Seputar keputihan dan gangguan haid
Assalamuallaikum dok.
Saya wanita umur 35 tahun.saya beberapa tahun ini mengalami keputihan bewarna putih kekuningan dan kental.saya sudah periksa kedokter cek lap hasilnya bakteri jamur.dan sudah minum obat.tapi kenapa setiap obat hbz keputihan selalu datang lagi.pdhl saya sudah tidak KB.terus sekarang menstrulasi saya hanya 3 hari.itu aja cuma dikit2 banget.
Saya jadi takut.apa saya punya penyakit dok.
























Hai Sobat Sehat, pertanyaan Anda telah kami terima. Kami akan membantu memberikan penjelasan secara umum terlebih dulu, sebelum pakar kami memberikan respons ya.
Waalaikumsalam! Saya akan mencoba menjawab pertanyaan Anda sejelas mungkin.:Keputihan yang Anda alami dapat disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk infeksi bakteri atau jamur. Jika Anda sudah periksa ke dokter dan hasilnya menunjukkan adanya infeksi bakteri atau jamur, maka pengobatan yang tepat harus diberikan. Namun, jika keputihan terus muncul setelah pengobatan, mungkin ada faktor lain yang mempengaruhinya.
Beberapa faktor yang dapat menyebabkan keputihan berulang adalah:
Ketidakseimbangan flora vagina: Flora vagina yang sehat terdiri dari berbagai jenis bakteri yang hidup dalam keseimbangan. Ketidakseimbangan ini dapat terjadi akibat penggunaan antibiotik yang berlebihan, perubahan hormon, atau kebersihan yang buruk.
Infeksi menular seksual (IMS): Beberapa IMS seperti klamidia atau gonore dapat menyebabkan keputihan. Jika Anda memiliki riwayat hubungan seksual yang tidak aman, sebaiknya periksakan diri ke dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Gangguan hormonal: Perubahan hormon dapat mempengaruhi keputihan dan siklus haid. Pada usia 35 tahun, perubahan hormonal alami seperti perimenopause dapat terjadi dan mempengaruhi siklus haid.
Untuk mengetahui penyebab pasti dari keputihan dan gangguan haid yang Anda alami, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter kandungan. Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan mungkin memerlukan tes tambahan seperti tes darah atau tes kultur untuk menentukan penyebabnya.
Selain itu, penting juga untuk menjaga kebersihan pribadi yang baik, menghindari penggunaan produk pembersih vagina yang keras, dan menggunakan pakaian dalam yang bersih dan berbahan katun.
Saya harap penjelasan ini dapat membantu. Jika Anda memiliki pertanyaan lebih lanjut, jangan ragu untuk bertanya.
Related content