Dokter sya mau menanyakan, bagaimana mengatasi anak trauma dg meminum

Dokter sya mau menanyakan, bagaimana mengatasi anak trauma dg meminum obat atau vitamin, cz dulu waktu baby-nya pernah di paksa untuk minum obat jd sampe usia 6 th anak saya masih trauma jd susah sekali untuk minum obatnya 🥹

Suka
Bagikan
Simpan
Komentar
28
2

2 komentar

Halo, terima kasih untuk pertanyaannya.


Kejadian yang tidak menyenangkan yang dialami oleh anak terkadang menyisakan trauma sehingga berdampak pada perilaku anak dalam menjalani keseharian, yang secara tidak langsung juga berpengaruh terhadap keseharian orang tua dalam menjalani aktivitasnya.


Sebagai orang tua tentunya mengharapkan yang terbaik buat anak sehingga berbagai cara akan dilakukan agar anak merasa nyaman dan aman menjalani hari-harinya. Anda dapat mendampingi anak dengan meluangkan lebih banyak waktu untuk bermain dengan anak. Anda juga boleh menceritakan buku cerita atau dongeng dengan mengangkat tema sesuai ketakutannya. Pada saat anak menangis, anda hanya perlu berada di sampingnya sambil mengatakan “adik takut ya? Tenang ya dik, ada mama/ papa disini bersama adik” sambil memeluknya. Anda tidak perlu memarahi, membentak, ataupun memukul anak karena akan semakin memperburuk kondisinya. Hargai setiap proses anak, agar tidak merasa semakin tertekan selama menjalani proses tersebut. Berikan apresiasi setiap perkembangan anak, sehingga termotivasi untuk mempertahankan perilaku baiknya.


Untuk memastikan kondisi anak yang sebenarnya diperlukan asesmen/ pemeriksaan yang mendalam oleh professional. Dengan dilakukan pemeriksaan lebih dini, maka dapat segera ditentukan pula langkah yang tepat untuk selanjutnya.

Jangan ragu untuk memeriksakan anak anda ke psikolog anak jika keluhan berlanjut atau bertambah parah agar tertangani dengan tepat.

9 bulan yang lalu
Suka
Balas
Untuk mengatasi trauma anak terhadap minum obat, ada beberapa langkah yang bisa dicoba. Trauma pada anak memerlukan perhatian khusus agar tidak berkepanjangan:

Pertama, ciptakan suasana yang aman dan tenang saat memberikan obat. Hindari memaksa anak karena bisa memperburuk trauma. Beri tahu anak tentang tujuan obat dengan bahasa yang mudah dimengerti. Pastikan anak dalam keadaan sadar saat diberi obat. Kedua, pilih obat sirup dengan rasa yang lebih manis dan mudah ditelan. Ajak anak bermain atau melakukan aktivitas yang menyenangkan untuk mengalihkan perhatiannya saat minum obat. Gunakan alat bantu seperti sendok takar atau pipet. Dudukkan anak dengan posisi tegak saat memberi obat. Ketiga, beri pujian setelah anak berhasil minum obat. Hindari menyebut obat sebagai permen untuk mencegah kebingungan. Jika trauma anak sangat parah, pertimbangkan untuk mencari bantuan dari psikolog anak. Mereka dapat memberikan terapi khusus untuk membantu anak mengatasi trauma tersebut. Selain itu, penting untuk mengenali ciri-ciri trauma pada anak, seperti sensitivitas berlebih, kesulitan tidur, atau menarik diri. Dengan penanganan yang tepat, dampak trauma dapat dikurangi dan mencegah masalah lebih lanjut.

9 bulan yang lalu
Suka
masukan
warningDisclaimer: Informasi yang disampaikan di atas adalah informasi umum, bukan pengganti saran medis resmi dari dokter atau pakar.
Related content
Temukan komunitas Anda
Jelajahi berbagai jenis komunitas yang ada dan paling sesuai dengan kondisi kesehatan yang Anda hadapi.
Iklan
Iklan