5 Makanan yang Bisa Mengganggu Penyerapan Kalsium Dalam Tubuh

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 19 Februari 2020 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Kalsium merupakan salah satu mineral penting bagi tubuh. Bukan hanya mendukung kesehatan tulang dan gigi, tapi juga membantu pembekuan darah, relaksasi otot, dan mendukung fungsi saraf. Ketika makanan yang Anda konsumsi tidak memenuhi kebutuhan kalsium yang Anda butuhkan, tubuh akan mengambil kalsium yang ada pada tulang Anda. Lambat laun, tulang akan mengalami kekurangan kalsium dan risiko Anda terkena penyakit tulang semakin lebih besar.

Untuk mencegah kekurangan kalsium, perhatikan makanan apa saja yang Anda konsumsi. Beberapa makanan ada yang kaya akan kalsium, tapi juga sebaliknya; mengganggu tubuh dalam menyerap kalsium. Apa saja makanan yang bisa menggangu penyerapan kalsium di tubuh? Yuk, simak daftar dan penjelasannya berikut ini.

Berbagai makanan yang bisa mengganggu penyerapan kalsium

Setiap hari, kalsium dibutuhkan untuk mendukung pertumbuhan tulang Anda. Untuk pria dan wanita usia 19 sampai 80 tahun ke atas, kalsium yang dibutuhkan sebanyak 100 sampai 1.000 miligram. Agar kebutuhan kalsium Anda tercukupi, Anda bisa mendapatkan kalsium dari makanan tinggi kalsium dan juga suplemen kombinasi vitamin D dan kalsium.

Anda juga harus memperhatikan apa saja yang Anda makan. Sebab, ada beberapa makanan yang bisa menghambat proses penyerapan kalsium pada makanan. Berikut daftarnya.

1. Makanan tinggi oksalat

Asam oksalat adalah asam yang banyak terdapat pada buah dan sayuran. Asam ini bisa memengaruhi kemampuan tubuh untuk menyerap kalsium. Contohnya bayam, sayuran ini mengandung tinggi kalsium ternyata tinggi juga kadar oksalatnya.

Asam oksalat dapat mengikat kalsium sehingga kalsium tidak bisa diserap dalam jumlah besar oleh tubuh. Selain bayam, sayuran yang berwarna hijau gelap juga memiliki asam oksalat di dalamnya. Bila Anda makan bayam, penyerapan kalsium terjadi tidak dengan baik; hanya sebagian saja.

Supaya Anda bisa mendapatkan kalsium dari bayam dan sayuran hijau dengan maksimal, perlu tambahan vitamin C, misalnya dari buah jeruk. Vitamin ini membantu tubuh untuk menyerap kalsium lebih baik. Jadi, jangan takut untuk tetap makan bayam yang banyak, ya!

2. Minuman berkafein

Kafein adalah zat yang terkandung pada daun, akar, dan buah dari tanaman kopi, teh, dan cokelat. Ini berarti asupan kafein di dalam tubuh Anda dapat meningkat kadarnya, bukan hanya dari kopi, tapi juga dari teh dan cokelat. Ketiga tanaman tersebut sering diolah untuk dijadikan minuman dan juga makanan, misalnya cake.

Sebuah penelitian skala kecil menunjukkan bahwa kafein bisa mengurangi kepadatan tulang dan meningkatkan risiko patah tulang. Namun, efek ini terjadi pada orang yang memiliki asupan kalsium rendah. Walaupun penelitian tersebut hanya dilakukan dalam skala kecil, kemungkinan efek kafein pada kalsium tentu bisa terjadi.

Dilansir dari Berkeley Wellness, dr. Robert Heaney, seorang pakar dalam bidang osteoporosis dari Creighton University merekomendasikan untuk mengurangi asupan kafein baik dari makanan maupun minuman secara perlahan. Bisa juga dengan menambahkan susu yang kaya akan kalsium, agar kalsium yang hilang bisa digantikan.

