Bolehkah Makan Yogurt dan Minum Susu Berbarengan di Satu Waktu?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 28 September 2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Yogurt dan susu merupakan sumber protein yang baik. Satu gelas (8 ons/240 ml) susu sapi standar mengandung sekitar 7,7 gram protein. Dengan takaran serupa, satu porsi yogurt plain mengandung sekitar 7,9 gram protein. Keduanya pun termasuk makanan tinggi kalsium yang baik untuk kekuatan tulang dan gigi. Lantas, apakah boleh minum susu campur yogurt dalam satu waktu untuk mendapatkan manfaatnya berkali lipat?

Minum susu campur yogurt, benarkah lebih sehat dan bermanfaat?

Tidak ada salahnya untuk minum susu campur yogurt di waktu yang bersamaan, jika itu selera Anda dan Anda tidak memiliki masalah pencernaan yang terkait dengan susu — seperti alergi susu atau intoleransi laktosa. Mengonsumsi salah satunya sendirian secara bergantian atau bersama-sama dalam satu waktu juga tidak akan memengaruhi manfaatnya bagi tubuh.

Yang perlu dipahami, baik susu sapi maupun yogurt pada umumnya termasuk makanan tinggi kalori. Dengan takaran porsi yang sama, keduanya bisa mengandung hingga 150 kalori dan 8 gram lemak. Tentunya ini akan semakin menambah asupan kalori harian Anda. Belum ditambah dengan asupan kalori dari makanan pokok Anda dan camilan serta minuman lainnya.

Meski memang kebutuhan kalori harian setiap orang bisa berbeda, asupan kalori yang berlebihan bisa memicu pertambahan berat badan yang tidak perlu. Pada akhirnya, berat badan berlebih dapat meningkatkan risiko Anda terhadap berbagai masalah kesehatan, mulai dari obesitas, diabetes, hingga penyakit jantung.

Menyiasati cara minum susu campur yogurt agar tetap sehat

Jika Anda tetap ingin minum susu campur yogurt di waktu yang bersamaan, tidak apa. Anda hanya perlu mencari alternatif cara yang lebih aman, agar Anda tetap dapat memanen manfaatnya tanpa harus berurusan dengan risiko dampak buruknya.

Misalnya dengan memilih susu alternatif, seperti susu kambing atau susu nabati (almond, kedelai, dan lainnya) dan dipadukan dengan yogurt minim lemak (low-fat atau nonfat) yang memiliki kadar lemak kurang dari tiga gram. Pilih juga yogurt tanpa varian rasa, alias yang plain. Pasalnya, yogurt berperisa memiliki gula tambahan yang bisa meningkatkan asupan kalori.

Anda juga bisa mengolah keduanya menjadi smoothies sehat dengan campuran buah dan sayuran segar kesukaan Anda. Namun begitu, smoothies pun tetap harus dikonsumsi secukupnya. Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Emma Derbyshire, orang-orang dianjurkan untuk mengonsumsi smoothies tidak lebih dari 150 ml per hari. Hal ini disebabkan karena kandungan nutrisi smmothies tetap berbeda bila dibandingkan dengan nutrisi pada jus buah murni. Kandungan gulanya pun lebih tinggi, karena dipengaruhi oleh berbagai macam bahan yang dimasukkan.

Itu sebabnya, Anda juga tidak disarankan untuk mengonsumsi segala sesuatunya secara berlebihan. Semua yang berlebihan tidaklah baik untuk tubuh.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

You are already subscribed to notifications.
Sumber
  1. Yogurt Factsheet. The Dairy Council. 1-12
  2. Pereira P. Milk nutritional coposition and its role in human health. 2004 (30): 619-627
  3. Derbyshire E. Where are we with Smoothies ? A Review of the Latest Guidelines, Nutritional Gaps and Evidence. J Nutr Food Sci.2017 (7): 1-5
  4. Fruit Smoothie. Food Standard Agency Wales. 1-22
  5. Tan K. W, et al. Daily Consumption of a Fruit and Vegetable Smoothie Alters Facial Skin Color. PLOS ONE. 2015: 1-14
  6. Tahmassebi, JF, Kandiah, P and Sukeri, S (2014) The effects of fruit smoothies on enamel erosion. European Archives of Paediatric Dentistry, 15 (3). 175 - 181

Yang juga perlu Anda baca

6 Cara Praktis Membuat Kopi Anda Lebih Sehat dan Nikmat

Kenikmatan kopi sudah tidak diragukan. Namun, tahukan Anda ada beberapa cara membuat kopi yang dapat menjadikan manfaatnya lebih baik untuk kesehatan.

Ditulis oleh: Novita Joseph
Hidup Sehat, Tips Sehat 21 Oktober 2020 . Waktu baca 3 menit

Kenapa Ada Orang yang Mengalami Alergi Bawang Putih dan Bisakah Diobati?

Selain alergi susu dan kacang, ada juga alergi bawang putih. Apa penyebabnya dan adakah cara mengatasinya? Simak penjelasan berikut ini.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Alergi, Alergi Makanan 20 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit

4 Penyakit Akibat Makan Daging Ayam Belum Matang (Plus Ciri-cirinya)

Anda suka nekat makan daging ayam belum matang? Awas, akibatnya bisa fatal. Ini dia berbagai bahaya dan ciri-ciri daging ayam yang belum dimasak sempurna.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Tips Sehat 20 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit

Vaksin MMR: Manfaat, Jadwal, dan Efek Samping

MMR adalah singkatan dari tiga macam penyakit infeksi fatal yang paling rentan menyerang anak-anak di tahun pertama kehidupannya. Kapan harus vaksin MMR?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Imunisasi, Kesehatan Anak, Parenting 16 Oktober 2020 . Waktu baca 9 menit

Direkomendasikan untuk Anda

Alasan Psikologis Mengapa Korban KDRT Susah Lepas dari Jeratan Pasangan

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 22 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit

7 Rahasia Menghindari Perceraian dalam Rumah Tangga

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 22 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit

5 Masalah Seks yang Paling Mengganggu Pria (Plus Cara Mengatasinya)

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 21 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit

Pekerjaan Rumah Tangga Ini Dilarang Bagi Ibu Hamil

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 21 Oktober 2020 . Waktu baca 3 menit