home

Artikel Bersponsor

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Berkenalan dengan Cordyceps Millitaris, Jamur yang Baik untuk Kesehatan Paru

Berkenalan dengan Cordyceps Millitaris, Jamur yang Baik untuk Kesehatan Paru

Obat dan suplemen herbal masih menjadi alternatif favorit masyarakat Indonesia untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Bila Anda juga mengandalkan cara alami untuk jaga kesehatan tubuh, ini saatnya berkenalan dengan jamur Cordyceps Militaris, salah satu suplemen alami yang membawa manfaat untuk kesehatan paru-paru dan tubuh secara keseluruhan.

Yuk, cari tahu apa saja peranjamur Cordyceps yang membawa keuntungan bagi tubuh manusia.

Mengenal jamur Cordyceps

jamur cordyceps meningkatkan sistem imun

Pengobatan alami sering menjadi andalan masyarakat di benua Asia. Salah satunya, pengobatan tradisional asal China dengan memanfaatkan jamur Cordyceps Militaris dapat membantu masalah kesehatan tertentu. Misalnya, kelelahan, gangguan sistem pernapasan dan ginjal, masalah jantung, dan lainnya.

Tak hanya melalui makanan bernutrisi, suplemen alami jamur cordyceps juga baik untuk menjaga kesehatan paru-paru dan tubuh secara keseluruhan.

Jamur Cordyceps memiliki senyawa aktif, yakni cordycepin dan adenosine. Keduanya berperan sebagai immunomodulator di dalam tubuh dan membawa sifat antiperadangan, sehingga sering digunakan untuk mengatasi penyakit yang terkait peradangan.

Efek immunomodulator dalam jamur Cordyceps dapat meningkatkan respons sistem imun dalam melawan infeksi penyakit. Hal ini dapat memberikan keuntungan untukmeningkatkan fungsi kekebalan tubuh.

Dalam kegunaannya yang kontekstual, jamur Cordyceps dapat memberikan perlindungan bagi kesehatan paru-paru. Terutama di cuaca dan kondisi yang tidak menentu.

Beberapa infeksi saluran pernapasan mudah menular, seperti influenza, batuk-pilek, termasuk virus Corona. Untuk mencegah penularan, tubuh membutuhkan proteksi ekstra terhadap sistem pernapasan. Untuk itu, ketahui khasiat Jamur Cordyceps memiliki fungsi spesifik dalam menjaga kesehatan paru-paru Anda.

Manfaat jamur Cordyceps untuk kesehatan paru-paru

Sistem pernapasan berkontribusi besar sebagai pembentukan oksigen dalam paru-paru. Oksigen yang terbentuk akan diedarkan ke seluruh tubuh melalui aliran darah untuk mendukung fungsi kerja masing-masing organ tubuh.

Bila kesehatan paru-paru terganggu, tentunya berpengaruh pada fungsi organ lainnya. Betapa pentingnya menjaga daya tahan tubuh, termasuk melindungi paru-paru dari infeksi virus, bakteri, maupun jamur.

Jamur Cordyceps menawarkan manfaat tambahan untuk menjaga kesehatan paru-paru dengan kerja memperkuat daya tahan tubuh.

Jamur cordyceps bantu tingkatkan sistem imun

jamur cordyceps untuk kesehatan paru

Sebelumnya disebutkan bahwa jamur Cordyceps dapat meningkatkan aktivitas imunomodulasi di dalam tubuh.

Ia bekerja dengan mengontrolsistem imun dalam menanggapi virus. Jamur Cordyceps mampu meningkatkan respons imun tubuh dengan menstimulasi kerja makrofag. Makrofag adalah bagian dari sel darah putih yang bertugas melawan infeksi penyakit dan reaksi alergi, sebagai mekanisme pertahanan tubuh. Makrofag bekerja dengan membunuh mikroba dan bakteri patogen, serta membantu pemulihan jika terjadi peradangan.

Bantu merawat kesehatan paru-paru

paru-paru

Cordycepin dalam jamur Cordyceps dapat merawat kesehatan paru-paru. DalamJournal of Ethnopharmacology, terdapat studi yang dilakukan pada hewan coba untuk meneliti manfaat cordycepin dalam jamur Cordyceps dalam mengatasi mengalami fibrosis paru-paru (gangguan pernapasan akibat jaringan parut).

Peneliti melihat adanya penurunan sel-sel yang terdampak inflamasi. Peneliti juga menyebutkan, cordycepin dapat menstimulasi pertumbuhan epitel baru pada paru-paru. Temuan ini juga menyimpulkan bahwa cordycepin dalam jamur Cordyceps berpotensi preventif untuk menjaga kesehatan paru-paru dan bantu memulihkan gangguan pernapasan, seperti fibrosis paru-paru.

