home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

5 Khasiat Minyak Daun Basil untuk Kesehatan Tubuh

5 Khasiat Minyak Daun Basil untuk Kesehatan Tubuh

Daun basil (Ocimum basilicum) adalah tanaman rempah yang masih satu keluarga dengan daun kemangi dan daun mint. Anda akan mudah menemukan daun ini dalam hidangan ayam bumbu rica-rica. Selain digunakan sebagai bumbu masak, daun basil juga bisa diekstrak menjadi minyak. Minyak daun basil sudah sejak lama digunakan oleh masyarakat Asia dan India untuk mengobati berbagai masalah kesehatan. Apa saja?

Manfaat minyak daun basil untuk kesehatan

Berikut beberapa manfaat minyak daun basil yang dapat Anda peroleh:

manfaat daun basil adalah obat asma

1. Melawan bakteri

Minyak dari daun yang punya nama lokal daun selasih ini terbukti mengandung zat antimikroba yang efektif melawan berbagai bakteri, ragi, dan jamur dari makanan terkontaminasi. Hasil penelitian dari India menunjukkan bahwa minyak daun selasih manjur melawan E. coli, bakteri paling umum penyebab keracunan makanan.

Selain melawan infeksi bakteri dalam tubuh, minyak daun selasih juga bisa digunakan untuk menghilangkan bakteri di piring, peralatan masak, dan peralatan kamar mandi.

Caranya, campurkan beberapa tetes minyak selasih ke dalam botol air semprotan. Lap permukaan meja atau piring dengan air campuran minyak tersebut agar terbebas dari bakteri dan jamur.

2. Melegakan hidung mampet karena flu

Hidung mampet terus karena gejala flu Anda tidak kunjung sembuh? Coba sediakan air panas dalam baskom kemudian teteskan campuran minyak kayu putih dan minyak basil. Posisikan kepala Anda di atas baskom dan hirup uap hangatnya. Agar uapnya tidak kabur ke mana-mana, selimuti kepala Anda dengan handuk tipis sampai menutupi permukaan baskomnya juga.

Penelitian dari Kaohsiung Medical University di Taiwan melaporkan daun basil bersifat antivirus yang dapat membantu melawan virus influenza.

3. Meredakan pegal linu

Selain antibakteri dan antivirus, minyak daun selasih ternyata juga bersifat antiraadang yang dapat mengusir pegal linu dan melemaskan otot-otot kaku.

Caranya, teteskan 2 tetes minyak basil ke area tubuh yang terasa kuku kemudian gosok atau pijat pelan-pelan sampai otot jadi lebih rileks.

4. Membersihkan gigi dan mulut

Kadang, bau mulut bisa saja tetap mengganggu meski Anda sudah rajin sikat gigi. Untuk mengakhiri permasalahan ini, coba tambahkan beberapa tetes minyak daun selasih ke dalam segelas air dan gunakan untuk berkumur selama 30 detik. Cara lainnya, teteskan minyak basil ke pasta gigi Anda dan gosok gigilah seperti biasa.

Daun basil mengandung antioksidan dan sifat antibakteri alami yang baik untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut secara keseluruhan.

5. Mengatasi rambut berminyak

Untuk menghilangkan minyak atau ketombe berlebih rambut, coba teteskan minyak daun basil ke dalam sampo Anda.

Anda juga dapat mencampur minyak basil dengan baking soda dan cuka sari apel untuk menyeimbangkan pH kulit kepala agar minyak dan kotoran di rambut terangkat bersih.

Perhatikan ini sebelum pakai minyak basil

Minyak daun basil tidak boleh dipakai selama hamil. Sebab efek sampingnya dikhawatirkan akan berdampak pada kadar hormon serta fungsi otot dan saraf ibu hamil. Minyak daun basil juga baiknya tidak digunakan pada orang yang menderita epilepsi.

Penting untuk selalu tes dulu sebelum mencoba minyak esensial dari bahan alami apapun. Lakukan tes dengan meneteskan sedikit saja minyak basil ke kaki atau punggung tangan dan tunggu dalam 24 jam. jika muncul gatal-gatal, sensasi panas, dan kemerahan pada kulit yang dioles, artinya Anda mengalami reaksi alergi. jangan pakain minyak itu lagi.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Essentials oils for cold and flu https://www.rd.com/health/wellness/essential-oils-for-colds-and-flu/ Diakses pada 10 Desember 2018.

Basil essentials oil beenfit https://draxe.com/basil-essential-oil/ Diakses pada 10 Desember 2018.

Sweet basil oil https://articles.mercola.com/herbal-oils/sweet-basil-oil.aspx Diakses pada 10 Desember 2018.

Effect of Natural Antimicrobials on Foodborne Pathogens and Shelf Life: A Review https://pdfs.semanticscholar.org/efda/69560536e092a71879f765fda008cab1cd8d.pdf Diakses pada 10 Desember 2018.

Antiviral activities of extracts and selected pure constituents of Ocimum basilicum https://onlinelibrary.wiley.com/doi/pdf/10.1111/j.1440-1681.2005.04270.x Diakses pada 10 Desember 2018.

 

Foto Penulis
Ditinjau oleh dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh Novita Joseph
Tanggal diperbarui 02/03/2021
x