Labia mayora terasa nyeri

Saya merasa vagina saya terasa nyeri di sekitar labia mayora sisi kiri. Terutama saat bagian tersebut ditekan atau terkena tekanan (misal duduk). Saat berjalan pun rasanya kurang nyaman. Saya juga sering mengalami keputihan. Saya tidak tahu mengapa demikian? Semoga dapat dibantu menjawab

Suka
Bagikan
Simpan
Komentar
72
2

2 komentar

Hallo Hamidah, terima kasih atas pertanyaan nya.

Nyeri di sekitar **labia mayora (bibir luar vagina)** yang terasa saat ditekan, duduk, atau berjalan dapat disebabkan oleh beberapa kondisi. Karena Anda juga menyebutkan **sering keputihan**, beberapa kemungkinan penyebab yang umum antara lain:


**Kemungkinan Penyebab**

1. **Infeksi jamur (candidiasis) atau bakteri (vaginosis bakterialis)**


* Gejala: keputihan berlebih (putih kental seperti susu atau cair berbau amis), gatal, perih, dan kulit di sekitar labia bisa bengkak atau nyeri bila ditekan.

2. **Bartholinitis (radang kelenjar Bartholin)**


* Kelenjar Bartholin terletak di sisi bawah bibir vagina. Bila tersumbat dan terinfeksi, dapat terbentuk benjolan (kista/abses) yang menimbulkan nyeri, terutama saat duduk atau berjalan.

3. **Folikulitis (peradangan akar rambut) atau jerawat kemaluan**


* Biasanya akibat bercukur, gesekan pakaian ketat, atau keringat. Tampak benjolan kemerahan yang nyeri bila ditekan.

4. **Iritasi/dermatitis kontak**


* Misalnya karena pembalut, sabun pembersih, deterjen, atau celana dalam sintetis. Dapat menimbulkan nyeri bila kulit meradang.

5. **Herpes genital atau infeksi menular seksual lain**


* Biasanya disertai lepuhan atau luka kecil, perih, dan keputihan abnormal.


**Waspadai Segera ke Dokter Bila:**

* Ada **benjolan keras**, bengkak besar, atau nyeri hebat.

* Keputihan **berbau menyengat**, berwarna **hijau/kuning**, atau bercampur darah.

* Disertai **demam, panas dingin**, atau nyeri panggul.


Saran yang Bisa Dilakukan Sementara

* Jaga kebersihan area genital, cuci dengan air bersih tanpa sabun berpewangi.

* Gunakan celana dalam berbahan katun dan hindari yang ketat/lembap.

* Hindari pantyliner/pembalut berpewangi bila tidak diperlukan.

* Jangan memencet benjolan atau menggaruk area yang nyeri.

* Jika keputihan banyak atau berbau, sebaiknya **periksa ke dokter kandungan** untuk pemeriksaan fisik dan tes keputihan, agar penyebabnya jelas dan dapat diberi obat (antijamur/antibiotik bila perlu).

6 bulan yang lalu
Suka
Balas
Berdasarkan gejala yang Anda alami, yaitu nyeri pada labia mayora sisi kiri terutama saat ditekan atau terkena tekanan, ketidaknyamanan saat berjalan, dan keputihan yang sering, ada beberapa kemungkinan penyebab yang perlu diperiksa lebih lanjut:

Kemungkinan besar kondisi Anda berkaitan dengan:

  1. Kista atau abses Bartholin: Kelenjar Bartholin terletak di dekat lubang vagina. Jika kelenjar ini tersumbat atau terinfeksi, dapat menyebabkan benjolan yang terasa nyeri, bengkak, dan tidak nyaman, terutama saat ditekan atau duduk. Infeksi pada kista Bartholin juga bisa disertai dengan keputihan.
  2. Infeksi atau peradangan pada vulva dan vagina (vulvovaginitis): Infeksi bakteri, jamur, atau iritasi dapat menyebabkan peradangan yang menimbulkan nyeri, gatal, dan keputihan yang tidak normal.
  3. Iritasi atau luka: Gesekan, penggunaan pakaian ketat, atau faktor lain dapat menyebabkan iritasi atau luka kecil pada area labia yang terasa nyeri saat disentuh atau tertekan. Mengingat adanya nyeri yang mengganggu dan keputihan, sangat disarankan untuk segera berkonsultasi dengan dokter spesialis kebidanan dan kandungan (obgyn). Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan mungkin tes tambahan untuk menegakkan diagnosis yang akurat dan memberikan penanganan yang sesuai.
6 bulan yang lalu
Suka
masukan
warningDisclaimer: Informasi yang disampaikan di atas adalah informasi umum, bukan pengganti saran medis resmi dari dokter atau pakar.
Related content
Temukan komunitas Anda
Jelajahi berbagai jenis komunitas yang ada dan paling sesuai dengan kondisi kesehatan yang Anda hadapi.
Iklan
Iklan