Dok anak saya usianya 6 bulan dan sudah MPASI

Sudah 2 hari frekuensi BAB nya lebih sering,fasesnya berlendir dan berair,tapi tidak berbau,dan anaknya pun tidak rewel,apa ini bertanda diare atau bukan?

Suka
Bagikan
Simpan
Komentar
132
3

3 komentar

Dok anak saya sudah diare 2 hari sudah berobat juga, tpi yg ini ban nya agak berlendir


2 tahun yang lalu
Suka
Balas

Halo Yuliana Rusli, terimakasih atas pertanyaannya


Berdasarkan Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), Diare adalah buang air besar yang frekuesinya lebih sering dan konsistensi tinja lebih encer dari biasanya. Selama terjadi diare, tubuh akan kehilangan cairan dan elektrolit secara cepat. Pada saat yang bersamaan, usus kehilangan kemampuannya untuk menyerap cairan dan elektrolit yang diberikan kepadanya.


Pada kasus yang ringan dimana proses penyerapan belum terganggu, berbagai cairan yang diberikan kepadanya dapat mencegah dehidrasi. Lebih kurang 10% episode diare disertai dehidrasi /kekurangan cairan secara berlebihan. Bayi dan anak yang lebih kecil lebih mudah mengalami dehidrasi dibanding anak yang lebih besar dan dewasa.


Pertolongan pertama di rumah:

  1. Pastikan bayi tidak dehidrasi (malas minum atau terlihat kehausan, lemas, cenderung tidur, mata cowong, kencing berkurang)
  2. Berikan oralit atau cairan lain seperti air putih untuk anak diatas 6 bulan, 0-6 bulan fokus ASI
  3. Teruskan ASI-makan
  4. Cek apabila sudah MPASI apakah ada makanan yang kemungkinan anak alergi terhadap makanan tersebut maka di stop dulu.


Diare atau BAB cair pada bayi dan anak seringkali menjadi masalah di rumah. Diare pada bayi atau anak sebagian besar disebabkan virus, maka tidak boleh diberikan obat sembarangan.

Hal yang perlu diwaspadai oleh orang tua adalah tanda dehidrasi pada anak. Yang terpenting yaitu cukupi cairan anak, nutrisi selama sakit dan waspada tanda dehidrasi atau tanda bahaya lainnya. Perhatikan juga keluhan lainnya seperti demam, nyeri perut dan lainnya


Pertolongan pertama dapat diakukan di rumah. Perlu diingat, diare adalah bentuk respons tubuh terhadap paparan patogen di saluran cerna. Maka yang terpenting pastikan tidak dehidrasi. Apabila mulai terlihat tanda dehidrasi segera bawa ke IGD terdekat. terimakasih


2 tahun yang lalu
Suka
Balas

Hai Sobat Sehat, pertanyaan Anda telah kami terima. Kami akan membantu memberikan penjelasan secara umum terlebih dulu, sebelum pakar kami memberikan respons ya.


Berdasarkan gejala yang Anda sebutkan, kemungkinan besar anak Anda mengalami diare. Diare pada bayi dapat disebabkan oleh berbagai faktor seperti infeksi virus atau bakteri, alergi makanan, atau perubahan dalam pola makan. Penting untuk memantau kondisi anak Anda dan memberikan perawatan yang tepat. Berikut beberapa saran yang dapat membantu:
  1. Pastikan anak Anda tetap terhidrasi dengan memberikan ASI atau formula secara teratur. Jika anak Anda sudah makan makanan padat, berikan juga air putih atau jus buah yang diencerkan.

  2. Hindari memberikan makanan yang sulit dicerna seperti makanan berlemak atau berminyak, makanan pedas, atau makanan yang mengandung banyak gula.

  3. Bersihkan area genital anak Anda dengan lembut dan sering, dan pastikan untuk mengganti popok secara teratur.

  4. Jika diare berlangsung lebih dari 2-3 hari atau jika anak Anda mengalami gejala lain seperti demam atau muntah, segera konsultasikan dengan dokter anak untuk mendapatkan perawatan yang tepat.

Semoga bermanfaat!

2 tahun yang lalu
Suka
masukan
warningDisclaimer: Informasi yang disampaikan di atas adalah informasi umum, bukan pengganti saran medis resmi dari dokter atau pakar.
Related content
Temukan komunitas Anda
Jelajahi berbagai jenis komunitas yang ada dan paling sesuai dengan kondisi kesehatan yang Anda hadapi.
Iklan
Iklan