Dokter

Dok, anak saya susah banget buat makan. Tapi kalau soal cemilan yang renyah dia suka banget. Cara mengatasinya gimana ya dok

Suka
Bagikan
Simpan
Komentar
5

5 komentar

Selamat siang dokter mau tanya & minta solusinya putri saya umur 12 THN satu bulan yg lalu pulang dari ponpes kondisi pisiknya lemas,bahkan lengan & kakinya bengkak setelah saya bawah kedokter di cek leb, di USG itu hasilnya normal/ bagus semua tapi kondisi pisik anak saya masih lemas , sesak & bengkak.itu kenapa ya dok


5 bulan yang lalu
Suka
Balas
@Amin Udin

081249410796 itu nomer WA saya dokter

5 bulan yang lalu
Suka
Balas
@Amin Udin

Keadaan lemas,kadang sesak & bengkak itu sampai sekarang masih dok,kaki buat jalan itu rasanya terasa berat banget dok,tolong solusinya dokter

5 bulan yang lalu
Suka
Balas

Vitamin untuk anak itu diperlukan apa tudak sih dok sebenarnya?

2 tahun yang lalu
Suka
Balas

Hai Sobat Sehat, pertanyaan Anda telah kami terima. Kami akan membantu memberikan penjelasan secara umum terlebih dulu, sebelum pakar kami memberikan respons ya.


Saya akan mencoba memberikan beberapa saran untuk mengatasi masalah anak yang susah makan namun suka cemilan yang renyah:
  1. Berikan pilihan makanan yang sehat: Sediakan makanan yang sehat dan bergizi sebagai pilihan utama untuk anak Anda. Pastikan ada variasi makanan yang mencakup semua kelompok makanan, seperti sayuran, buah-buahan, protein, dan karbohidrat. Anda juga bisa mencoba menghidangkan makanan dengan cara yang menarik, seperti membuat bentuk-bentuk lucu atau menghidangkan dalam piring yang berwarna-warni.

  2. Batasi akses pada cemilan yang tidak sehat: Meskipun anak suka cemilan yang renyah, penting untuk membatasi konsumsi cemilan yang tidak sehat, seperti keripik atau permen. Anda bisa menggantinya dengan cemilan yang lebih sehat, seperti kerupuk gandum, kacang-kacangan panggang, atau buah-buahan segar.

  3. Jadwalkan waktu makan yang teratur: Buatlah jadwal waktu makan yang teratur untuk anak Anda. Anak cenderung lebih mudah makan saat mereka tahu kapan waktu makan tiba. Hindari memberikan cemilan di antara waktu makan utama, sehingga anak tidak kehilangan nafsu makan saat makanan utama disajikan.

  4. Libatkan anak dalam proses memasak: Ajak anak Anda untuk membantu dalam proses memasak. Dengan melibatkan mereka, mereka akan merasa lebih tertarik dan antusias untuk mencoba makanan yang mereka buat sendiri.

  5. Berikan contoh yang baik: Jadilah contoh yang baik dengan mengonsumsi makanan sehat dan menikmati waktu makan bersama anak. Anak cenderung meniru perilaku orang dewasa di sekitarnya, jadi jika mereka melihat Anda menikmati makanan sehat, mereka juga akan cenderung melakukannya.

  6. Bersabar dan konsisten: Mengubah kebiasaan makan anak membutuhkan waktu dan kesabaran. Tetaplah konsisten dalam memberikan pilihan makanan yang sehat dan menghindari memberikan cemilan yang tidak sehat. Jangan memaksa anak untuk makan, tetapi berikan dukungan dan dorongan positif.

Selain itu, penting juga untuk berkonsultasi dengan dokter anak untuk mendapatkan saran yang lebih spesifik sesuai dengan kondisi anak Anda. Semoga saran ini membantu, dan jika Anda memiliki pertanyaan lain, silakan tanyakan!

2 tahun yang lalu
Suka
masukan
warningDisclaimer: Informasi yang disampaikan di atas adalah informasi umum, bukan pengganti saran medis resmi dari dokter atau pakar.
Related content
Temukan komunitas Anda
Jelajahi berbagai jenis komunitas yang ada dan paling sesuai dengan kondisi kesehatan yang Anda hadapi.
Iklan
Iklan