Vagina perih

Hallo dok.. saya mau tanya ,selama kurang lebih hampir 1th saya tidak berhubungan badan dgn suami...akhir" saya kembali berhubungan badan tp setelah berhubungan saya mengeluarkan bercak darah bercampur lendir,,setiap kali berhubungan apalgi jika gesekan waktu berhubungan agak cepat darah agak banyak keluarnya ..mohon info obat atau cara penanganan nya dok..

Terima kasih..

Suka
Bagikan
Simpan
Komentar
9
1
2

2 komentar

Hallo Rina Rina, terima kasih atas pertanyaan nya.

Perih saat berhubungan seksual disertai keluarnya darah dari vagina dapat disebabkan oleh:

  • gesekan yang terlalu keras saat berhubungan seksual
  • vagina yang kering
  • kurangnya produksi cairan lubrikasi alami
  • vaginitis
  • cedera rahim
  • radang serviks
  • polip serviks
  • luka akibat penyakit menular seksual seperti herpes atau sifilis
  • kanker serviks
  • dsb.

Sebaiknya Anda berkonsultasi dengan dokter spesialis kandungan. Dokter akan menelisik riwayat gejala yang Anda alami dan melakukan pemeriksaan fisik. Tes penunjang seperti tes darah, USG dapat dokter anjurkan. Terapi yang tepat akan dokter berikan.

Anjuran yang dapat Anda lakukan:

  • hindari gesekan yang terlalu keras saat berhubungan seks
  • lakukan pemanasan atau foreplay yang memadai saat berhubungan seks
  • jika perlu gunakan pelumas berbahan dasar air saat berhubungan seks
  • komunikasikan keluhan Anda dengan suami
2 tahun yang lalu
Suka
Balas

Hai Sobat Sehat, pertanyaan Anda telah kami terima. Kami akan membantu memberikan penjelasan secara umum terlebih dulu, sebelum pakar kami memberikan respons ya.


Saya bukan dokter, tetapi saya akan mencoba memberikan informasi yang mungkin berguna bagi Anda.:

Pertama-tama, perdarahan setelah berhubungan intim dapat memiliki beberapa penyebab yang berbeda. Beberapa kemungkinan penyebabnya termasuk:

  1. Luka atau iritasi pada vagina atau serviks: Gesekan yang kasar atau kurangnya pelumasan dapat menyebabkan luka atau iritasi pada vagina atau serviks, yang dapat menyebabkan perdarahan setelah berhubungan intim.

  2. Infeksi vagina: Infeksi vagina, seperti vaginitis atau infeksi ragi, dapat menyebabkan perdarahan setelah berhubungan intim. Infeksi ini biasanya disertai dengan gejala lain seperti gatal, keputihan yang tidak normal, atau bau yang tidak sedap.

  3. Polip serviks: Polip serviks adalah pertumbuhan jinak yang dapat terjadi pada serviks. Polip ini dapat menyebabkan perdarahan setelah berhubungan intim.

  4. Endometriosis: Endometriosis adalah kondisi di mana jaringan yang biasanya melapisi rahim tumbuh di luar rahim. Ini dapat menyebabkan perdarahan setelah berhubungan intim.

  5. Gangguan perdarahan: Beberapa gangguan perdarahan, seperti fibroid rahim atau polip rahim, dapat menyebabkan perdarahan setelah berhubungan intim.

Penting untuk berkonsultasi dengan dokter Anda untuk mendapatkan diagnosis yang akurat dan penanganan yang tepat. Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan mungkin memerlukan tes tambahan, seperti tes darah atau pemeriksaan panggul, untuk menentukan penyebab perdarahan Anda.

Dalam hal penanganan, itu akan tergantung pada penyebab yang mendasarinya. Dokter Anda mungkin meresepkan obat atau memberikan saran tentang perawatan yang tepat, tergantung pada diagnosis yang ditegakkan.

Jangan ragu untuk menghubungi dokter Anda segera untuk mendapatkan nasihat medis yang tepat. Semoga segera pulih!

2 tahun yang lalu
Suka
masukan
warningDisclaimer: Informasi yang disampaikan di atas adalah informasi umum, bukan pengganti saran medis resmi dari dokter atau pakar.
Related content
Temukan komunitas Anda
Jelajahi berbagai jenis komunitas yang ada dan paling sesuai dengan kondisi kesehatan yang Anda hadapi.
Iklan
Iklan