Panduan Menggunakan Obat Tetes Mata Dengan Benar

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 15/11/2019 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Meneteskan obat tetes mata merupakan hal mudah, namun apakah Anda sudah melakukannya dengan baik dan benar? Cara pakai obat tetes mata ternyata tidak hanya sekadar meneteskan ke permukaan bola mata saja. Ada langkah-langkah tertentu tertentu yang harus Anda lakukan agar cara pakai obat tetes mata lebih efektif dan efisien. Simak di sini untuk cari tahu lebih lanjut.

Cara pakai obat tetes mata yang baik dan benar

1. Cuci tangan

Sebelum Anda meneteskan obat tetes mata, pastikan bahwa Anda mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir. Tujuannya untuk mencegah terjadinya kontaminasi.

2. Lepas lensa kontak Anda

Jika Anda menggunakan lensa kontak, lepaskanlah sebelum Anda meneteskan obat, kecuali Anda meneteskan air mata buatan sebagai pelembap lensa kontak atau sesuai instruksi dari dokter spesialis mata.

3. Cek selalu kemasan obat tetes mata

Ambil dan buka tutup obat tetes mata dan perhatikan apakah ada cacat pada kemasan obat atau tidak. Harus Anda ingat bahwa mulut tempat keluar obat adalah daerah steril sehingga jangan sampai bagian tersebut tersentuh oleh benda apapun, termasuk tangan Anda yang sudah Anda cuci tadi.

4. Berbaring atau mendongak

Anda dapat memilih posisi yang paling nyaman, apakah berbaring atau mendongak. Tapi pastikan untuk buka mata lebar-lebar dan arahan pandangan mata ke atas.

5. Tarik kelopak mata bawah sebelum meneteskan obat tetes mata

Dengan menggunakan satu atau dua jari, tarik kelopak mata bawah sehingga membentuk sebuah kantong. Kantong tersebut akan menjadi tempat bagi Anda untuk meneteskan obat mata. Dengan menggunakan tangan lain, pegang obat tetes mata dan posisikan ujung pipet obat mata berjarak 2,5 cm dari mata Anda. Pencet perlahan obat tetes mata agar dosis obat yang keluar tidak berlebihan. Hati-hati agar ujung pipet obat tidak menyentuh apapun karena dapat terkontaminasi kuman.

6. Tutup mata, jangan berkedip

Lepaskan tangan Anda dari kelopak mata dan turunkan kepala Anda. Lalu tutup mata Anda selama 2-3 menit untuk memberikan waktu bagi mata untuk menyerap obat. Jangan berkedip karena akan mendorong cairan obat keluar dari mata Anda sebelum sempat diserap.

Tekan sudut mata bagian tengah, dekat dengan hidung. Tujuannya agar cairan obat mata tidak masuk ke dalam saluran air mata yang berhubungan dengan hidung. Jika tidak dilakukan, cairan obat yang masuk ke dalam hidung akan diserap ke dalam darah sehingga mengurangi dosis obat yang seharusnya diserap oleh mata. Selain itu lidah Anda akan terasa tidak enak karena cairan obat bisa saja menetes ke dalam rongga mulut.

7. Bersihkan sisa obat yang menetes di wajah

Setelah 2-3 menit, hapus kelebihan obat dengan menggunakan tissue secara perlahan dan jangan lupa segera tutup kemasan obat agar tidak terkontaminasi oleh kuman. Terakhir, jangan lupa cuci tangan Anda.

Jika Anda harus menggunakan lebih dari satu obat, berikan jarak waktu 5 menit sebelum Anda meneteskan obat yang kedua. Jika terlalu cepat diberikan maka obat yang kedua akan menghapus obat yang pertama sehingga Anda terpaksa harus mengulang pemberian obat kedua.

Demikianlah cara pakai obat tetes mata yang benar. Apabila Anda mengalami kesulitan, jangan ragu untuk meminta ditunjukkan caranya ketika Anda berkunjung ke dokter spesialis mata.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Penyebab Kelopak Mata Bengkak dan Cara Tepat Mengatasinya

Mungkin Anda kaget saat tahu kalau kelopak mata bengkak tiba-tiba. Ada banyak hal yang bisa bikin kelopak mata Anda bengkak. Apa saja?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Hidup Sehat, Tips Sehat 08/07/2020 . Waktu baca 3 menit

Umur Berapakah Sebaiknya Anak Laki-laki Disunat?

Momen anak disunat menjadi salah satu hal penting, khususnya di Indonesia. Tapi, dari sisi medis, kapan waktu yang tepat untuk melakukan sunat?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Hidup Sehat, Tips Sehat 07/07/2020 . Waktu baca 4 menit

8 Gejala Penyakit Berbahaya yang Sering Anda Abaikan

Banyak gejala penyakit yang sering kali kita abaikan karena terkesan remeh. Padahal, jika dibiarkan justru efeknya bisa fatal.

Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Hidup Sehat, Tips Sehat 03/07/2020 . Waktu baca 4 menit

Sering Mimpi Buruk? Ini Cara Mengatasinya

Mimpi buruk bisa datang kapan saja di setiap malam Anda. Ini bisa sangat mengganggu Anda jika sering terjadi. Temukan cara mengatasi mimpi buruk di sini.

Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Hidup Sehat, Tips Sehat 02/07/2020 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

kode wadah plastik pada makanan atau minuman

Apakah Wadah Plastik untuk Makanan Anda Aman Bagi Kesehatan? Cari Tahu Lewat Kode Ini

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 10/07/2020 . Waktu baca 4 menit
botol plastik hangat

Amankah Minum Air dari Botol Plastik yang Sudah Hangat?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 10/07/2020 . Waktu baca 4 menit
manfaat bersepeda

Yuk, Ketahui Beragam Manfaat Bersepeda Bagi Kesehatan

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Dipublikasikan tanggal: 08/07/2020 . Waktu baca 3 menit
penyebab cantengan; kuku cantengan

Mengapa Kuku Bisa Cantengan dan Bagaimana Mengobatinya?

Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 08/07/2020 . Waktu baca 5 menit