soal haid

saya telat 14 hari total 49 hari lalu haid, saya tidak pernah memiliki riwayat hubungan seksual penetrasi sama sekali


hari pertama - pagi sedikit lalu bertambah termasuk intensitas kramnya tapi masih wajar dan ada nyeri pinggang

hari kedua - pagi gumpalan hati ayam merah hitam dan ganti pembalut 3x hari itu

hari ketiga - berhenti

hari keempat - flek coklat cair dan gumpalan hati ayam warna gelap disertai lendir bening yang saya ambil/tarik, tidak disertai kram atau apa karena tau2 udah keluar aja saat sedang pipis. Gumpalan yang ini saya sempat tekan sedikit tidak langsung hancur atau mungkin saya menekannya yang kurang keras

hari kelima - bersih


coba analisa dulu lah, saya meminta bantuan analisa dulu sebelum ke dokter, itu haid kan? apakah ada hubungannya dengan stres fisik dan psikis?


tapi kenapa ya saya masih belum bisa BAB sampai hari ini hari ke 6-7 setelah hpht itu? padahal udah mules banget pengen BAB keluarnya sedikit, perut bawah juga berat banget rasanya. sejak haid perut kiri bawah itu sakit apalagi kalau ditekan


jika hamil, apakah itu tanda keguguran dan tuntas karena setelah gumpalan kedua itu bersih kok sampai 7 hari setelahnya ini? jangan menyuruh tespek saya hanya penasaran


kemarin 2-3 hari tepat setelah nyeri ovulasi saya spotting keputihan bening dengan darah agak gumpal sedikit gitu tp keputihannya total selama 14 hari kalau gak salah, kemudian berubah jadi keputihan dahak agak kkeuningan selama 15 hari kayaknya, lalu terakhir putih susu keruh sedikit banget, kental dan agak lengket selama 2 hari dan keluar hanya 1x sehari, kemudian haid itu.


tahun lalu, Juli-September saya juga pernah terlambat (45 hari - 42 hari - 36 hari) tapi yang siklus ini saya bahkan tidak nyeri payudara, tidak kram sekuat biasanya

Suka
Bagikan
Simpan
Komentar
50
1

1 komentar

Berdasarkan keluhan yang Anda sampaikan, siklus haid yang terlambat hingga 49 hari, diikuti dengan perdarahan yang tidak biasa seperti gumpalan darah besar ("hati ayam" merah hitam dan gelap), flek coklat cair, serta nyeri perut bawah yang persisten dan masalah buang air besar, menunjukkan adanya kondisi yang perlu diperiksakan lebih lanjut. Meskipun Anda tidak memiliki riwayat hubungan seksual penetrasi, gejala-gejala ini mengindikasikan kemungkinan adanya gangguan pada siklus menstruasi atau kondisi kesehatan lain yang memerlukan evaluasi medis:

Beberapa poin yang dapat dianalisis:

  1. Siklus Haid Tidak Teratur dan Perdarahan Tidak Normal: Siklus haid Anda yang terlambat dan riwayat siklus tidak teratur sebelumnya (45, 42, 36 hari) menunjukkan adanya ketidakseimbangan hormonal. Perdarahan dengan gumpalan darah yang sangat banyak seperti yang Anda alami pada hari kedua dan keempat, serta durasi haid yang sangat singkat (berhenti di hari ketiga lalu flek), termasuk dalam kategori "tanda-tanda menstruasi yang tidak normal" seperti menorrhagia atau durasi haid yang tidak normal (terlalu pendek). Kondisi ini perlu diperiksa untuk mengetahui penyebabnya.
  2. Stres Fisik dan Psikologis: Ya, stres fisik dan psikologis sangat mungkin berhubungan dengan keterlambatan haid dan ketidakaturan siklus. Konteks juga menyebutkan bahwa telat haid bisa disebabkan oleh stres.
  3. Nyeri Perut Bawah dan Konstipasi: Nyeri perut kiri bawah yang sakit terutama saat ditekan, serta kesulitan buang air besar (konstipasi) yang sudah berlangsung 6-7 hari setelah HPHT, bukanlah gejala haid yang umum. Ini bisa mengindikasikan masalah pencernaan atau masalah lain di area panggul yang perlu dievaluasi.
  4. Keputihan Tidak Normal: Perubahan jenis keputihan yang Anda alami (bening dengan darah, kekuningan seperti dahak, putih susu keruh) juga bisa menjadi indikator adanya ketidakseimbangan atau infeksi, meskipun tidak selalu terkait langsung dengan masalah haid. Mengingat tidak adanya riwayat hubungan seksual penetrasi, kemungkinan kehamilan dan keguguran dapat dikesampingkan. Namun, gejala-gejala yang Anda alami, terutama perdarahan yang tidak normal, nyeri perut yang persisten, dan masalah pencernaan, sangat disarankan untuk segera berkonsultasi dengan dokter spesialis kandungan (Gynecologist) atau dokter umum. Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan mungkin menyarankan pemeriksaan penunjang untuk menentukan penyebab pasti dari keluhan Anda dan merencanakan penanganan yang tepat.
3 minggu yang lalu
Suka
masukan
warningDisclaimer: Informasi yang disampaikan di atas adalah informasi umum, bukan pengganti saran medis resmi dari dokter atau pakar.
Related content
Temukan komunitas Anda
Jelajahi berbagai jenis komunitas yang ada dan paling sesuai dengan kondisi kesehatan yang Anda hadapi.
Iklan
Iklan