Hal ini juga didukung penelitian lainnya, yang menyatakan Cordyceps Militaris yang ditumbuhkan pada kecambah kedelai dapat mendukung efek imunoregulator, sebagai kontrol sistem imun tubuh.

Mekanisme imunoregulator ini juga meningkatkan pertumbuhan sel epitel pada paru-paru untuk menjaga fungsional organ pernapasan.

Menangkal virus yang menyerang

yaravirus

Sistem pernapasan bisa terganggu ketika ada virus yang masuk. Suplementasi jamur Cordyceps disinyalir bisa bantu meredam infeksi akibat virus dan merawat kesehatan paru-paru.

Dalam penelitian The Journal of Biology disebutkan, Cordyceps memiliki efek antivirus. Penelitian yang melibatkan hewan coba tersebut menyimpulkan bahwa sifat antivirus pada jamur Cordyceps dapat menangani infeksi akibat virus influenza dan meningkatkan daya tahan tubuh.

Efek antivirus, antiperadangan, serta sifat immunomodulator dalam jamur Cordyceps dapat berperan aktif merawat kesehatan paru-paru. Anda bisa mempertimbangkan manfaat suplemen herbal jamur Cordyceps untuk bantu daya tahan tubuh dan meningkatkan fungsi sistem pernapasan.Suplemen herbal bisa menjadi alternatif pilihan untuk menjaga kesehatan tubuh dalam kondisi apa pun.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Hirsch, K., Smith-Ryan, A., Roelofs, E., Trexler, E., & Mock, M. (2016). Cordyceps militarisImproves Tolerance to High-Intensity Exercise After Acute and Chronic Supplementation. Journal Of Dietary Supplements, 14(1), 42-53. doi: 10.1080/19390211.2016.1203386

Iwasaki, A., Foxman, E., & Molony, R. (2016). Early local immune defences in the respiratory tract. Nature Reviews Immunology, 17(1), 7-20. doi: 10.1038/nri.2016.117

Shin, S., Kwon, J., Lee, S., Kong, H., Lee, S., & Lee, C. et al. (2010). Immunostimulatory Effects ofCordyceps militarison Macrophages through the Enhanced Production of Cytokines via the Activation of NF-κB. Immune Network, 10(2), 55. doi: 10.4110/in.2010.10.2.55

Han, J., Im, J., Choi, J., Lee, C., Park, H., & Park, D. et al. (2010). Induction of IL-8 expression by Cordyceps militaris grown on germinated soybeans through lipid rafts formation and signaling pathways via ERK and JNK in A549 cells. Journal Of Ethnopharmacology, 127(1), 55-61. doi: 10.1016/j.jep.2009.09.051

Chen, M., Cheung, F., Chan, M., Hui, P., Ip, S., & Ling, Y. et al. (2012). Protective roles of Cordyceps on lung fibrosis in cellular and rat models. Journal Of Ethnopharmacology, 143(2), 448-454. doi: 10.1016/j.jep.2012.06.033

Tuli, H., Sandhu, S., & Sharma, A. (2013). Pharmacological and therapeutic potential of Cordyceps with special reference to Cordycepin. 3 Biotech, 4(1), 1-12. doi: 10.1007/s13205-013-0121-9

Lim, L., Lee, C., & Chang, E. (2012). Optimization of Solid State Culture Conditions for the Production of Adenosine, Cordycepin, and D-mannitol in Fruiting Bodies of Medicinal Caterpillar Fungus Cordyceps militaris (L.:Fr.) Link (Ascomycetes). International Journal Of Medicinal Mushrooms, 14(2), 181-187. doi: 10.1615/intjmedmushr.v14.i2.60

Shin, S., Moon, S., Park, Y., Kwon, J., Lee, S., & Lee, C. et al. (2009). Role of Cordycepin and Adenosine on the Phenotypic Switch of Macrophages via Induced Anti-inflammatory Cytokines. Immune Network, 9(6), 255. doi: 10.4110/in.2009.9.6.255

Bascones-Martinez, A., Mattila, R., Gomez-Font, R., & Meurman, J. (2014). Immunomodulatory drugs: Oral and systemic adverse effects. Medicina Oral Patología Oral Y Cirugia Bucal, e24-e31. doi: 10.4317/medoral.19087

Lee, H., Park, H., Sung, G., Lee, K., Lee, T., & Lee, I. et al. (2014). Anti-influenza effect of Cordyceps militaris through immunomodulation in a DBA/2 mouse model. Journal Of Microbiology, 52(8), 696-701. doi: 10.1007/s12275-014-4300-0

Foto Penulis
Ditinjau oleh dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh Maria Amanda
Tanggal diperbarui 21/07/2020
x