saya sekarang berumur 23 tahun, pertama kali saya berhubungan badan

saya sekarang berumur 23 tahun, pertama kali saya berhubungan badan di usia 16 tahun, saya pernah bergonta ganti pasangan 4 kali, di tahun 2023 saat berhubungan seksual pernah sekali keluar darah sedikit dan di tahun 2024 juga pernah keluar darah sekali. saya juga keputihan setiap hari terkadang mengeluarkan bau amis namun warnanya bening, kemudian di bulan april 2025 saya memberanikan diri melakukan iva test, hasil iva test negatif namun terdapat sariawan pada serviks, saat itu bidan hanya mengolesi betadine saja dan tidak di berikan obat minum apapun, saat ini saya masih keputihan namun tidak pernah keluar darah lagi saat berhubungan, saya ingin bertanya dok, apakah saya harus melakukan papsmear? dan apalah sariawan itu bahaya?

Suka
Bagikan
Simpan
Komentar
1

1 komentar

Berdasarkan usia Anda yang 23 tahun dan riwayat seksual, sangat disarankan untuk melakukan Pap smear. Pap smear adalah tes penting untuk mendeteksi perubahan sel pada leher rahim yang dapat mengarah pada kanker serviks, dan direkomendasikan untuk wanita mulai usia 21 tahun, serta setiap tiga tahun untuk usia 21-29 tahun:

Mengenai 'sariawan pada serviks' yang Anda sebutkan, ini perlu dievaluasi lebih lanjut. Meskipun hasil IVA test Anda negatif, adanya luka atau sariawan pada serviks bisa menjadi indikasi adanya peradangan, infeksi, atau kondisi lain yang memerlukan penanganan spesifik. Pengolesan Betadine mungkin hanya penanganan awal, namun penting untuk mengetahui penyebab pasti dari sariawan tersebut. Keputihan yang Anda alami setiap hari, meskipun bening namun terkadang berbau amis, juga merupakan gejala yang perlu diperhatikan. Bersama dengan riwayat perdarahan saat berhubungan seksual di masa lalu, semua ini menunjukkan perlunya pemeriksaan ginekologi yang lebih komprehensif. Saya sangat menyarankan Anda untuk berkonsultasi dengan dokter spesialis kandungan dan kebidanan (Obstetrics and Gynecology) untuk pemeriksaan lebih lanjut. Dokter dapat melakukan Pap smear, kolposkopi jika diperlukan untuk melihat kondisi serviks secara lebih detail, serta pemeriksaan lain untuk mencari tahu penyebab keputihan dan sariawan pada serviks Anda. Dengan begitu, diagnosis yang akurat dapat ditegakkan dan penanganan yang tepat bisa diberikan.

2 jam yang lalu
Suka
masukan
warningDisclaimer: Informasi yang disampaikan di atas adalah informasi umum, bukan pengganti saran medis resmi dari dokter atau pakar.
Related content
Temukan komunitas Anda
Jelajahi berbagai jenis komunitas yang ada dan paling sesuai dengan kondisi kesehatan yang Anda hadapi.
Iklan
Iklan