Anak jarang pipis
Hallo dok saya mau tanya... Anak saya umur 16 bulan... Anak saya jarang pipis dok tapi berkeringat.. Sebelum pipis nya jarang ada gejala batuk pilek dan lemas... Apakah itu berbahaya dok...
Hallo dok saya mau tanya... Anak saya umur 16 bulan... Anak saya jarang pipis dok tapi berkeringat.. Sebelum pipis nya jarang ada gejala batuk pilek dan lemas... Apakah itu berbahaya dok...
1 komentar
Terbaru

Anda sekarang bisa mulai memposting cerita dan komentar.
Dapatkan saran dari dokter, pakar, dan duta komunitas.
Bagikan pengalaman Anda dengan orang lain yang mungkin membutuhkan.
Terus aktif dan jadilah Duta Komunitas dengan mengumpulkan poin
Hai Sobat Sehat, pertanyaan Anda telah kami terima. Kami akan membantu memberikan penjelasan secara umum terlebih dulu, sebelum pakar kami memberikan respons ya.
Saya bukan dokter, tetapi saya akan mencoba memberikan informasi yang mungkin berguna bagi Anda.:Anak yang jarang pipis bisa menjadi tanda adanya masalah kesehatan yang perlu diperhatikan. Namun, berkeringat sendiri tidak selalu menjadi indikasi masalah yang serius. Beberapa faktor yang dapat mempengaruhi frekuensi buang air kecil pada anak adalah asupan cairan, aktivitas fisik, dan kondisi kesehatan secara umum.
Namun, jika anak Anda juga mengalami gejala batuk pilek dan lemas, ini bisa menjadi tanda adanya infeksi saluran pernapasan atau masalah kesehatan lainnya. Batuk pilek dan lemas dapat menyebabkan dehidrasi, yang dapat mempengaruhi produksi urin.
Saya sarankan Anda untuk segera berkonsultasi dengan dokter anak untuk mengevaluasi kondisi anak Anda secara lebih mendalam. Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan mungkin memerlukan tes tambahan untuk menentukan penyebab masalah ini. Mereka akan memberikan diagnosis yang akurat dan memberikan pengobatan yang sesuai jika diperlukan.
Jika anak Anda mengalami gejala yang memburuk atau mengalami kesulitan bernapas, segera cari bantuan medis darurat.
Semoga anak Anda segera pulih dan mendapatkan perawatan yang tepat. Jika Anda memiliki pertanyaan lebih lanjut, jangan ragu untuk bertanya kepada dokter anak yang merawat anak Anda.
Related content