Ada Orang yang Bisa Berkeringat Darah! Apa Penyebabnya, Ya?

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum

Keringat pada dasarnya adalah air, yang mengandung sedikit jejak-jejak senyawa kimia seperti amonia, urea, dan sodium (garam). Namun ada sebuah kondisi super langka yang membuat seseorang mengeluarkan keringat darah. Seperti yang dialami oleh seorang wanita berusia 21 tahun asal Italia, yang berkeringat darah dari wajah dan telapak tangannya dalam 3 tahun terakhir. Kondisi ini disebut hematohidrosis. Apa penyebabnya, dan apakah ini berbahaya?

Apa itu hematohidrosis?

Hematohidrosis adalah kondisi langka yang membuat seseorang mengeluarkan keringat darah. Kondisi ini juga dikenal sebagai hematidrosis atau hemidrosis.

Seluruh tubuh bisa mengeluarkan keringat darah akibat hematohidrosis, tapi wajah dan dahi adalah tempat yang paling umum. Biasanya keringat darah akan berlangsung hanya sekitar satu sampai lima menit.

Dalam kasus hematohidrosis, darah yang merembes keluar dari kulit sehat dan tidak menunjukkan tanda-tanda luka terbuka, seperti layaknya berkeringat biasa. Beberapa orang mungkin juga bisa menangis darah.

Penyebab munculnya keringat darah

Penyebab pasti dari hematohidrosis tidak diketahui pasti, karena kondisi ini sangat jarang terjadi dan tidak dipahami dengan jelas. Dugaan teranyar saat ini adalah akibat aktivitas “penyempitan dan perlebaran” yang abnormal di pembuluh darah terdekat dengan kulit. Akibatnya, darah melewati kelenjar keringat di dekatnya.

Namun, hematohidrosis umumnya terjadi saat seseorang merasa sangat ketakutan atau stres. Kedua emosi negatif ini menyebabkan otak melepaskan hormon kortisol dalam jumlah banyak. Hal ini biasanya bersifat sementara dan tidak menyebabkan kerusakan kesehatan dalam jangka panjang. Namun, dalam kasus-kasus langka dapat menyebabkan pecahnya pembuluh darah kecil, sehingga darah dapat keluar melalui kelenjar keringat.

Selain itu, menurut Genetic and Rare Diseases Information Center (GARD) keluar keringat darah mungkin terkait dengan gangguan pendarahan seperti darah sulit membeku atau tekanan darah tinggi. Teori lain menduga bahwa hematohidrosis dapat disebabkan oleh purpura psikogenik. Purpura psikogenik adalah pendarahan spontan dan memar tanpa cedera atau penyebab lain yang diketahui.

Bagaimana mengatasi keringat darah?

Hematohidrosis tidak mengancam jiwa. Karena begitu sedikit yang diketahui tentang hematohidrosis, tidak ada panduan yang jelas mengenai bagaimana mengatasinya. Untuk menghentikan perdarahan dari permukaan kulit, perawatan biasanya meliputi manajemen stres dan mengelola emosi yang memicu gangguan tersebut.

Dokter mungkin melakukan berbagai tes diagnostik, untuk membantu mereka:

  • Memeriksa hitungan darah
  • Memeriksa jumlah trombosit
  • Mengesampingkan kemungkinan gangguan perdarahan

Beberapa dokter juga mungkin menyarankan untuk tes laboratorium untuk memeriksa fungsi ginjal dan hati Anda. Sampel urin dan feses juga mungkin dilakukan untuk memeriksa kelainan lain. Melakukan USG perut atau endoskopi saluran cerna Anda juga dapat membantu menyingkirkan kondisi lain.

Jika tes laboratorium tidak menemukan kelainan, dan jika Anda juga mengalami tekanan yang berlebihan, dokter Anda mungkin menyarankan perawatan untuk membantu Anda mengatasi rasa takut, stres, dan emosi lainnya. Ini bisa termasuk minum obat antidepresan atau obat anti kecemasan. Dokter Anda mungkin juga merekomendasikan psikoterapi.

Baca Juga:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca