Anak 17 bulan Sering bab malam

Anak saya 17 bulan, sering bab malam mencret warna kehijauan serta berlendir, apakah alergi susu sapi? Tapi susunya tidak pernah di ganti dari bayi dengan merek yang sama. Kalau siang tidak mencret karena jarang minum susu lebih banyak makan.

Suka
Bagikan
Simpan
Komentar
40
2
2

2 komentar

Hello sobat sehat, terima kasih atas pertanyaannya.


Mencret hijau berlendir pada ananda di malam hari menandakan adanya gangguan pencernaan, kemungkinan akibat infeksi, alergi, atau terlalu banyak foremilk (ASI encer). Sobat perlu membawa bayi ke dokter untuk diperiksakan secara langsung, jika diare berlanjut lebih dari 1 hari, disertai tanda dehidrasi (mulut kering, popok jarang basah), lemas, atau ada darah pada feses. Perhatikan asupan cairan bayi, kebersihan lingkungan, dan jangan ragu mencari pertolongan medis untuk diagnosis dan penanganan yang tepat.


Penyebab Diare Hijau Berlendir pada anada dapat diakibatkan oleh :

  • Infeksi: Infeksi virus atau bakteri pada saluran pencernaan bisa menyebabkan peradangan, sehingga makanan tidak tercerna dengan baik dan feses berwarna hijau berlendir.
  • Alergi Susu: Alergi terhadap susu sapi atau bahkan ASI (alergi ASI) dapat memicu diare.
  • Parasit: Parasit di dalam tubuh ananda juga dapat menjadi penyebab diare.

Segera bawa bayi ke dokter jika mengalami hal berikut:

  • Diare yang tidak membaik dalam 1 hari.
  • Tanda-tanda dehidrasi, seperti mulut dan bibir kering, atau bayi tidak mengompol >3 jam.
  • Bayi tampak lemas, kurang mau minum atau makan.
  • Diare berlangsung lebih dari 5 hari dan disertai penurunan berat badan.
  • Adanya darah pada feses atau muntah darah.


Hal yang Bisa Dilakukan di Rumah

  • Pastikan Asupan Cairan Cukup:

Berikan cairan lebih sering untuk mencegah dehidrasi. Hindari pemberian minuman manis seperti sport drink.

  • Jaga Kebersihan:

Cuci tangan dengan sabun dan air mengalir sebelum menyiapkan susu dan setelah menyentuh ananda untuk mencegah penyebaran infeksi.

  • Pantau Makanan Bayi:

Jika ananda mengonsumsi makanan padat, hindari memberikan makanan pedas atau asam.

  • Periksa Lingkungan:

Pastikan kebersihan wadah susu formula.


Semoga membantu.

Salam sehat,

dr. Rahayu

6 bulan yang lalu
Suka
Balas
Berdasarkan gejala yang Anda sebutkan, yaitu diare (mencret) berwarna kehijauan dan berlendir, terutama di malam hari saat konsumsi susu mungkin lebih banyak, **ada kemungkinan anak Anda mengalami alergi susu sapi**:

Meskipun merek susu tidak pernah diganti sejak bayi, alergi susu sapi bisa saja berkembang seiring waktu karena sistem kekebalan tubuh anak menganggap protein susu sapi sebagai zat asing. Gejala alergi susu sapi memang dapat meliputi perubahan pada feses seperti diare yang lebih encer dan berlendir. Pola gejala yang lebih parah di malam hari saat anak lebih banyak minum susu juga mendukung dugaan ini. Sangat disarankan untuk segera berkonsultasi dengan dokter anak untuk mendapatkan diagnosis yang tepat. Dokter akan melakukan pemeriksaan dan mungkin menyarankan tes atau percobaan eliminasi untuk memastikan apakah ini memang alergi susu sapi. Jika terbukti alergi, dokter akan memberikan rekomendasi penanganan yang tepat, termasuk pilihan susu formula alternatif seperti susu formula soya atau susu terhidrolisat ekstensif yang lebih aman untuk anak dengan alergi susu sapi. Penting untuk mencatat detail gejala dan frekuensinya agar dokter dapat mendiagnosis dengan akurat.

7 bulan yang lalu
Suka
masukan
warningDisclaimer: Informasi yang disampaikan di atas adalah informasi umum, bukan pengganti saran medis resmi dari dokter atau pakar.
Related content
Temukan komunitas Anda
Jelajahi berbagai jenis komunitas yang ada dan paling sesuai dengan kondisi kesehatan yang Anda hadapi.
Iklan
Iklan