Tolong jawab dok

Halo dok mau tanya, saya ini kan sedang menstruasi setelah tidak menstruasi 2 bulan, darah yang keluar sangat banyak sehingga saya harus ganti pembalut 2 jam per hari,dan keluar gumpalan yang besar dan sangat banyak . Saya harus bagaimana ya dok supaya tidak keluar begitu banyak (normal) terimakasih mohon bantuannya

Suka
Bagikan
Simpan
Komentar
3
2

2 komentar

Hai Sobat Sehat.

Terimakasih atas pertanyaannya.


Darah haid menggumpal biasanya berlangsung pada masa awal haid. Namun, kondisi ini bisa berlangsung lebih lama pada wanita yang biasa mengalami haid lebih panjang.

Gumpalan darah saat haid tampak menyerupai gel berwarna merah terang hingga merah tua kecokelatan. Darah haid menggumpal dianggap normal bila hanya terjadi sesekali dan tidak lama.

Kondisi ini menjadi tidak normal dan perlu segera mendapat penanganan dokter ketika darah yang menggumpal saat haid berukuran besar atau sekitar 2,5 cm, bertahan lebih dari 7 hari, dan tidak kunjung berkurang hingga membuat Anda harus mengganti pembalut kurang dari 2 jam sekali.


Darah menggumpal saat haid dikatakan tidak normal jika disertai gejala lainnya dan menyebabkan beberapa kondisi, seperti:

1. Ketidakseimbangan hormon

Hormon reproduksi yang tidak seimbang bisa memengaruhi kondisi organ reproduksi itu sendiri. Dalam hal ini, keseimbangan hormon estrogen dan progesteron memengaruhi kondisi lapisan rahim. Jika terdapat ketidakseimbangan antarkeduanya maka dapat memicu terjadi penggumpalan darah saat haid.

2. Infeksi dalam rahim

Kondisi ini ditandai dengan periode haid yang lebih lama dari biasanya. Infeksi yang terjadi pada saluran vagina dan rahim ini menyebabkan keluarnya darah yang menggumpal. Jika kondisi ini terjadi terus-menerus maka bisa menyebabkan anemia.

3. Miom

Darah haid yang menggumpal juga bisa menjadi tanda adanya miom atau fibroid. Selain itu, kondisi ini juga ditandai dengan nyeri haid yang berlebihan. Kondisi ini wajib diwaspadai jika pembalut Anda pada saat menstruasi sudah penuh dalam waktu 1-2 jam disertai dengan banyaknya gumpalan darah.

4. Endometriosis

Endometriosis adalah tumbuhnya jaringan yang mirip lapisan rahim (endometrium) di luar rahim. Kondisi ini belum diketahui pasti penyebabnya. Namun, kondisi ini bisa menyebabkan keluar darah haid yang menggumpal. Hal ini lantaran jaringan tersebut tumbuh di luar rahim sehingga endometrium luruh bersama dengan haid. Perdarahan ini juga bisa terjadi di luar jadwal menstruasi.

5. Adenomiosis

Adenomiosis adalah kondisi jaringan lapisan dinding rahim tumbuh di dalam dinding otot rahim. Jaringan dapat terus tumbuh dan menebal sehingga meluruh dengan sendirinya. Kondisi ini bisa terjadi pada saat menstruasi yang memicu keluarnya darah haid menggumpal serta pendarahan yang berat.

6. Tanda jelang menopause

Bagi wanita, menopause dapat terjadi ketika memasuki usia 50 tahun ke atas. Kondisi ini juga bisa ditandai dengan keluarnya darah haid yang menggumpal seperti daging untuk melepaskan sisa pembuahan yang akan habis mengingat masa reproduksi segera berakhir.

7. Keguguran

Keluarnya darah menggumpal di luar jadwal haid bisa menjadi salah satu tanda-tanda keguguran. Umumnya, gejala keguguran ini ditandai dengan keluarnya jaringan seperti gumpalan daging. Kondisi ini terjadi pada usia awal kehamilan. Beberapa wanita yang mengalami keguguran tidak sadar sedang hamil.


Jika keluhan masih berlanjut, terutama jika dirasakan nyeri hebat di bagian panggul yang tidak kunjung berkurang, Anda perlu melakukan pemeriksaan ke dokter. Hal ini bisa saja disebabkan oleh kondisi kesehatan rahim yang bermasalah. Melakukan pemeriksaan ke dokter sedini mungkin juga membantu penanganan yang lebih cepat dan tepat.

Semoga membantu,

Salam, dr. Syifa.

2 tahun yang lalu
Suka
Balas

Hai Sobat Sehat, pertanyaan Anda telah kami terima. Kami akan membantu memberikan penjelasan secara umum terlebih dulu, sebelum pakar kami memberikan respons ya.


Berdasarkan deskripsi yang Anda berikan, menstruasi yang sangat berat dengan keluarnya gumpalan besar bisa menjadi tanda adanya masalah kesehatan yang perlu dievaluasi lebih lanjut. Menstruasi yang berat atau dismenore (nyeri menstruasi yang parah) dapat disebabkan oleh beberapa faktor, termasuk gangguan hormonal, polip rahim, fibroid rahim, endometriosis, atau gangguan perdarahan lainnya.:

Untuk menentukan penyebab pasti dan memberikan saran yang tepat, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter kandungan atau spesialis kesehatan reproduksi. Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik, mungkin termasuk pemeriksaan panggul, serta mungkin memerlukan tes tambahan seperti tes darah atau ultrasonografi.

Dalam beberapa kasus, dokter mungkin meresepkan obat untuk mengatur aliran menstruasi atau mengurangi nyeri. Dalam kasus yang lebih serius, prosedur bedah mungkin diperlukan.

Selain itu, ada beberapa langkah yang dapat Anda coba untuk mengurangi aliran menstruasi yang berat, seperti mengonsumsi makanan yang kaya zat besi untuk mencegah anemia, menghindari makanan atau minuman yang dapat meningkatkan aliran darah seperti alkohol dan kafein, dan menggunakan pembalut yang lebih sering diganti untuk menjaga kebersihan.

Namun, penting untuk diingat bahwa saran di atas hanya bersifat umum dan tidak menggantikan konsultasi langsung dengan dokter. Dokter akan memberikan penanganan yang lebih spesifik sesuai dengan kondisi Anda. Jadi, sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan evaluasi dan penanganan yang tepat.

2 tahun yang lalu
Suka
masukan
warningDisclaimer: Informasi yang disampaikan di atas adalah informasi umum, bukan pengganti saran medis resmi dari dokter atau pakar.
Related content
Temukan komunitas Anda
Jelajahi berbagai jenis komunitas yang ada dan paling sesuai dengan kondisi kesehatan yang Anda hadapi.
Iklan
Iklan