Tentang bab

Maaf dok mau nnya KLo fases seperti itu apa bisa di katakan diare? Soal nya setiap bayi sya menyusu selang beberapa menit bab dok, usia bayi saya jalan 6 bulan dan minum susu formula, dia GK rewel berlebih , TDK demam, ttp aktif , dia hanya lemas kalau terlalu bnyk bergerak ( kelelahan )

Peringatan: Gambar berikut bisa jadi mengganggu bagi Anda. Kebijaksanaan pemirsa disarankan
Tentang babTentang bab
Suka
Bagikan
Simpan
Komentar
1
1

1 komentar

Halo sobat sehat, terimakasih atas pertanyaannya.


Sebelumnya perlu diperjelas dulu berapa kali buang airr besar dalam sehari, usia 6 bulan baru mulai MPASI maka tekstur feses akan perlahan memadat karena saluran pencernaannya masih berproses. warna feses hijau perlu dicek asupan apa yang masuk karena normalnya warna feses kuning kecoklatan, sangat dipengaruhi oleh asupan yang dikonsumsi.


Buang airr besar (bab) cair dengan atau tanpa ampas dengan frekuensi sering >3x sehari merupakan reaksi tubuh terhadap sesuatu yang masuk dan mengiritasi saliran cerna dapat berupa paparan virus, bakteri, dan sebagainya. Pada bayi dan anak tersering akibat virus.


Diare pada bayi dan anak merupakan gejala bisa mencetuskan dehidrasi maka harus benar dipastikan pemberian cairan dan makanan anak dengan tepat.


jika sudah usia diatas 6 bulan dan mpasi, perhatikan kebersihan makanan, tempat makan, cuci tangan sebelum memberi makan.


perhatikan juga gejala lain seperti perut mulas hingga kembung yang bisa terjadi sebagai efek diare ataupun infeksi di saluran pencernaan anak.


diare adalah upaya pengeluaran racun atau zat yang dianggap berbahaya oleh tubuh anak, Tubuh akan berupaya mengeluarkan yang dianggap racun tersebut lewat diare.

sebaiknya biarkan tubuh berproses yang terpenting itu dijaga agar tidak dehidrasi.


kalau ibu ragu dan sulit menilai tanda dehidrasi tersebut sebaiknya segera bawa anak ke UGD RS terdekat untuk diperiksakan ulang. Beberapa tanda dehidrasi seperti mata cekung, lemas cenderung tidur, sulit minum.


selagi anak masih aktif makan minum masih mau walau sedikit tapi dibuatlah sering, maka biarkan tubuh anak berproses dengan diarenya, yang penting jaga dari dehidrasi dengan makan minum.


Apabila Frekuensi mulai berkurang berarti sudah mulai ada kemajuan, pantau konsistensi kotorannya, proses pemulihan itu bertahap, yang terpenting pastikan anak makan dan minum, tidak dehidrasi.


Hal yang perlu diperhatikan:

-pantau tanda dehidrasi (anak lemas, mata cekung, tidak aktif anaknya, malas minum)

-pastikan tetap ada makanan dan minuman yang masuk untuk nutrisi tubuhnya

-jaga kebersihan makan dan minumnya

-hindari kontak dengan yang sedang sakit.

-pertolongan pertama diare dapat diberikan ASI lanjut seperti biasa, oralit atau cairan lainnya yang terpenting anak tidak kekurangan cairan

-berikan makan porsi sedikit tapi sering

-istirahat yang cukup, pada anak yang sedang aktif mengeksplor, perlu pengawasan lebih dari orang tua agar bermain di tempat yang aman dan bersih.


untuk memastikan lagi karena perlu dianamnesis (tanya jawab) lebih lengkap, sebaiknya periksakan ke klinik atau puskesmas terdekat.


Terimakasih

1 minggu yang lalu
Suka
Balas
Temukan komunitas Anda
Jelajahi berbagai jenis komunitas yang ada dan paling sesuai dengan kondisi kesehatan yang Anda hadapi.
Iklan
Iklan