Tinggi badan

Peregangan sebelum tidur dan saat bangun tidur untuk menambah tinggi badan apa aja dok

Suka
Bagikan
Simpan
Komentar
2

2 komentar

Halo Surdi Atmaja, terima kasih atas pertanyaan Anda.


Pertumbuhan tinggi badan akan melambat seiring usia khususnya seiring selesainya masa pubertas. Pertumbuhan tinggi badan pada umumnya akan mencapai puncaknya pada 5-6 tahun setelah masa pubertas dimulai, namun apabila epifisis/growth plate tulang belum menutup maka tinggi badan masih dapat bertambah. Pertanyaannya adalah: Berapa usia Anda saat ini? Apakah Anda masih berada pada rentang usia pubertas, atau Anda sudah berusia dewasa? Apabila growth plate sudah menutup, maka tinggi badan tidak dapat bertambah lagi. Tidak ada olahraga/latihan fisik yang spesifik khusus untuk menambah tinggi badan, namun yang dapat disarankan adalah latihan-latihan yang bermanfaat untuk merangsang kekuatan dan kepadatan tulang, fleksibilitas dan penguatan otot, serta awareness terhadap postur tubuh, antara lain:

1. Latihan peregangan pada otot-otot punggung dan batang tubuh seperti gerakan yoga downward dog, cobra pose, dan child pose

2. Latihan penguatan pada otot-otot punggung dan batang tubuh

3. Latihan yang bersifat high impact (melibatkan gerakan berlari dan melompat)

Kebiasaan berdiri dan duduk dengan postur yang baik juga harus disadari dan dijadikan kebiasaan sejak dini, misalnya dengan menghindari berdiri hanya bertumpu pada satu kaki, duduk bersandar dengan slouching, membungkukkan leher dan punggung atas dalam durasi lama saat menggunakan laptop atau gawai.


Sekian dan semoga Anda sehat selalu.

2 tahun yang lalu
Suka
Balas

Hai Sobat Sehat, pertanyaan Anda telah kami terima. Kami akan membantu memberikan penjelasan secara umum terlebih dulu, sebelum pakar kami memberikan respons ya.


Tinggi badan seseorang dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk faktor genetik, nutrisi, dan gaya hidup. Peregangan sebelum tidur dan saat bangun tidur tidak secara langsung mempengaruhi pertumbuhan tinggi badan. Namun, ada beberapa faktor yang dapat mendukung pertumbuhan tinggi badan:
  1. Nutrisi yang seimbang: Pastikan anak mendapatkan asupan nutrisi yang cukup, terutama protein, kalsium, vitamin D, dan zat besi. Nutrisi yang baik dapat mendukung pertumbuhan tulang dan otot yang optimal.

  2. Tidur yang cukup: Anak-anak dan remaja membutuhkan tidur yang cukup untuk memperbaiki dan memperbarui sel-sel tubuh. Tidur yang baik dapat membantu pelepasan hormon pertumbuhan yang mendukung pertumbuhan tinggi badan.

  3. Olahraga dan aktivitas fisik: Melakukan olahraga dan aktivitas fisik secara teratur dapat membantu memperkuat tulang dan otot, serta merangsang pelepasan hormon pertumbuhan. Olahraga seperti berenang, bersepeda, atau bermain basket dapat membantu meningkatkan tinggi badan.

  4. Postur yang baik: Memperhatikan postur tubuh yang baik saat beraktivitas sehari-hari dapat membantu menjaga tulang dan otot tetap sehat, yang pada gilirannya dapat mendukung pertumbuhan tinggi badan.

Namun, penting untuk diingat bahwa tinggi badan seseorang juga dipengaruhi oleh faktor genetik yang tidak dapat diubah. Setiap individu memiliki batas pertumbuhan tinggi badan yang ditentukan oleh faktor genetik mereka.

Jika Anda memiliki kekhawatiran tentang pertumbuhan tinggi badan anak, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter anak atau ahli gizi. Mereka dapat memberikan saran yang lebih spesifik dan sesuai dengan kebutuhan anak Anda.

2 tahun yang lalu
Suka
masukan
warningDisclaimer: Informasi yang disampaikan di atas adalah informasi umum, bukan pengganti saran medis resmi dari dokter atau pakar.
Related content
Temukan komunitas Anda
Jelajahi berbagai jenis komunitas yang ada dan paling sesuai dengan kondisi kesehatan yang Anda hadapi.
Iklan
Iklan