sakit nya gak ketahan
Hallo
Saya berumur 17 tahun saya mengalami sakit dibagian kiri dan bawah perut saat menstruasi
Kenapa. Hal itu bisa terjadi dan bagaimana cara mengatasi nya
Hallo
Saya berumur 17 tahun saya mengalami sakit dibagian kiri dan bawah perut saat menstruasi
Kenapa. Hal itu bisa terjadi dan bagaimana cara mengatasi nya
2 komentar
Terbaru

Anda sekarang bisa mulai memposting cerita dan komentar.
Dapatkan saran dari dokter, pakar, dan duta komunitas.
Bagikan pengalaman Anda dengan orang lain yang mungkin membutuhkan.
Terus aktif dan jadilah Duta Komunitas dengan mengumpulkan poin
halo Rianda Ayu, terimakasih atas pertanyaannya
Keluhan yang anda katakan itu disebut dengan dismenorea dalam bahasa medisnya atau nyeri haid, pada beberapa orang akan lemas hingga akan pingsan dan lebih nyaman di tempat tidur.
Siklus haid bervariasi dengan range 21-35 hari terhitung sejak hari pertama haid dan durasinya 3-7 hari, bisa maju mundur beberapa hari atau durasi memanjang hingga 14 hari.
Dismenorea sering dirasakan di area perut bawah dan dapat dirasakan hingga vagina.
Nyeri m yang dirasakan saat akan haid atau beberapa hari pertama ketika haid merupakan dismenorea atau nyeri haid yang wajar dialami oleh sebagian wanita karena efek hormonal tubuh saat haid.
Gejala ini bisa dialami oleh banyak usia, tergantung kondisi hormonal masing-masing wanita.
Prostaglandin adalah salah satu hormon yang dikeluarkan tubuh saat haid yang menyebabkan rasa nyeri, keram di perut dan pada sebagian orang membuat tidak kuat untuk melakukan aktivitas dan hanya rebahan.
dismenorea bisa jadi perlu diwaspadai jika terus menerus mengganggu aktifitas dan kesakitan yang luar biasa, untuk meringankan dapat minum obat-obatan anti nyeri untuk mengurangi nyerinya.
Dismenorea itu wajar dan normal serta dapat hilang dengan sendirinya namun dapat juga dibantu ddengan kompres di area yang nyeri atau minum obat antinyeri.
Perhatikan juga apakah nyeri dirasakan terus menerus. Jika semakin memberat maka perlu diperiksakan langsung
dengan dokter di fasilitas kesehatan terdekat.
semoga membantu, terimakasih
Hai Sobat Sehat, pertanyaan Anda telah kami terima. Kami akan membantu memberikan penjelasan secara umum terlebih dulu, sebelum pakar kami memberikan respons ya.
Sakit perut saat menstruasi adalah gejala yang umum dialami oleh banyak wanita. Kondisi ini dikenal sebagai dismenore atau nyeri haid. Penyebab utama dari nyeri haid adalah kontraksi rahim yang kuat saat menstruasi untuk mengeluarkan lapisan rahim yang tidak dibutuhkan.:Beberapa faktor yang dapat mempengaruhi tingkat keparahan nyeri haid antara lain:
Tingkat hormon prostaglandin yang tinggi: Prostaglandin adalah senyawa yang diproduksi oleh rahim dan dapat menyebabkan kontraksi rahim yang kuat dan nyeri.
Ketidakseimbangan hormon: Perubahan hormon dalam tubuh dapat mempengaruhi tingkat keparahan nyeri haid.
Faktor genetik: Jika ibu atau saudara perempuan Anda juga mengalami nyeri haid, Anda mungkin memiliki kecenderungan untuk mengalami hal yang sama.
Untuk mengatasi nyeri haid, Anda dapat mencoba beberapa langkah berikut:
Menggunakan kompres hangat: Tempatkan kompres hangat di perut bagian bawah untuk meredakan nyeri.
Minum obat pereda nyeri: Obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS) seperti ibuprofen atau naproxen dapat membantu meredakan nyeri haid. Pastikan untuk mengikuti petunjuk dosis yang dianjurkan dan berkonsultasi dengan apoteker atau dokter sebelum mengonsumsinya.
Olahraga ringan: Berolahraga secara teratur dapat membantu mengurangi nyeri haid. Pilihlah aktivitas fisik yang Anda sukai seperti berjalan kaki, berenang, atau yoga.
Mengatur pola makan: Makan makanan sehat dan seimbang, serta menghindari makanan yang dapat memicu peradangan seperti makanan berlemak dan makanan olahan.
Mengelola stres: Stres dapat memperburuk nyeri haid. Coba teknik relaksasi seperti meditasi, pernapasan dalam, atau aktivitas yang menenangkan seperti membaca buku atau mendengarkan musik.
Jika nyeri haid Anda sangat parah dan mengganggu aktivitas sehari-hari, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter. Dokter dapat melakukan pemeriksaan lebih lanjut dan memberikan pengobatan yang sesuai, seperti kontrasepsi hormonal atau obat penghilang rasa sakit yang lebih kuat.
Semoga informasi ini membantu! Apakah Anda memiliki pertanyaan lain?
Related content