Apa respons yang Anda tunjukkan saat melihat cahaya terang? Sebagian besar orang Anda menyipitkan mata atau berusaha menutupi mata dengan tangan. Namun, pada beberapa kasus, ada pula yang bersin-bersin. Kok, bisa? Yuk, cari tahu kenapa saat melihat cahaya terang seseorang bisa terus bersin-bersin.

Mengapa orang bersin saat melihat cahaya terang?

Nyatanya, melihat cahaya terang tidak hanya memengaruhi mata Anda. Ada organ lain yang juga akan bereaksi, salah satunya hidung.

Diperkirakan 18 hingga 35% dari populasi, terus-menerus bersin saat melihat cahaya terang. Ternyata, dunia kesehatan telah meneliti fenomena ini sejak lama.

Dr. Benjamin Bleier, seorang ahli bedah sinus sekaligus pengajar di Massachusetts Eye and Ear Infirmary, membenarkan adanya hal ini.

Bersin saat melihat cahaya terang merupakan suatu kelainan yang dikenal dengan istilah medis sebagai photic sneeze reflex atau refleks bersin fotik.

Orang dengan kondisi ini bisa bersin paling sedikit dua atau tiga kali setelah terpapar cahaya terang. Namun, bisa juga lebih banyak, bahkan hingga 40 kali.

Photic sneeze reflex dikenal juga dengan sebutan Autosomal Dominant Compulsive Helio-Ophthalmic Outbursts of sneezing (ACHOO).

mata silau (halo)

Kondisi ini bersifat genetik, sehingga sering terjadi dalam satu keluarga. Jika orangtua memiliki kondisi ini, kemungkinan besar sang anak juga memiliki kondisi serupa.

Meski banyak teori yang menjelaskan alasan terus bersin saat melihat cahaya terang ini, Dr. Bleier percaya jika ini disebabkan oleh perubahan intensitas cahaya.

Ketika cahaya yang diterima mata terlalu banyak, sinyal saraf di otak jadi mengalami kebingungan.

“Ketika mata terpapar cahaya silau, sistem saraf parasimpatik memerintahkan pupil mengerut untuk melindungi mata dari kerusakan ringan. Efek ini secara tidak langsung mengaktifkan respons tubuh, salah satunya bersin yang mengendalikan sekresi lendir,” jelas Dr. Bleier.

Apakah kondisi ini berbahaya?

Chlorphenamine adalah

Terus bersin saat melihat cahaya terang memang sangat mengganggu. Untungnya, kondisi ini umumnya tidak membahayakan. Hanya saja menjadi tanda peringatan bahaya bagi pengemudi dan pilot.

Pilot dan pengemudi sering kali melihat transisi lingkungan yang gelap ke terang. Misalnya, supir yang berkendara pada malam hari di dalam terowongan akan silau melihat lampu mobil dari arah berlawanan.

Kemudian, pilot yang tidak sengaja melihat kilat cukup besar di langit juga akan terpengaruh. Bersin yang terjadi lebih dari satu kali ini bisa memecah konsentrasi mereka dalam mengendalikan mobil atau pesawat.

Untuk meminimalisir terjadinya situasi yang membahayakan, orang dengan photic sneeze reflex harus memeriksakan kondisinya ke dokter.

Dokter mungkin akan memberikan obat yang bisa meredakan gejala. Selain itu, orang yang terus bersin saat melihat cahaya terang juga bisa mengikuti beberapa tips berikut ini, seperti:

  • Menggunakan topi atau kacamata hitam khusus untuk mengurangi paparan cahaya yang terang. Selalu bawa benda ini ke mana pun saat Anda keluar rumah.
  • Pastikan pengaturan cahaya kamar, ruangan kantor, maupun ruangan lain di dalam rumah, tidak terlalu terang.
  • Cekatan untuk memejamkan mata atau menutupi mata ketika melihat cahaya terang.

Baca Juga:

Sumber
Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan
Yang juga perlu Anda baca