mudah dicerna usus. Pasalnya, sistem pencernaan Anda sedang terganggu. Selain itu, hindari makan makanan padat sampai sekitar enam jam setelah terakhir kali Anda muntah.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Pilihan Obat yang Ampuh untuk Meredakan Gejala Muntaber

Muntaber dapat menyebabkan komplikasi berupa dehidrasi. Tenang, ada beberapa obat yang bisa membantu meredakan gejala muntaber. Apa saja?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Gangguan Pencernaan, Health Centers 21 Mei 2020 . Waktu baca 6 menit

5 Penyebab Mulut Anda Terasa Pahit Saat Puasa

Penyebab mulut terasa pahit saat puasa biasanya tidak berbahaya. Bisa jadi, mulut terasa pahit karena Anda lalai melakukan hal yang satu ini! Apa ya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Hari Raya, Ramadan 19 Mei 2020 . Waktu baca 3 menit

4 Penyebab Kepala Anda Pusing Saat Puasa

Kepala pusing saat puasa pasti membuat Anda tidak nyaman. Tapi, apa penyebab kepala senut-senut saat sedang menjalani ibadah puasa? Apakah berbahaya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Hari Raya, Ramadan 3 Mei 2020 . Waktu baca 3 menit

Maag (Dispepsia)

Sakit maag adalah penyakit yang tak boleh disepelekan. Cari tahu gejala, penyebab, diagnosis, pengobatan, obat, serta cara mencegahnya di Hello Sehat.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Penyakit A-Z, Kesehatan A-Z 13 April 2020 . Waktu baca 13 menit

Direkomendasikan untuk Anda

mengatasi mual mencegah muntah

4 jenis Makanan dan Minuman yang Bisa Mengatasi Mual dan Mencegah Muntah

Ditulis oleh: Theresia Evelyn
Dipublikasikan tanggal: 14 Oktober 2020 . Waktu baca 3 menit
mual karena gugup

Kenapa Kita Merasa Mual Saat Sedang Gugup?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 21 Juni 2020 . Waktu baca 6 menit
mual setelah minum kopi

Sering Mual Setelah Minum Kopi? Ini Penyebab dan Tips Mengatasinya

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 20 Juni 2020 . Waktu baca 5 menit
minyak esensial

6 Jenis Minyak Esensial untuk Mengatasi Masalah Pencernaan

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 13 Juni 2020 . Waktu baca 4 menit