Membedakan Kulit Kepala Gatal Akibat Ketombe dan Gejala Psoriasis

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum

Meski membuat tidak nyaman dan terkadang memalukan, ketombe tidak membahayakan kesehatan. Kulit kepala yang ketombean juga mudah diatasi. Lain ceritanya dengan psoriasis. Psoriasis adalah peradangan kulit kronis yang tidak bisa sembuh, namun muncul kambuhan. Gejala psoriasis bisa terjadi di bagian kulit manapun, termasuk kulit kepala. Psoriasis di kulit kepala bisa terasa sangat gatal dan kulitnya bisa sangat kering sehingga mudah mengelupas — mirip seperti ketombe. Lantas, apa bedanya ketombe dan psoriasis di kulit kepala? 

Mengulik perbedaan ketombe dan psoriasis di kulit kepala

Beda penyebab dan gejalanya

Ketombe

Penyebab ketombe yang paling umum adalah jamur Malassezia yang hidup di kulit kepala. Jamur ini bisa terus berkembang biak sehingga mengiritasi kulit kepala dan menyebabkan penumpukan sel kulit mati.

Jarang mencuci rambut juga bisa menyebabkan kepala ketombean, karena minyak, kotoran, dan sel kulit mati akhirnya menumpuk dan berkerak hingga mengelupas. Muncullah serpihan ketombe berwarna putih yang biasanya Anda lihat jatuh di bahu.

Penyebab ketombe lainnya adalah reaksi alergi pada bahan kimia tertentu dalam produk perawatan rambut. Kondisi ini sering disebut dengan dermatitis seboroik. Biasanya, serpihan ketombe akibat dermatitis seboroik berukuran lebih besar dan berwarna kekuningan.

Psoriasis di kulit kepala

Penyebab psoriasis di kulit kepala sama dengan psoriasis di tempat lainnya. Psoriasis adalah penyakit autoimun yang terjadi ketika sistem imun tubuh justru berbalik menyerang sel kulit yang sehat. Akibatnya, sel kulit bisa tumbuh terlalu cepat sehingga akhirnya menumpuk.

Psoriasis menyebabkan kulit kepala meradang kemerahan dan memiliki bercak putih keperakan. Selain itu, gejala psoriasis juga dapat menyebabkan rasa gatal dan nyeri panas pada kulit. Kulit kepala yang menebal kemudian mengeras dan bersisik, sebelum akhirnya mengelupas menjadi serpihan yang mirip ketombe. Bedanya, gejala psoriasis juga bisa menyebabkan kulit kepala berdarah akibat pengelupasan kulit kering tersebut. Ketombe biasa tidak akan sampai membuat berdarah.

Gejala psoriasis bisa kambuh dam semakin parah ketika Anda berada di lingkungan yang dingin atau sedang stres. Psoriasis paling umum dialami oleh orang-orang berusia 15-35 tahun.

Beda cara pengobatannya

Ketombe

Ada banyak cara mengobati ketombe, yang paling umum adalah dengan shampo antiketombe di pasaran. Carilah shampoo antiketombe yang mengandung zinc pyrithione, asam salisilat, selenium sulfida, ketoconazole, dan tar batubara.

Jika Anda telah mencoba sampo antiketombe selama lebih dari sebulan dan gejalanya belum membaik, maka sebaiknya konsultasikan dengan dokter.

Psoriasis di kulit kepala

Psoriasis tidak bisa disembuhkan. Namun, ada pengobatan yang dapat mengurangi gejala dan memperbaiki penampilan kulit kepala Anda. Itu sebabnya, pengobatan psoriasis akan bergantung pada jenis dan tingkat keparahan psoriasis itu sendiri.

Beberapa jenis sampo yang mengandung tar batu bara dan asam salisilat dilaporkan bisa meredakan gejala psoriasis ringan. Untuk gejala psoriasis yang lebih berat, mungkin tetap perlu memakai krim steroid oles yang diresepkan dokter untuk meredakan peradangan kulit. Pilihan obat-obatan lainnya untuk psoriasis berat adalah methotrexatecyclosporine, dan retinoid oral yang merupakan dosis tinggi vitamin A.

Anda juga bisa mencoba perawatan sinar ultraviolet atau UV untuk mengendalikan gejala psoriasis Anda. 

Baca Juga:

Sumber
Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan
Yang juga perlu Anda baca