3. Makanan tinggi serat

Makanan berserat sangat baik untuk sistem pencernaan, tapi bisa juga mengganggu penyerapan kalsium di dalam tubuh. Gandum, apel, atau kacang-kacangan memiliki serat yang tinggi yang bisa mengganggu penyerapan kalsium dari makanan lain yang Anda konsumsi. Walaupun begitu, Anda tetap harus makan sehat sekaligus terpenuhi kebutuhan kalsiumnya.

Jangan khawatir, Anda bisa mendapatkan manfaat keduanya asal tidak dimakan secara bersamaan. Misalnya, Anda lebih dulu minum susu, selang beberapa jam barulah Anda makan roti gandum, pasta, atau buah apel.

4. Makanan yang mengandung phytates

Selain asam oksalat, zat lain yang bisa menghambat tubuh dalam menyerap kalsium adalah phytates. Zat ini mengikat kalsium di usus sehingga tidak masuk ke dalam aliran darah. Makanan seperti oat, jagung, gandum hitam, kentang, brokoli, dan stroberi memiliki kandungan phytates.

Namun, jika makanan tersebut dimasak terlebih dahulu, kadar phytate dapat menurun sehingga risiko terhambatnya kalsium menjadi lebih kecil. Jadi, kentang yang direbus terlebih dahulu atau oat yang diseduh atau dimasak lebih aman bagi proses penyerapan kalsium dalam tubuh.

5. Makanan tinggi protein dan fosfor

Protein memang penting untuk mendukung memperbaiki sel-sel tubuh yang rusak. Namun, protein juga menyebabkan kalsium lebih cepat dikeluarkan melalui urine. Sebuah studi yang diterbitkan pada American Journal of Clinical Nutrition menunjukkan bahwa mengonsumsi makanan tinggi protein dan fosfor bisa menguras kalsium di dalam tubuh. Ini mengakibatkan kondisi hiperkalsiuria yang dapat menipiskan tulang sehingga rentan dengan patah tulang dan osteoporosis.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Bisakah Seseorang Kecanduan Kopi?

Beberapa orang merasa uring-uringan jika belum minum kopi. Apa ini berarti Anda kecanduan kopi? Apa benar kopi termasuk zat adiktif?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Hidup Sehat, Tips Sehat 20 Agustus 2020 . Waktu baca 4 menit

4 Alasan Tubuh Tetap Perlu Kalsium di Masa AKB

Konsumsi kalsium di masa adaptasi kebiasaan baru penting adanya, karena memberi beragam manfaat dalam jaga tubuh. Cari tahu manfaat lengkapnya di sini.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Maria Amanda
Konten Bersponsor
manfaat konsumsi kalsium
Nutrisi, Hidup Sehat 14 Agustus 2020 . Waktu baca 5 menit

5 Makanan dan Minuman Pantangan Penderita Osteoporosis

Ada beberapa makanan dan minuman yang bisa mengurangi kepadatan tulang sehingga menjadi pantangan bagi penderita osteoporosis. Apa saja contohnya?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Gangguan Muskuloskeletal, Osteoporosis, Health Centers 14 Mei 2020 . Waktu baca 4 menit

5 Efek Negatif yang Dialami Balita Jika Sering Minum Kopi

Kopi mungkin merupakan minuman biasa bagi orang dewasa, tapi tidak bagi balita. Balita yang sering minum kopi dapat mengalami dampak berikut.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Kesehatan Anak, Parenting 2 Februari 2020 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

Waktu Efektif Minum Kopi

Waktu Paling Sehat untuk Minum Kopi Ternyata Bukan Pagi Hari

Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Dipublikasikan tanggal: 29 September 2020 . Waktu baca 4 menit
pencegahan osteoporosis

6 Langkah Pencegahan Osteoporosis Agar Tulang Tetap Kuat

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Dipublikasikan tanggal: 23 September 2020 . Waktu baca 6 menit
obat tulang keropos pengobatan osteoporosis

6 Pilihan Obat Osteoporosis untuk Mencegah Tulang Makin Keropos

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Dipublikasikan tanggal: 23 September 2020 . Waktu baca 7 menit
minum kopi masih ngantuk

Sudah Minum Kopi Tapi Masih Ngantuk, Apa Penyebabnya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 14 September 2020 . Waktu baca 4 menit