Dok aku punya anak umur 9 Thun dan 8 tahun

Dok aku punya anak umur 9 Thun dan 8 tahun dok anak saya yang pertama umurnya 9 tahun akhir akhir ini selalu menggunting celana pendek nya dia

Pertanyaannya apakah itu termasuk gangguan pribadi apa bukan ya dok dan apa solusinya

Suka
Bagikan
Simpan
Komentar
23
2

2 komentar

Halo Muhajirin, terima kasih atas pertanyaan anda


Kami memahami kekhawatiran anda terhadap perilaku anak.

Anak usia 9 tahun yang sering menggunting celana pendeknya sebenarnya tidak serta-merta bisa langsung disebut mengalami gangguan kepribadian. Usia anak masih dalam masa eksplorasi, rasa ingin tahu, dan mencari cara untuk mengekspresikan diri.


Beberapa kemungkinan yang bisa menjelaskan perilaku ini antara lain, yaitu anak ingin mencoba sesuatu dengan benda di sekitarnya karena rasa ingin tahu atau penasaran. Hal tersebut juga bisa menjadi cara menyalurkan emosi, mungkin anak merasa bosan, kesal, atau cemas mencari aktivitas “merusak” benda. Selain itu, mungkin anak kurang memahami nilai barang, di mana anak belum sepenuhnya paham bahwa pakaian berbeda dengan kertas atau mainan, sehingga tidak seharusnya digunting. Bahkan perilaku tersebut kadang muncul untuk menarik reaksi orang tua (mencari perhatian), atau mengikuti tren yang ada di lingkungan pertemanannya.


Yang bisa anda lakukan sebagai orang tua, adalah mencari tahu motifnya dengan menanyakan tanpa menyudutkan, “Kakak, kenapa celananya digunting? Apa yang kamu rasakan waktu itu?". Lalu, arahkan ke aktivitas pengganti, di mana kalau dia suka menggunting, berikan kertas bekas, kardus, atau bahan kerajinan lain sambil katakan bahwa “kalau mau coba gunting-gunting, gunakan ini ya, bukan celana". Selanjutnya ajarkan konsekuensi, misalnya, jika celana rusak maka tidak bisa dipakai lagi. Anak bisa diminta ikut bertanggung jawab, misalnya membantu menambal atau menyisihkan uang jajan untuk mengganti. Anda juga perlu mengamati frekuensi dan konteks, kalau hanya sesekali dan bisa dialihkan, biasanya bukan masalah serius. Tapi kalau sering, berulang, atau disertai perilaku lain (misalnya melukai diri, sangat impulsif, sulit mengendalikan emosi), maka sebaiknya dikonsultasikan ke psikolog anak.

Semoga membantu ya


7 bulan yang lalu
Suka
Balas
Perilaku anak Anda yang berusia 9 tahun memotong celana pendeknya kemungkinan besar bukan merupakan gangguan pribadi dalam artian klinis, melainkan bisa jadi bentuk ekspresi diri, rasa ingin tahu, atau cara anak mencari perhatian. Pada usia 9 tahun, anak sedang dalam masa transisi menuju remaja, di mana mereka mulai menyadari norma sosial dan mengalami perkembangan emosional serta sosial yang signifikan:

Untuk solusinya, Anda bisa melakukan beberapa hal:

  1. Ajak Berdiskusi dengan Lembut: Dekati anak dengan pertanyaan lembut dan ajak bicara mengapa ia melakukan hal tersebut. Tanyakan apa yang ia rasakan atau inginkan saat memotong celananya. Mungkin ia merasa tidak nyaman dengan celana tersebut, ingin tampil beda, atau sekadar bereksperimen.
  2. Jelaskan Konsekuensi: Beri tahu anak bahwa memotong celana dapat merusak barang dan merupakan pemborosan. Ajarkan tentang nilai barang dan pentingnya menjaga milik pribadi.
  3. Tetapkan Batasan: Jelaskan bahwa perilaku tersebut tidak diperbolehkan. Anda bisa menawarkan alternatif lain jika ia ingin mengekspresikan diri, misalnya melalui kegiatan seni, menggambar, atau memilih pakaian yang lebih nyaman dan sesuai keinginannya (dalam batasan yang wajar).
  4. Perhatikan Perilaku Lain: Amati apakah ada perilaku lain yang menyertai atau perubahan emosional yang signifikan. Anak usia 9 tahun mulai belajar mengontrol emosi dan memahami perasaan orang lain, namun juga bisa mengalami perubahan suasana hati.
  5. Dukungan dan Pengawasan: Terus dukung perkembangan anak dengan berdiskusi dan mendampinginya. Jika perilaku ini terus berlanjut, semakin intens, atau disertai dengan perilaku lain yang mengkhawatirkan, disarankan untuk berkonsultasi dengan psikolog anak atau dokter anak untuk evaluasi lebih lanjut.
7 bulan yang lalu
Suka
masukan
warningDisclaimer: Informasi yang disampaikan di atas adalah informasi umum, bukan pengganti saran medis resmi dari dokter atau pakar.
Related content
Temukan komunitas Anda
Jelajahi berbagai jenis komunitas yang ada dan paling sesuai dengan kondisi kesehatan yang Anda hadapi.
Iklan
Iklan